Sabtu, 27 Maret 2010

Tugas Retorika Pengganti Pertemuan Senin, 28 Maret 2010 (Untuk Kelas A)

1. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika Zaman Yunani Kuno beserta tokoh- tokohnya?
2. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika Zaman Romawi Kuno beserta tokoh- tokohnya?
3. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika Abad Pertengahan beserta tokoh- tokohnya?
4. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika Zaman Yunani Kuno beserta tokoh-tokohnya?
5. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika Abad Rennaisance dan Humanisme serta tokoh- tokohnya?
6. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika Zaman Modern beserta tokoh-tokohnya?

Keterangan: Silahkan posting jawaban Anda melalui komentar pada arsip ini. Paling lambat diterima pada Minggu 4 April 2010 pukul 00.00 WIB. Cantumkan identitas dengan lengkap (Nama, Kelas dan NIM). Rekomendasi buku Hendrikus, Dori Wuwur. 1991. Retorika (Terampil berpidato, Berdiskusi, Berargumentasi, Bernegosiasi). Kanisius: Jogjakarta.

163 komentar:

  1. Nama : Novi Lestari
    NPM : 082121005
    Kelas: 2-A

    1. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    2. Pada Zaman Romawi Kuno
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu, pelajaran retorika mulai diberikan di sekolahpsekolah. Orang-orang Romawi yang terkenal dalam ilmu Retorika adalah Cato Senior (234-149), Marcus Tullius Cicero (106-44), Galus Julius Caesar (100-44) dan Quintilianus.
    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidanh ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dsn khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.
    4. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunanihanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    5. Pada Zaman Reinaisance dan Humanisme
    Diantara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renainsans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi dan Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembngan baru ini didorong oleh kaum Republik, pimpinan pemerintahan dan para kaisar di Italia. Beberapa tokoh dari zaman ini adalah Poggio Bracciolini (1380-1459), Valla (1407-1457) dan Philip Melanchthon (1497-1560).

    BalasHapus
  2. lanjutan Novi Lestari

    6. Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengenbangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.


    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).
    B. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung di bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal.
    1. Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Tokoh-tokohnya yakni, Thomas Wilson, Francis Bacon (1561-1626), dan William Shakespeare (1564-1616).
    2. Selama Revolusi Puritanis
    Tokoh-tokohnya yakni, Oliver Cromwell (1599-1650), John Milton (1608-1674), Winston Churchill, J.F Kennedy.
    3. Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh-tokohnya yakni, William Pitt Senior dan Junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Hamilton (1729-1796).
    4. Masa Kejayaan Victoria
    Tokoh-tokohnya yakni, George Canniq (1770-1827), Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) dan Joseph Chamberlain (1834-1914).
    5. Abad XX
    Tokoh-tokohnya adalah David Lloyd George (1863-1945), Winston Spancer Churchill (1874-1965).
    C. Amerika Serikat
    Amerika Serikat yang juga memiliki demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi Retoris Parlemen sejak kira-kira 200 tahun terakhir. Nenek moyang bangsa Amerika adalah orang-orang yang pandai berbicara. Retorika di Amerika Serikat mengalami beberapa tahap perkembangan seperti di bawah ini.
    1. Pada Masa Awal
    Tokoh-tokohnya ialah Patrick Henry (1736-1799), John Quincy Adams (1767-1848) dan Thomas Jefferson (1743-1826).
    2. Selama Perang Saudara (1861-1865)
    Tokoh-tokohnya ialah Henry Clay (1777-1852), John Calhoun (1782-1850) dan Daniel Webster (1782-1852)
    3. Abad XIX – XX
    Tokoh-tokohnya ialah Theodore Roosevelt (1858-1919), Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), John Fitzgerald Kennedy (1917-1963), Robert Francis Kennedy (1925-1968) dan Martin Luther King (1925-1968).
    D. Jerman
    Sampai saat reformasi ilmu retorika di Jerman tidak dapat berkembang pesat karena bangsa Jerman dikuasai oleh para kaisar yang diprakarsai oleh Martin Luther. Para tokoh yang terkenal pada masa ini ialah Adolf Hitler (1889-1949), Herman Gofring (1893-1946), Joseph Goebbels (1897-1945), Konrad Adenaver (1876-1967).

    BalasHapus
  3. Nama : Reza Wisesha
    Kelas : A
    NIM : 082121017


    1.Retorika menjadi bahan kajian proses pernyataan antar manusia sebagai fenomena social mulai abad 5 SM. Di Yunani di pelopori oleh Georgias (480-370 SM). Retorika yang diajarkan Georgias adalah bagaimana mengembangkan kemampuan seni berpidato demi tercapainya tujuan pencapaian kekuasaan dalam pemerintahan.
    2. Zaman Romawi, retorika sudah dikembangkan oleh Marcus Tulius Cicero. Menurut Cicero sistematika retorika mencakup dua tujuan pokok yang bersifat “suasio” (anjuran) dan “dissuasion”(penolakan). Tetapi Cicero menyatakan, retorika dapat dicapai dengan menggunakan teknik dissuasion, apabila terdapat kekeliruan atau pelanggaran dalam hubungannya dengan undang-undang, atau suasio jika mengajak masyarakat untuk mematuhi undang-undang dan keadilan. Pada masa itu tujuan pidato dihadapkan pengadilan, maksudnya adalah untuk menyadarkan publik tentang hal-hal yang menyangkut kepentingan rakyat.
    3. Di abad pertengahan seni retorika bersama ilmu kata bahasa dan ilmu logika membentuk satu kesatuan cabang ilmu. Dari definisi tersebut muncul beberapa tokoh, diantaranya St. Agustinus, ia menjelaskan bahwa para pengkhotbah sanggup mengajar, mengembirakan, dan menggerakkan. Untuk mencapai tujuan tersebut, yakni mengungkapkan kebenaran, kita harus mempelajari teknik penyampaian peasan.
    4. Rennaisance adalah nama saat ini pembaruan sosial dan budaya yang muncul di Eropa pada akhir tengah abad.
    Abad Pertengahan berlangsung selama seribu tahun (400-1400). Di Eropa, selama periode panjang itu, warisan peradaban Yunani diabaikan. Pertemuan orang Eropa dengan Islam - yang menyimpan dan mengembangkan khazanah Yunani - dalam Perang Salib menimbulkan Renaissance. Salah seorang pemikir Renaissance yang menarik kembali minat orang pada retorika adalah Peter Ramus.
    Ia membagi retorika pada dua bagian. Inventio dan dispositio dimasukkannya sebagai bagian logika, dan pada zaman renaissance ada tokoh lain yang berpendapat lain seperto Petrarchus, ia mempopulerkan kembali metode imitasi. Retorika sebagai seni untuk menyiapkan dan menyajikan pidato menurut langkah-langkah klasik.
    Humanisme adalah sebuah gerakan filsafat dan literatur yang bermula dari Italia pada paruh kedua abad ke-14 kemudian menjalar ke negara-negara Eropa lainnya.
    5. Pada zaman modern retorika menekankan pada proses psikologis. Dari definisi tersebut muncul beberapa tokoh diantaranya adalah James A Winans, ia adalah perintis penggunaan psikologi modern dalam pidatonya, ia menerangkan pentingnya membangkitkan emosi melalui motif-motif psikologis seperti kepentingan pribadi, kewajiban sosial, dan kewajiban agama.
    .
    .

    BalasHapus
  4. Nama :Mufi Muflihati
    Kelas:2-A
    NPM :082121026

    1. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    2. Pada Zaman Romawi Kuno
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu, pelajaran retorika mulai diberikan di sekolahpsekolah. Orang-orang Romawi yang terkenal dalam ilmu Retorika adalah Cato Senior (234-149), Marcus Tullius Cicero (106-44), Galus Julius Caesar (100-44) dan Quintilianus.
    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidanh ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dsn khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.
    4. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunanihanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    5. Pada Zaman Reinaisance dan Humanisme
    Diantara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renainsans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi dan Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembngan baru ini didorong oleh kaum Republik, pimpinan pemerintahan dan para kaisar di Italia. Beberapa tokoh dari zaman ini adalah Poggio Bracciolini (1380-1459), Valla (1407-1457) dan Philip Melanchthon (1497-1560).

    BalasHapus
  5. Lanjutan Mufi 2-A

    6. Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengenbangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.


    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).
    B. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung di bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal.
    1. Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Tokoh-tokohnya yakni, Thomas Wilson, Francis Bacon (1561-1626), dan William Shakespeare (1564-1616).
    2. Selama Revolusi Puritanis
    Tokoh-tokohnya yakni, Oliver Cromwell (1599-1650), John Milton (1608-1674), Winston Churchill, J.F Kennedy.
    3. Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh-tokohnya yakni, William Pitt Senior dan Junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Hamilton (1729-1796).
    4. Masa Kejayaan Victoria
    Tokoh-tokohnya yakni, George Canniq (1770-1827), Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) dan Joseph Chamberlain (1834-1914).
    5. Abad XX
    Tokoh-tokohnya adalah David Lloyd George (1863-1945), Winston Spancer Churchill (1874-1965).
    C. Amerika Serikat
    Amerika Serikat yang juga memiliki demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi Retoris Parlemen sejak kira-kira 200 tahun terakhir. Nenek moyang bangsa Amerika adalah orang-orang yang pandai berbicara. Retorika di Amerika Serikat mengalami beberapa tahap perkembangan seperti di bawah ini.
    1. Pada Masa Awal
    Tokoh-tokohnya ialah Patrick Henry (1736-1799), John Quincy Adams (1767-1848) dan Thomas Jefferson (1743-1826).
    2. Selama Perang Saudara (1861-1865)
    Tokoh-tokohnya ialah Henry Clay (1777-1852), John Calhoun (1782-1850) dan Daniel Webster (1782-1852)
    3. Abad XIX – XX
    Tokoh-tokohnya ialah Theodore Roosevelt (1858-1919), Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), John Fitzgerald Kennedy (1917-1963), Robert Francis Kennedy (1925-1968) dan Martin Luther King (1925-1968).
    D. Jerman
    Sampai saat reformasi ilmu retorika di Jerman tidak dapat berkembang pesat karena bangsa Jerman dikuasai oleh para kaisar yang diprakarsai oleh Martin Luther. Para tokoh yang terkenal pada masa ini ialah Adolf Hitler (1889-1949), Herman Gofring (1893-1946), Joseph Goebbels (1897-1945), Konrad Adenaver (1876-1967).

    BalasHapus
  6. Nama : Yusi Marliana
    NPM : 082121003
    Kelas: 2-A

    1. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    2. Pada Zaman Romawi Kuno
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu, pelajaran retorika mulai diberikan di sekolahpsekolah. Orang-orang Romawi yang terkenal dalam ilmu Retorika adalah Cato Senior (234-149), Marcus Tullius Cicero (106-44), Galus Julius Caesar (100-44) dan Quintilianus.
    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidanh ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dsn khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.
    4. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunanihanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    5. Pada Zaman Reinaisance dan Humanisme
    Diantara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renainsans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi dan Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembngan baru ini didorong oleh kaum Republik, pimpinan pemerintahan dan para kaisar di Italia. Beberapa tokoh dari zaman ini adalah Poggio Bracciolini (1380-1459), Valla (1407-1457) dan Philip Melanchthon (1497-1560).

    BalasHapus
  7. NAMA : DINI ARDIANI
    NPM : 082121015
    KELAS : II A
    (1). Sejak abad ke 7 sampai ke-5 sebelum Masehi , sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani kuno, seperti : Solox (640-560); Peisistratos (600-527) dan Thenusstocles (525-460).
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara didalam ruangan pengadilan. tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin Negara, maka orang mulai menyusunnya dan di sebut retorika, sehingga mudah di pelajari.
    Sejak abad ke 5 mulai di dirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis.retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi Filsafat. yang menjadi kesenian untuk membina dan memimpin manusia.
    Tokoh-tokoh pidato pada jaman Yunani kuno:
    - Perikles(500-429)
    - Gorgias (485-380)
    - Protagoras dari abdera (480-410)
    - Thrasimachus dari Kalsedon (300-200)
    - Sccrates (470-339)
    Dan ahli pidato terbesar sepanjang masa dari jaman Yunani kuno adalah Demosthenes (384-322)
    (2). Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawan Romawi dan Yunani. orang orang romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu, pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah-sekolah. apabila ada murid yang berbakat dalam hal berpidato, maka sesudah mereka dibekali pengetahuan teoritis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat-tempat pengadilan di mana mereka sendiri langsung menyaksikan bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik. berdasarkan pengalaman praktis ini, para murid melengkapi petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh gurunya disekolah. orang-orang romawi yang terkenal dalam ilmu retorika adalah:
    - cato senior (234-149
    - Marcus Tullius Cicero (106-44)
    - Gaius Lulius Caesar (100-44)
    (3.) Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidang ilmu retorika. wejangan-wejangan religious seperti khotbah mulai berkembang jaya. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kaya dan khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistis, dia dapat bertahan. pendirinya, Yesus dari Nazaret yang hidup sekitar tahun 7 SM- 30 SM, adalah seorang pewarta yang memiiki daya tarik dan daya sugesti

    BalasHapus
  8. LANJUTAN (1)
    DINI ARDIANI KLS 2A

    yang mempesona meskipun ia sendiri berbicara dalam bahasa Aramis, dan pada waktu itu menjadi bahasa pergaulan di Palestina.
    Dalam usaha menyebarluaskan ajaran Jesus, para pengikutnya ikut mengembangkan ilmu kepandaian berbicara lewat khotbah-khotbah yang dibawakan Paulus dari Tarsus (5-64 Masehi), adalah seorang warga Negara Romawi, yang menguasai baik ilmu pengetahuan klasik maupun Talmud, memperluas ajaran Jesus dari Nazaret melalui khotbah-khotbah nya yang terbaik dalam kesusastraan dunia. Paulus sendiri adalah seorang pengkhotbah terkenal dalam sejarah dunia.
    Beberapa nama yang terkenal adalah :
    - Tertulianus, hidup diantara tahun (150-230)
    - Lactantius, hidup sekitar tahun 260-320
    - Victorianus yang hidup sekitar Tahun 350, adalh seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    - Hironimus dari Striden(348-420) adalah Bapak Gereja yang paling terdidik, dia juga berjasa dalam menerjemahkan kitab suci.
    - Yohanes Christostomus dari Constantinopel (344-407, ia dijuluki “Mulut Emas”. Ia adalah seorang Bapak Gereja Yunani terbesar.
    Sepanjang abad pertengahan, ilmu retorika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalam biara-biara dalam bentuk seni berkhotbah.
    Sekitar akhir abad pertengahan ilmu berkhotbah berkembang pesat dibawah Ordo Dominikan.
    (4.) Sejak abad ke 7 sampai ke-5 sebelum Masehi , sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani kuno, seperti : Solox (640-560); Peisistratos (600-527) dan Thenusstocles (525-460).
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara didalam ruangan pengadilan. tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin Negara, maka orang mulai menyusunnya dan di sebut retorika, sehingga mudah di pelajari.
    Sejak abad ke 5 mulai di dirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis.retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi Filsafat. yang menjadi kesenian untuk membina dan memimpin manusia.
    Tokoh-tokoh pidato pada jaman Yunani kuno:
    - Perikles(500-429)
    - Gorgias (485-380)
    - Protagoras dari abdera (480-410)
    - Thrasimachus dari Kalsedon (300-200)
    - Sccrates (470-339)
    Dan ahli pidato terbesar sepanjang masa dari jaman Yunani kuno adalah Demosthenes (384-322)

    BalasHapus
  9. LANJUTAN (2)
    DINI ARDIANI 2A
    (5.) Diantara abad ke-14 dan 16 berkembanglh Renaissans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini , muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi-Yunani kuno, sehingga ilmu retorikapun dikembangkan kembali.
    Perkembangan baru ini di dorong oleh Kaum Republik pimpinan pemerintahan dan para Kaisar di Italia.
    Beberapa tokoh dari zaman ini dalah:
    - Poggio Bracciolini (1380-1459). Dia adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno. Dia menampilkan kembali karya-karya Quintilianus dan sebagian dari pidato-pidato Cicero.
    - Valla (1407-1457). Dia adalah seorang profesor ilmu retorika di kota Pavila . Ia berjasa karna menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kun, dia juga melihat pentingnya dialektika dan retorika sebagai sungguh-sungguh ilmu filsafat.
    - Philip Melancthon (1497-1560). Dia adalah profesor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523).
    Sebagai reaksi terhadap gerakan reformasi di Eropa, muncul gerakan anti reformasi yang dipelopori oleh Pater-Pater Yesuit. Di mana-mana dihidupkan kembali kepandaian berkhotbah dari mimbar-mimbar gereja. Yang terkenal dari kelompok anti Reformasi adalah pendiri Yesuit, Ignatius dari Loyola (1491-1556) dan Petrus Kanisius (1521-1597), Misyonaris daerah-daerah yang berbahasa Jerman.
    Selain itu muncul juga para pengkhotbah Ordo St. Agustinus. Mereka terkenal karena menampilkan khotbah yang praktis di halaman-halaman istana Raja. Salah seorang yang terkenal adalah Abraham dari Santa Clara (1644-1709) dari tangannya terbit 16 buku tentang ilmu retorika.
    (6.) Retorika Zaman Modern
    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan di Prancis penyair-penyair, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Sampai pada saat Revolusi Prancis kepandaian berbicra hanya berkembang di dalm rumah-rumah biara. Sesudah Revolusi Prancisilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga diantara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis dalah puncaknya.
    Tokoh-tokoh retorika pada zaman Modern adalah :
    - Mirabeaus (1749-1791)
    - Napoleon Bonaparte (1769-1821)
    - Charles De Gaulle (1890-1970)

    BalasHapus
  10. Lanjutan Yusi Marliana 2-A

    6. Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengenbangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.


    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).
    B. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung di bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal.
    1. Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Tokoh-tokohnya yakni, Thomas Wilson, Francis Bacon (1561-1626), dan William Shakespeare (1564-1616).
    2. Selama Revolusi Puritanis
    Tokoh-tokohnya yakni, Oliver Cromwell (1599-1650), John Milton (1608-1674), Winston Churchill, J.F Kennedy.
    3. Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh-tokohnya yakni, William Pitt Senior dan Junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Hamilton (1729-1796).
    4. Masa Kejayaan Victoria
    Tokoh-tokohnya yakni, George Canniq (1770-1827), Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) dan Joseph Chamberlain (1834-1914).
    5. Abad XX
    Tokoh-tokohnya adalah David Lloyd George (1863-1945), Winston Spancer Churchill (1874-1965).
    C. Amerika Serikat
    Amerika Serikat yang juga memiliki demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi Retoris Parlemen sejak kira-kira 200 tahun terakhir. Nenek moyang bangsa Amerika adalah orang-orang yang pandai berbicara. Retorika di Amerika Serikat mengalami beberapa tahap perkembangan seperti di bawah ini.
    1. Pada Masa Awal
    Tokoh-tokohnya ialah Patrick Henry (1736-1799), John Quincy Adams (1767-1848) dan Thomas Jefferson (1743-1826).
    2. Selama Perang Saudara (1861-1865)
    Tokoh-tokohnya ialah Henry Clay (1777-1852), John Calhoun (1782-1850) dan Daniel Webster (1782-1852)
    3. Abad XIX – XX
    Tokoh-tokohnya ialah Theodore Roosevelt (1858-1919), Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), John Fitzgerald Kennedy (1917-1963), Robert Francis Kennedy (1925-1968) dan Martin Luther King (1925-1968).
    D. Jerman
    Sampai saat reformasi ilmu retorika di Jerman tidak dapat berkembang pesat karena bangsa Jerman dikuasai oleh para kaisar yang diprakarsai oleh Martin Luther. Para tokoh yang terkenal pada masa ini ialah Adolf Hitler (1889-1949), Herman Gofring (1893-1946), Joseph Goebbels (1897-1945), Konrad Adenaver (1876-1967).

    BalasHapus
  11. LANJUTAN (3)
    DINI ARDIANI 2A
    B. Inggris
    Sebgaiman Bangsa Romawi, bangsa Inggris yakin bahwa kata-kata yang diucapkan memiliki daya untuk mempengaruhi dan menguasai manusia. Oleh karena itu ilmu retorika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris.
    Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal :
    1.) Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Dalam masa ini, ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Thomas Wilson menulis sebuah buku standar berjudul Seni Retorika (1553) yang terkenal dikalangan masyarakat Inggris.
    2.) Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini, Retorika juga berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwel (1599-1650). Dia adalah seorang diktator yang pandai mensugesti massa lewat pidato.
    3.) Masa Jaya antara abad ke-17 dan ke-19
    Dalam abad ini muncul ahli-ahli pidato terkenal di Inggris. Tanpa orang-orang ini, sejarah demokrasi Parlementaris di Inggris akan menjadi lebih miskin.
    Tokoh-tokoh terkenal adalah William Pitt Senior dan Junior. Tokoh lain yang terkenal juga adalah Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Gerard Hamilton (1729-1796).
    4.) Masa Kejayaan Victoria
    Masa ini merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokratis kepada Demokratis. Seorang Teoretikus dalam bidang ilmu retorika pada masa ini adalah Richard Whately, ia menulis sebuah buku berjudul Dasar-dasar Retorika (1828) yang sangat laris, sehingga banyak dicetak ulang.
    Ciri utama retorika pada masa ini adalah kepandaian berpidato keluar dari lingkungan parelmen dan istana lalu memyebar luas di kalanga rakyat jelata.
    5.) Abad XX
    Retorika modern diartikan sebagai seni berbicara atau kemampuan untuk
    berbicara dan berkhotbah (Hendrikus, 1991); sehingga efektivitas penyampaian
    pesan dalam retorika sangat dipengaruhi oleh teknik atau keterampilan berbicara
    komunikator.
    Abad Pertengahan berlangsung selama seribu tahun (400-1400). Di Eropa, selama periode panjang itu, warisan peradaban Yunani diabai¬kan. Pertemuan orang Eropa dengan Islam - yang menyimpan dan mengembangkan khazanah Yunani - dalam Perang Salib menimbulkan Renaissance. Salah seorang pemikir Renaissance yang menarik kembali minat orang pada

    BalasHapus
  12. Nama : Dewi Susanti
    NPM :082121002
    Kelas:2-A

    1. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    2. Pada Zaman Romawi Kuno
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu, pelajaran retorika mulai diberikan di sekolahpsekolah. Orang-orang Romawi yang terkenal dalam ilmu Retorika adalah Cato Senior (234-149), Marcus Tullius Cicero (106-44), Galus Julius Caesar (100-44) dan Quintilianus.
    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidanh ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dsn khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.
    4. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunanihanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    5. Pada Zaman Reinaisance dan Humanisme
    Diantara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renainsans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi dan Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembngan baru ini didorong oleh kaum Republik, pimpinan pemerintahan dan para kaisar di Italia. Beberapa tokoh dari zaman ini adalah Poggio Bracciolini (1380-1459), Valla (1407-1457) dan Philip Melanchthon (1497-1560).

    BalasHapus
  13. LANJUTAN (4)
    DINI ARDIANI 2A

    retorika adalah Peter Ramus. Ia membagi retorika pada dua bagian. Inventio dan dispositio dimasukkannya sebagai bagian logika. Sedangkan retorika hanyalah berkenaan dengan elocutio dan pronuntiatio saja. Taksonomi Ramus berlangsung selama beberapa generasi.
    Renaissance mengantarkan kita kepada retorika modern. Yang membangun jembatan, menghubungkan Renaissance dengan retorika modern adalah Roger Bacon (1214-1219). Ia bukan saja memperkenalkan metode eksperimental, tetapi juga pentingnya pengetahuan tentang proses psikologis dalam studi retorika. Ia menyatakan, "... kewajiban retorika ialah menggunakan rasio dan imajinasi untuk menggerakkan kemauan secara lebih baik". Rasio, imajinasi, kemauan adalah fakultas-¬fakultas psikologis yang kelak menjadi kajian utama ahli retorika modern.
    Aliran pertama retorika dalam masa modern, yang menekankan proses psikologis, dikenal sebagai aliran epistemologis. Epistemologi membahas "teori pengetahuan"; asal-usul, sifat, metode, dan batas-batas pengetahuan manusia. Para pemikir epistemologis berusaha mengkaji retorika klasik dalam sorotan perkembangan psikologi kognitif (yakni, yang membahas proses mental).
    George Campbell (1719-1796), dalam bukunya The Philosophy of Rhetoric, menelaah tulisan Aristoteles, Cicero, dan Quintillianus dengan pendekatan psikologi fakultas (bukan fakultas psikologi). Psikologi fakultas berusaha menjelaskan sebab-musabab perilaku manusia pada empat fakultas - atau kemampuan jiwa manusia: pemahaman, memori, imajinasi, perasaan, dan kemauan. Retorika, menurut definisi Campbell, haruslah diarahkan kepada upaya "mencerahkan pemahaman, menyenangkan imajinasi, menggerakkan perasaan, dan mempengaruhi kemauan".
    Richard Whately mengembangkan retorika yang dirintis Campbell. Ia mendasarkan teori retorikanya juga pada psikologi fakultas. Hanya saja ia menekankan argumentasi sebagai fokus retorika. Retorika harus mengajarkan bagaimana mencari argumentasi yang tepat dan meng-organisasikannya secara baik. Baik Whately maupun Campbell me¬nekankan pentingnya menelaah proses berpikir khalayak. Karena itu, retorika yang berorientasi pada khalayak (audience-centered) berutang budi pada kaum epistemologis - aliran pertama retorika modern.
    Aliran retorika modern kedua dikenal sebagai gerakan belles lettres (Bahasa Prancis: tulisan yang indah). Retorika belletris sangat meng¬utamakan keindahan bahasa, segi-segi estetis pesan, kadang-kadang dengan mengabaikan segi informatifnya. Hugh Blair (1718-1800) me¬nulis Lectures on Rhetoric and Belles Lettres. Di sini ia menjelaskan hu¬bungan antara retorika, sastra, dan kritik. Ia memperkenalkan fakultas citarasa (taste), yaitu kemampuan untuk memperoleh kenikmatan dari pertemuan dengan apa pun yang indah. Karena memiliki fakultas cita¬rasa, Anda senang mendengarkan musik yang indah, membaca tulisan yang indah, melihat pemandangan yang indah, atau mencamkan pidato yang indah. Citarasa, kata Blair, mencapai kesempurnaan ketika kenikmatan inderawi dipadukan dengan rasio - ketika rasio dapat menjelaskan sumber-sumber kenikmatan.

    BalasHapus
  14. Lanjutan Dewi 2-A

    6. Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengenbangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.


    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).
    B. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung di bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal.
    1. Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Tokoh-tokohnya yakni, Thomas Wilson, Francis Bacon (1561-1626), dan William Shakespeare (1564-1616).
    2. Selama Revolusi Puritanis
    Tokoh-tokohnya yakni, Oliver Cromwell (1599-1650), John Milton (1608-1674), Winston Churchill, J.F Kennedy.
    3. Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh-tokohnya yakni, William Pitt Senior dan Junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Hamilton (1729-1796).
    4. Masa Kejayaan Victoria
    Tokoh-tokohnya yakni, George Canniq (1770-1827), Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) dan Joseph Chamberlain (1834-1914).
    5. Abad XX
    Tokoh-tokohnya adalah David Lloyd George (1863-1945), Winston Spancer Churchill (1874-1965).
    C. Amerika Serikat
    Amerika Serikat yang juga memiliki demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi Retoris Parlemen sejak kira-kira 200 tahun terakhir. Nenek moyang bangsa Amerika adalah orang-orang yang pandai berbicara. Retorika di Amerika Serikat mengalami beberapa tahap perkembangan seperti di bawah ini.
    1. Pada Masa Awal
    Tokoh-tokohnya ialah Patrick Henry (1736-1799), John Quincy Adams (1767-1848) dan Thomas Jefferson (1743-1826).
    2. Selama Perang Saudara (1861-1865)
    Tokoh-tokohnya ialah Henry Clay (1777-1852), John Calhoun (1782-1850) dan Daniel Webster (1782-1852)
    3. Abad XIX – XX
    Tokoh-tokohnya ialah Theodore Roosevelt (1858-1919), Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), John Fitzgerald Kennedy (1917-1963), Robert Francis Kennedy (1925-1968) dan Martin Luther King (1925-1968).
    D. Jerman
    Sampai saat reformasi ilmu retorika di Jerman tidak dapat berkembang pesat karena bangsa Jerman dikuasai oleh para kaisar yang diprakarsai oleh Martin Luther. Para tokoh yang terkenal pada masa ini ialah Adolf Hitler (1889-1949), Herman Gofring (1893-1946), Joseph Goebbels (1897-1945), Konrad Adenaver (1876-1967).

    BalasHapus
  15. LANJUTAN (5)
    DINI ARDIANI 2A

    Aliran pertama (epistemologi) dan kedua (belles lettres) terutama memusatkan perhatian mereka pada persiapan pidato - pada penyu¬sunan pesan dan penggunaan bahasa. Aliran ketiga - disebut gerakan elokusionis - justru menekankan teknik penyampaian pidato. Gilbert Austin, misalnya memberikan petunjuk praktis penyampaian pidato, "Pembicara tidak boleh melihat melantur. Ia harus mengarahkan mata¬nya langsung kepada pendengar, dan menjaga ketenangannya. Ia tidak boleh segera melepaskan seluruh suaranya, tetapi mulailah dengan nada yang paling rendah, dan mengeluarkan suaranya sedikit saja; jika ia ingin mendiamkan gumaman orang dan mencengkeram perhatian mereka". James Burgh, misal yang lain, menjelaskan 71 emosi dan cara mengungkapkannya.
    Dalam perkembangan, gerakan elokusionis dikritik karena per¬hatian - dan kesetiaan - yang berlebihan pada teknik. Ketika mengikuti kaum elokusionis, pembicara tidak lagi berbicara dan bergerak secara spontan. Gerakannya menjadi artifisial. Walaupun begitu, kaum elokusionis telah berjaya dalam melakukan penelitian empiris sebelum merumuskan "resep-resep" penyampaian pidato. Retorika kini tidak lagi ilmu berdasarkan semata-mata "otak-atik otak" atau hasil perenungan rasional saja. Retorika, seperti disiplin yang lain, dirumuskan dari hasil penelitian empiris.
    Pada abad kedua puluh, retorika mengambil manfaat dari perkem¬bangan ilmu pengetahuan modern - khususnya ilmu-ilmu perilaku seperti psikologi dan sosiologi. Istilah retorika pun mulai digeser oleh speech, speech communication, atau oral communication, atau public speak¬ing. Di bawah ini diperkenalkan sebagian dari tokoh-tokoh retorika mutakhir:
    1. James A Winans
    Ia adalah perintis penggunaan psikologi modern dalam pidatonya. Bukunya, Public Speaking, terbit tahun 1917 mempergunakan teori psikologi dari William James dan E.B. Tichener. Sesuai dengan teori James bahwa tindakan ditentukan oleh perhatian, Winans, men¬definisikan persuasi sebagai "proses menumbuhkan perhatian yang memadai baik dan tidak terbagi terhadap proposisi-propo¬sisi". Ia menerangkan pentingnya membangkitkan emosi melalui motif-motif psikologis seperti kepentingan pribadi, kewajiban sosial dan kewajiban agama. Cara berpidato yang bersifat percakapan (conversation) dan teknik-teknik penyampaian pidato merupakan pembahasan yang amat berharga. Winans adalah pendiri Speech Communication Association of America (1950).
    2. Charles Henry Woolbert
    Ia pun termasuk pendiri the Speech Communication Association of America. Kali ini psikologi yang amat mempengaruhinya adalah behaviorisme dari John B. Watson. Tidak heran kalau Woolbert memandang "Speech Communication" sebagai ilmu tingkah laku. Baginya, proses penyusunan pidato adalah kegiatan seluruh orga¬nisme. Pidato merupakan ungkapan kepribadian. Logika adalah da¬sar utama persuasi. Dalam penyusunan persiapan pidato, menurut Woolbert harus diperhatikan hal-hal berikut: (1) teliti tujuannya, (2) ketahui khalayak dan

    BalasHapus
  16. LANJUTAN (6)TERAKHIR
    DINI ARDIANI 2A

    situasinya, (3) tentukan proposisi yang cocok dengan khalayak dan situasi tersebut, (4) pilih kalimat-ka¬limat yang dipertalikan secara logis. Bukunya yang terkenal adalah The Fundamental of Speech.
    3. William Noorwood Brigance
    Berbeda dengan Woolbert yang menitikberatkan logika, Brigance menekankan faktor keinginan (desire) sebagai dasar persuasi. "Keyakinan", ujar Brigance, "jarang merupakan hasil pemikiran. Ki¬ta cenderung mempercayai apa yang membangkitkan keinginan kita, ketakutan kita dan emosi kita". Persuasi meliputi empat unsur: (1) rebut perhatian pendengar, (2) usahakan pendengar untuk mempercayai kemampuan dan karakter Anda, (3) dasarkanlah pemikiran pada keinginan, dan (4) kembangkan setiap gagasan sesuai dengan sikap pendengar.
    4. Alan H. Monroe
    Bukunya, Principles and Types of Speech, banyak kita pergunakan dalam buku ini. Dimulai pada pertengahan tahun 20-an Monroe beserta stafnya meneliti proses motivasi (motivating process). Jasa, Monroe yang terbesar adalah cara organisasi pesan. Menurut Monroe, pesan harus disusun berdasarkan proses berpikir manusia yang disebutnya motivated sequence.
    Beberapa sarjana retorika modern lainnya yang patut kita sebut antara lain A.E. Philips (Effective Speaking, 1908), Brembeck dan Howell (Per¬suasion: A Means of Social Control, 1952), R.T. Oliver (Psychology of Per¬suasive Speech, 1942). Di Jerman, selain tokoh "notorious" Hitler, dengan bukunya Mein Kampf, maka Naumann (Die Kunst der Rede, 1941), Dessoir (Die Rede als Kunst, 1984) dan Damachke (Volkstumliche Redekunst, 1918) adalah pelopor retorika modern juga.
    Dewasa ini retorika sebagai public speaking, oral communication, atau speech communication -diajarkan dan diteliti secara ilmiah di lingkungan akademis. Pada waktu mendatang, ilmu ini tampaknya akan diberikan juga pada mahasiswa-mahasiswa di luar ilmu sosial. Dr. Charles Hurst mengadakan penelitian tentang pengaruh speech courses terhadap pres¬tasi akademis mahasiswa. Hasilnya membuktikan bahwa pengaruh itu cukup berarti. Mahasiswa yang memperoleh pelajaran speech (speech group) mendapat skor yang lebih tinggi dalam tes belajar dan berpikir, lebih terampil dalam studi dan lebih baik dalam hasil akademisnya dibanding dengan mahasiswa yang tidak memperoleh ajaran itu. Hurst menyimpulkan:
    Data penelitian ini menunjukkan dengan jelas bahwa kuliah speech tingkat dasar adalah agen synthesa, yang memberikan dasar skematis bagi mahasiswa untuk berpikir lebih teratur dan memperoleh penguasaan yang lebih baik terhadap aneka fenomena yang membentuk kepribadian.
    Penelitian ini menjadi penting bagi kita, bukan karena dilengkapi dengan data statistik yang meyakinkan atau karena berhasil memberikan gelar doktor bagi Hurst, tetapi karena erat kaitannya dengan prospek retorika di masa depan.

    BalasHapus
  17. Nama : Yeni Sri Wahyuni
    Kelas : 2A
    NPM : 082121029
    1. Pada Zaman Yunani Kuno
    Sejarah Retorika dimulai pada tahun 467 sebelum Masehi, Korax seorang Yunani dan muridnya Teisios (keduanya berasal dari Syrakuse –Sisilia) menerbitkan sebuah buku yang pertama tentang Retorika. Tetapi retorika sebagai seni dan kepandaian berbicara, sudah ada dalam sejarah jauh lebih dahulu. Misalnya dalam kesusteraan Yunani kuno, Homerus dalam Ilias dan Odyssee menulis pidato yang panjang. Juga bangsa-bangsa seperti Mesir, India dan Cina sudah mengembangkan seni berbicara jauh hari sebelumnya.
    Plato, menjadikan Gorgias dan Socrates sebagai contoh retorika yang benar, atau re torika yang berdasarkan pada Sophisme dan re torika yang berdasar pada filsafat. Sophisme mengajarkan kebenaran yang relatif. Filsafat membawa orang kepada pengetahuan yang sejati. Ketika merumuskan retorika yang benar-benar membawa orang pada hakikat – Plato membahas organisasi gaya, dan penyampaian pesan. Dalam karyanya, Dialog, Plato menganjurkan para pembicara untuk menganal ”jiwa” pendengarnya. Dengan demikian, Plato meletakkan dasar-dasar re torika ilmiah dan psikologi khalayak. Ia te lah mengubah re torika sebagai sekumpulan teknik (sophisme ) menjadi sebuah wacana ilmiah.

    2. Pada Zaman Romawi Kuno
    Pada awalnya komunikasi berasal dari pada Romawi Kuno dan Yunani,namun pada saat itu lebih sering dikenal dengan sebutan retorika,adapun pengertian dari pada retorika tersebut adalah,bagaimana cara menyampaikan sesuatu guna meyakinkan halayak banyak. yang membedakan dari pada sugesti dan retorika adalah pada retorika lebih mengarah kepada fakta-fakta intlektualitas,pada awalnya komunikasi pada saat itu pun sudah ada sejak zaman mesir kuno namun baru pada zaman yunani komunikasi lebih bersifat sistematis,adapun ahli retorika yang terkenal pada saat itu adalah Aristoteles dengan penjabarannya yang sering dikenal dengan ethos yang berarti kredebilitas sumber yang artinya dalam menyampaikan sesuatu kita harus melihat siapa orang yang menyampaikan kabar tersebut,contoh:dalam berita dugaan akan terjadinya gempa bumi kita lebih cendrung percaya kepada badan ataupun ahli geologi yang memang menanggani masalah pergeseran permukaan bumi dari pada kita percaya kepada ahli metreologi ang bukan ahlinya,yang kedua pathos yang memiliki arti emosi,perasaan yaitu dampak yang telah ditimbulkan oleh perasaan dan emosional pendengar setelah menerima kabar,seperti contoh adalah perasaan yang kita alami setelah mendengar kabar akan terjadi gempa bumi,perasaan dan emosi tersebutlah yang di sebut pathos,dan yang terakhir adalah logos atau fakta yang terjadi atau kenyataan setelah kita menerima kabar tersebut ternyata benar-benar terjadi gempa bumi,ataupun logos dapat diartikan pula darimana sumber berita tersebut di peroleh

    BalasHapus
  18. Lanjutan Yeni Sri Wahyuni

    3. Perkembangan Retorika Abad Pertengahan
    Sejak zaman Yunani sampai zaman Romawi, retorika selalu berkaitan dengan kenegarawanan. Para orator umumnya terlibat dalam kegiatan politik. Ada dua cara untuk memperoleh kemenangan politik: talk it out (‘membicarakan sampai tuntas) atau shoot it out (menembak sampai ha¬bis). Retorika subur pada cara pertama, cara demokrasi. Ketika demokrasi Romawi mengalami kemunduran, dan kaisar demi kaisar memegang pemerintahan, “membicarakan” diganti dengan “menembak”. Retorika tersingkir ke belakang panggung. Para kaisar tidak senang mendengar orang yang pandai berbicara.
    Abad pertengahan sering disebut abad kegelapan, juga buat retorika. Ketika agama Kristen berkuasa, retorika dianggap sebagai kesenian jahiliah. Banyak orang Kristen waktu itu melarang mempelajari retorika yang dirumuskan oleh orang-orang Yunani dan Romawi, para penyembah berhala. Bila orang memeluk agama Kristen, secara otomatis ia akan memiliki kemampuan untuk nmnyampaikan kebenaran. St. Agustinus, yang telah mempelajari retorika sebelum masuk Kristen tahun 386, adalah kekecualian pada zaman itu.
    Dalam On Christian Doctrine (426), ia menjelaskan bahwa para pengkhotbah harus sanggup mengajar, menggembirakan, dan meng¬gerakkan – yang oleh Cicero disebut sebagai kewajiban orator. Untuk mencapai tujuan Kristen, yakni mengungkapkan kebenaran, kita harus mempelajari teknik penyampaian pesan.
    Satu abad kemudian, di Timur muncul peradaban baru. Seorang Nabi menyampaikan firman Tuhan, “Berilah mereka nasihat dan berbicaralah kepada mereka dengan pembicaraan yang menyentuh jiwa mereka” (Alquran 4:63). Muhammad saw. bersabda, memperteguh firman Tuhan ini, “Sesungguhnya dalam kemampuan berbicara yang baik itu ada sihirnya”.
    Ia sendiri seorang pembicara yang fasih – dengan kata-kata singkat yang mengandung makna padat. Para sahabatnya bercerita bahwa ucapannya sering menyebabkan pendengar berguncang hatinya dan berlinang air matanya. Tetapi ia tidak hanya menyentuh hati, ia juga mengimbau akal para pendengarnya. Ia sangat memperhatikan orang¬-orang yang dihadapinya, dan menyesuaikan pesannya dengan keadaan mereka. Ada ulama yang mengumpulkan khusus pidatonya dan me¬namainya Madinat al-Balaghah (Kota Balaghah). Salah seorang sahabat yang paling dikasihinya, Ali bin Abi Thalib, mewarisi ilmunya dalam berbicara. Seperti dilukiskan Thomas Carlyle, “every antagonist in the combats of tongue or of sword was subdited by his eloquence and valor”. Pada Ali bin Abi Thalib, kefasihan dan kenegarawanan bergabung kembali. Khotbah-khotbahnya dikumpulkan dengan cermat oleh para peng¬ikutnya dan diberi judul Nahj al-Balaghah (Jalan Balaghah).
    Balaghah menjadi disiplin ilmu yang menduduki status yang mulia dalam peradaban Islam. Kaum Muslim menggunakan balaghah sebagai pengganti retorika. Tetapi, warisan retorika Yunani, yang dicampakkan di Eropa Abad Pertengahan, dikaji dengan tekun oleh para ahli ba¬laghah. Sayang, sangat kurang sekali studi berkenaan dengan kontribusi Balaghah pada retorika modern. Balaghah, beserta ma’ani dan bayan, masih tersembunyi di pesantren-pesantren dan lembaga-lembaga pen¬didikan Islam tradisional.

    BalasHapus
  19. Lanjutan Yeni Sri Wahyuni

    4. Pada Zaman Yunani Kuno
    Sejarah Retorika dimulai pada tahun 467 sebelum Masehi, Korax seorang Yunani dan muridnya Teisios (keduanya berasal dari Syrakuse –Sisilia) menerbitkan sebuah buku yang pertama tentang Retorika. Tetapi retorika sebagai seni dan kepandaian berbicara, sudah ada dalam sejarah jauh lebih dahulu. Misalnya dalam kesusteraan Yunani kuno, Homerus dalam Ilias dan Odyssee menulis pidato yang panjang. Juga bangsa-bangsa seperti Mesir, India dan Cina sudah mengembangkan seni berbicara jauh hari sebelumnya.
    Plato, menjadikan Gorgias dan Socrates sebagai contoh retorika yang benar, atau re torika yang berdasarkan pada Sophisme dan re torika yang berdasar pada filsafat. Sophisme mengajarkan kebenaran yang relatif. Filsafat membawa orang kepada pengetahuan yang sejati. Ketika merumuskan retorika yang benar-benar membawa orang pada hakikat – Plato membahas organisasi gaya, dan penyampaian pesan. Dalam karyanya, Dialog, Plato menganjurkan para pembicara untuk menganal ”jiwa” pendengarnya. Dengan demikian, Plato meletakkan dasar-dasar re torika ilmiah dan psikologi khalayak. Ia te lah mengubah re torika sebagai sekumpulan teknik (sophisme ) menjadi sebuah wacana ilmiah.

    5. Abad Rennaisance dan Humanisme
    Diantara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renaisan di Italia.Sejalan dengan perkembangan ini,muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi-Yunani kuno,sehingga ilmu retorikapun dikembangkan kembali.Perkembangan baru ini didorong oleh kaum republiik,pimpinan pemerintahan dan para kaisar di italia,seperti halnya kaum sopis di Yunani,kelompok humanis berpindah dari satu universitas ke universitas yang lain,atau dari kota ke kota,dari istana ke istana,untuk memberikan ceramah mengenai zaman Romawi.
    Romawi/Yunani kuno.Karya tulis menulis berkembang pesat ahli-ahli pidato membawakan ceramah di mana-mana,menyiapkan pidato.Menulis surat,mengadakan diskusi dan debat,mengajar anak sekolah tentang teknik berbicara dan menulis buku-buku komentar mengenai ahli-ahli pidato dari zaman kuno.Juga diterbitkan buku-buku mengenai ilmu retorika,dialektika ,seni sastra,filsapat dan pendidikan.Beberapa tokoh:
    POGIO BRACCIOLINI (1380-1459)
    VALLA (1407-1457)
    PHILIP MELANCHTHON (1497-1560)
    IGNATIUS dari Loyola (1491-1556)
    PETRUS KANISIUS (1521-1597)
    SANTA CLARA (1644-1709)

    BalasHapus
  20. Lanjutan Yeni Sri Wahyuni

    6. Abad Modern
    Richard Whately mengembangkan retorika yang dirintis Campbell. Ia mendasarkan teori retorikanya juga pada psikologi fakultas. Hanya saja ia menekankan argumentasi sebagai fokus retorika. Retorika harus mengajarkan bagaimana mencari argumentasi yang tepat dan meng¬organisasikannya secara baik. Baik Whately maupun Campbell me¬nekankan pentingnya menelaah proses berpikir khalayak. Karena itu, retorika yang berorientasi pada khalayak (audience-centered) berutang budi pada kaum epistemologis – aliran pertama retorika modern.
    Aliran retorika modern kedua dikenal sebagai gerakan belles lettres (Bahasa Prancis: tulisan yang indah). Retorika belletris sangat meng¬utamakan keindahan bahasa, segi-segi estetis pesan, kadang-kadang dengan mengabaikan segi informatifnya. Hugh Blair (1718-1800) me¬nulis Lectures on Rhetoric and Belles Lettres. Di sini ia menjelaskan hu¬bungan antara retorika, sastra, dan kritik. Ia memperkenalkan fakultas citarasa (taste), yaitu kemampuan untuk memperoleh kenikmatan dari pertemuan dengan apa pun yang indah. Karena memiliki fakultas cita¬rasa, Anda senang mendengarkan musik yang indah, membaca tulisan yang indah, melihat pemandangan yang indah, atau mencamkan pidato yang indah. Citarasa, kata Blair, mencapai kesempurnaan ketika kenikmatan inderawi dipadukan dengan rasio – ketika rasio dapat menjelaskan sumber-sumber kenikmatan.
    Aliran pertama (epistemologi) dan kedua (belles lettres) terutama memusatkan perhatian mereka pada persiapan pidato – pada penyu¬sunan pesan dan penggunaan bahasa. Aliran ketiga – disebut gerakan elokusionis – justru menekankan teknik penyampaian pidato. Gilbert Austin, misalnya memberikan petunjuk praktis penyampaian pidato, “Pembicara tidak boleh melihat melantur. Ia harus mengarahkan mata¬nya langsung kepada pendengar, dan menjaga ketenangannya. Ia tidak boleh segera melepaskan seluruh suaranya, tetapi mulailah dengan nada yang paling rendah, dan mengeluarkan suaranya sedikit saja; jika ia ingin mendiamkan gumaman orang dan mencengkeram perhatian mereka”. James Burgh, misal yang lain, menjelaskan 71 emosi dan cara mengungkapkannya.
    Dalam perkembangan, gerakan elokusionis dikritik karena per¬hatian – dan kesetiaan – yang berlebihan pada teknik. Ketika mengikuti kaum elokusionis, pembicara tidak lagi berbicara dan bergerak secara spontan. Gerakannya menjadi artifisial. Walaupun begitu, kaum elokusionis telah berjaya dalam melakukan penelitian empiris sebelum merumuskan “resep-resep” penyampaian pidato. Retorika kini tidak lagi ilmu berdasarkan semata-mata “otak-atik otak” atau hasil perenungan rasional saja. Retorika, seperti disiplin yang lain, dirumuskan dari hasil penelitian empiris.
    Pada abad kedua puluh, retorika mengambil manfaat dari perkem¬bangan ilmu pengetahuan modern – khususnya ilmu-ilmu perilaku seperti psikologi dan sosiologi. Istilah retorika pun mulai digeser oleh speech, speech communication, atau oral communication, atau public speak¬ing. Di bawah ini diperkenalkan sebagian dari tokoh-tokoh retorika mutakhir:

    BalasHapus
  21. Nama: Ai Yulianti
    NPM : 082121141
    Kelas : 2 A
    1. Zaman Yunani kuno
    Pada saat itu para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. tetapi memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika, sehingga mudah dipelajari. usaha ini di jalankan pertama-tama di daerah koloni Yunani Sisilia, dimana kekuasaan tiran mulai punah dan dimana kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama segera di kembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. sejak abad ke-5 mulai didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayahyang berkebudayaan helenistis.dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda untuk memimpin negara. retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi fisafat. beberapa ahli pidato pada masa ini adalah GORGIAS dari Leontinoi (485-380);PROTAGORAS dari Abdera (480-410); dan THARASYMACHUS dari Kalsedon (300-200); SOCRATES(470-399);ARISTOTELES(384-322) dan DEMOSTHENES(384-322).
    2. Zaman Romawi Kuno
    Orang-orang romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu, pelajaran tentang ilmu tentang retorika mulai di berikan di sekolah-sekolah. apabila ada murid yang berbakat dalam hal berpidato, maka sesudah mereka dibekali pengetahuan teoritis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat-tempat pengadilan dimana mereka sendiri langsung menyaksikan bagaimana sebuah pidato di bawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan penadilan&di depan public. Orang-orang Romawi yang terkenal dalam ilmu retorika adalah: CATO SENIOR (234-149); MARCUS TULLIUS CICERO (106-44);GAIUS IULIUS CAESAR (100-44); QUINTILIANUS.

    BalasHapus
  22. Lanjutan Ai Yulianti
    3. Abad Pertengahan
    sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidang ilmu retorika. wejangan-wejangan religious seperti khotbah mulai berkembang jaya.sejak masa awalnya kekristenan selalu di maklumkan melalui kata-kata dan khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan helenistis, ia dapat bertahan. Pendirinya, YESUS DARI NAZERAT; PAULUS dari Tarsus (sekitar 5-64M); TERTULIANUS ( 150-230);VICTORIANUS (sekitar 350); AURALIUS AGUSTINUS (354-430); HIRONIMUS dari Striden (348-420); YOHANES CHRISOSTOMUS dari Konstantinopel (344-407).
    4. Zaman Yunani kuno
    Pada saat itu para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. tetapi memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika, sehingga mudah dipelajari. usaha ini di jalankan pertama-tama di daerah koloni Yunani Sisilia, dimana kekuasaan tiran mulai punah dan dimana kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama segera di kembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. sejak abad ke-5 mulai didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayahyang berkebudayaan helenistis.dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda untuk memimpin negara. retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi fisafat. beberapa ahli pidato pada masa ini adalah GORGIAS dari Leontinoi (485-380);PROTAGORAS dari Abdera (480-410); dan THARASYMACHUS dari Kalsedon (300-200); SOCRATES(470-399);ARISTOTELES(384-322) dan DEMOSTHENES(384-322).

    BalasHapus
  23. Lanjutan Ai Yulianti
    5. Zaman Renaisans dan Humanisme
    Diantara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renaisans di Italia. Sejalan dengan perkrmbangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi dan Yunani kuno, sehingga ilmu Retorika pun dikembangkan kembali. Perkembangan baru ini di dorong oleh kaum republic, pimpinan pemeritahan dan para kaisar Itali. Ahli-ahli pidato membawakan ceramah dimana-mana,menyiapkan pidato,menulis surat,mengadakan diskusi dan debat, mengajar anak-anak sekolah tentang teknik berbicara dan menulis buku-buku komentar mengenai ahli-ahli kuno di zaman kuno. juga di terbitkan buku-buku mengenai ilmu retorika, dialektika, seni sastra, filsafat dan pendidikan. Beberapa tokoh zaman ini: POGGIO BRACCIOLINI (1380-1459); VALLA (1407-1457); PHILIP MELANCHTHON (1497-1560); ULRICH VON HUTTEN (1488-1523); IGATIUS dari Loyola (1491-1556); PETRUS KANISIUS (1521-1597); ABRAHAM dari Santa Clara (1644-1709).
    6. Abad Modern
    Richard Whately mengembangkan retorika yang dirintis Campbell. Ia mendasarkan teori retorikanya juga pada psikologi fakultas. Hanya saja ia menekankan argumentasi sebagai fokus retorika. Retorika harus mengajarkan bagaimana mencari argumentasi yang tepat dan meng¬organisasikannya secara baik. Baik Whately maupun Campbell me¬nekankan pentingnya menelaah proses berpikir khalayak. Karena itu, retorika yang berorientasi pada khalayak (audience-centered) berutang budi pada kaum epistemologis – aliran pertama retorika modern.
    Aliran retorika modern kedua dikenal sebagai gerakan belles lettres (Bahasa Prancis: tulisan yang indah). Retorika belletris sangat meng¬utamakan keindahan bahasa, segi-segi estetis pesan, kadang-kadang dengan mengabaikan segi informatifnya. Hugh Blair (1718-1800) me¬nulis Lectures on Rhetoric and Belles Lettres. Di sini ia menjelaskan hu¬bungan antara retorika, sastra, dan kritik. Ia memperkenalkan fakultas citarasa (taste), yaitu kemampuan untuk memperoleh kenikmatan dari pertemuan dengan apa pun yang indah. Karena memiliki fakultas cita¬rasa, Anda senang mendengarkan musik yang indah, membaca tulisan yang indah, melihat pemandangan yang indah, atau mencamkan pidato yang indah. Citarasa, kata Blair, mencapai kesempurnaan ketika kenikmatan inderawi dipadukan dengan rasio – ketika rasio dapat menjelaskan sumber-sumber kenikmatan.
    Aliran pertama (epistemologi) dan kedua (belles lettres) terutama memusatkan perhatian mereka pada persiapan pidato – pada penyu¬sunan pesan dan penggunaan bahasa. Aliran ketiga – disebut gerakan elokusionis – justru menekankan teknik penyampaian pidato. Gilbert Austin, misalnya memberikan petunjuk praktis penyampaian pidato, “Pembicara tidak boleh melihat melantur. Ia harus mengarahkan mata¬nya langsung kepada pendengar, dan menjaga ketenangannya. Ia tidak boleh segera melepaskan seluruh suaranya, tetapi mulailah dengan nada yang paling rendah, dan mengeluarkan suaranya sedikit saja; jika ia ingin mendiamkan gumaman orang dan mencengkeram perhatian mereka”. James Burgh, misal yang lain, menjelaskan 71 emosi dan cara mengungkapkannya.
    Dalam perkembangan, gerakan elokusionis dikritik karena per¬hatian – dan kesetiaan – yang berlebihan pada teknik. Ketika mengikuti kaum elokusionis, pembicara tidak lagi berbicara dan bergerak secara spontan. Gerakannya menjadi artifisial. Walaupun begitu, kaum elokusionis telah berjaya dalam melakukan penelitian empiris sebelum merumuskan “resep-resep” penyampaian pidato. Retorika kini tidak lagi ilmu berdasarkan semata-mata “otak-atik otak” atau hasil perenungan rasional saja. Retorika, seperti disiplin yang lain, dirumuskan dari hasil penelitian empiris.
    Pada abad kedua puluh, retorika mengambil manfaat dari perkem¬bangan ilmu pengetahuan modern – khususnya ilmu-ilmu perilaku seperti psikologi dan sosiologi. Istilah retorika pun mulai digeser oleh speech, speech communication, atau oral communication, atau public speak¬ing. Di bawah ini diperkenalkan sebagian dari tokoh-tokoh retorika mutakhir:

    BalasHapus
  24. Nama : Perdi Kustiana
    NPM : 092121201
    Kls. : II A


    1. Perkembangan retorika Zaman Yunani Kuno
    beserta tokoh- tokohnya
    Perkembangan lahirnya komunikasi dapat ditelusuri sejak perdaban Yunani Kuno 467 tahun sebelum masehi. Sebutan “komunikasi” dalam konteks arti yang beralku sekarang ini memang belum dikenal saat itu. Istilah yang berlaku pada zaman tersebut adalah “retorika”.

    Para ahli berpendapat bahwa studi retorika sebenarnya telah ada sebelum zaman Yunani (Golden, 1978; Foss, 1985; Forsdale, 1981). Disebutkan bahwa pada zaman kebudayaan Mesir Kuno telah ada tokoh-tokoh retorika seperti Kagemi dan Ptah-Hotep. Namun demikian tradisi retorika sebagai upaya pengkajian yang sistematis dan terorganisasi baru dilakukan di zaman Yunani Kuno dengan perintisnya Aristoteles (Golden, 1978).
    2. Perkembangan retorika Zaman Romawi Kuno
    beserta tokoh- tokohnya
    Teori retorika Aristoteles sangat sistematis dan komprehensif. Pada satu sisi, retorika telah memperoleh dasar teoretis yang kokoh. Namun, pada sisi lain, uraiannya yang lengkap dan persuasif telah membungkam para ahli retorika yang datang sesudahnya. Orang-orang Romawi selama dua ratus tahun setelah De Arte Rhetorica tidak menambahkan apa-apa yang berarti bagi perkembangan retorika.
    Buku Ad Herrenium, yang ditulis dalam bahasa Latin kira-kira 100 SM, hanya mensistematisasikan dengan cara Romawi warisan retorika gaya Yunani. Orang-orang Romawi bahkan hanya mengambil segi-se¬gi praktisnya saja. Walaupun begitu, kekaisaran Romawi bukan saja subur dengan sekolah-sekolah retorika; tetapi juga kaya dengan orator¬-orator ulung: Antonius, Crassus, Rufus, Hortensius. Yang disebut terakhir terkenal begitu piawai dalam berpidato sehingga para artis berusaha mempelajari gerakan dan cara penyampaiannya.
    Kemampuan Hortensius disempurnakan oleh Cicero. Karena di¬besarkan dalam keluarga kaya dan menikah dengan istri yang mem¬berinya kehormatan dan uang, Cicero muncul sebagai negarawan dan cendekiawan. Pernah hanya dalam dua tahun (45-44 SM), ia menulis banyak buku filsafat dan lima buah buku retorika. Dalam teori, ia tidak banyak menampilkan penemuan baru. Ia banyak mengambil gagasan dari Isocrates. Ia percaya bahwa efek pidato akan baik, bila yang ber¬pidato adalah orang baik juga. The good man speaks well. Dalam praktek, Cicero betul-betul orator yang sangat berpengaruh.
    Caesar, penguasa Romawi yang ditakuti, memuji Cicero, "Anda telah menemukan semua khazanah retorika, dan Andalah orang per¬tama yang menggunakan semuanya. Anda telah memperoleh keme¬nangan yang lebih disukai dari kemenangan para jenderal. Karena se¬sungguhnya lebih agung memperluas batas-batas kecerdasan manusia daripada memperluas batas-batas kerajaan Romawi".
    3. Perkembangan retorika Abad Pertengahan
    beserta tokoh- tokohnya
    Abad pertengahan sering disebut abad kegelapan, juga buat retorika. Ketika agama Kristen berkuasa, retorika dianggap sebagai kesenian jahiliah. Banyak orang Kristen waktu itu melarang mempelajari retorika yang dirumuskan oleh orang-orang Yunani dan Romawi, para penyembah berhala. Bila orang memeluk agama Kristen, secara otomatis ia akan memiliki kemampuan untuk nmnyampaikan kebenaran. St. Agustinus, yang telah mempelajari retorika sebelum masuk Kristen tahun 386, adalah kekecualian pada zaman itu.
    Tokohnya : St. Agustinus

    BalasHapus
  25. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  26. Lanjutan Perdi k.
    4. Perkembangan retorika Zaman Yunani Kuno
    beserta tokoh-tokohnya
    Perkembangan lahirnya komunikasi dapat ditelusuri sejak perdaban Yunani Kuno 467 tahun sebelum masehi. Sebutan “komunikasi” dalam konteks arti yang beralku sekarang ini memang belum dikenal saat itu. Istilah yang berlaku pada zaman tersebut adalah “retorika”.

    Para ahli berpendapat bahwa studi retorika sebenarnya telah ada sebelum zaman Yunani (Golden, 1978; Foss, 1985; Forsdale, 1981). Disebutkan bahwa pada zaman kebudayaan Mesir Kuno telah ada tokoh-tokoh retorika seperti Kagemi dan Ptah-Hotep. Namun demikian tradisi retorika sebagai upaya pengkajian yang sistematis dan terorganisasi baru dilakukan di zaman Yunani Kuno dengan perintisnya Aristoteles (Golden, 1978).
    5. perkembangan retorika Abad Rennaisance dan
    Humanisme serta tokoh- tokohnya
    Diantara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renainsans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi dan Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembngan baru ini didorong oleh kaum Republik, pimpinan pemerintahan dan para kaisar di Italia. Beberapa tokoh dari zaman ini adalah Poggio Bracciolini (1380-1459), Valla (1407-1457) dan Philip Melanchthon (1497-1560).
    1 April 2010 21:33
    6. Perkembangan retorika Zaman Modern beserta
    tokoh-tokohnya
    Retorika modern diartikan sebagai seni berbicara atau kemampuan untuk
    berbicara dan berkhotbah (Hendrikus, 1991); sehingga efektivitas penyampaian
    pesan dalam retorika sangat dipengaruhi oleh teknik atau keterampilan berbicara
    komunikator.
    Abad Pertengahan berlangsung selama seribu tahun (400-1400). Di Eropa, selama periode panjang itu, warisan peradaban Yunani diabai¬kan. Pertemuan orang Eropa dengan Islam - yang menyimpan dan mengembangkan khazanah Yunani - dalam Perang Salib menimbulkan Renaissance. Salah seorang pemikir Renaissance yang menarik kembali minat orang pada retorika adalah Peter Ramus. Ia membagi retorika pada dua bagian. Inventio dan dispositio dimasukkannya sebagai bagian logika. Sedangkan retorika hanyalah berkenaan dengan elocutio dan pronuntiatio saja. Taksonomi Ramus berlangsung selama beberapa generasi.
    Tokohnya :James A Winans
    Charles Henry Woolbert
    William Noorwood Brigance
    Alan H. Monroe

    BalasHapus
  27. Nama : Perry Pebrianto
    NPM : 082121006
    Kelas : 2A
    1. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika zaman Yunani kuno!
    Unsur-unsur ilmu retorika sudah dikembangkan di Yunani, sebelum buku yang sudah di kembangkan oleh Korax dan Teisios dikembangkan. Sejak abad ke-7 sampai ke-5 sebelum masehi, sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani kuno seperti : Solon (640-560); Peisistratos (600-527) dan Thenustokles (525-460). Seorang politikus dan negarawan yang juga sebagai ahli pidato juga pada zaman ini adalah Perikles (500-429). Perikles tidak akan dilupakan oleh para pengagumnya karena pidato yang diucapakannya bagi para pahlawan di kota Athena, dan diterbitkan oleh ahli sejarah Thukydides. Abad ke-5 sebelum Masehi beberapa ahli pidato yang sangat dikagumi seperti Alkibiades, Theramenes dan Kritios.
    Pada mulanya ahli pidato Yunani berbicara di ruangan pengadilan, tetapi sudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara bias memimpin Negara, maka orang-orang mulai menyusunnya dan disebut retorika, sehingga mudah dipelajari. Usaha yang sama pula dikembangkan di Athena dan diseluruh kerajaan Yunani. Sejak abad ke-5 muali didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan helenistis. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dari Leontinoi (485-380), Protagoras dari Abdera (480-410) dan Tharasymachus dari kalsedon (300-200). Kemudian muncul ahli pidato lain yang terkenal seperti Socrates (470-399) dan muridnya bernama Aristoteles (384-322). Ahli pidato terbesar pada zaman Yunani kuno adalah Demosthenes (384-322) tapi ia mengalami tekanan batin yang berat dan rasa takut yang besar, tapi berkat ketabahan dan latihannya ia menjadi rektor yang terkenal.
    Setelah Yunani dikuasai Makedonia dan Romawi, maka berakhirlah masa kejayaan ilmu retorika Yunani kuno dan retorika hanya masih merupakan ilmu yang dipelajari di bangku-bangku sekolah.
    2. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika pada zaman Romawi kuno dan tokoh-tokohnya!
    Cato Senior (234-149)
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendekiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaan Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu pelajaran tentang ilmu retorika mulai dipelajari di sekolah-sekolah dan apabila ada murid yang berbakat dalam berpidato dibekali ilmu teoritis dan langsung mengunjungi tempat-tempat pengadilan untuk menympurnakan ilmu mereka. Sekitar abad ke-2 sebelum masehi akhirnya pemerintah Romawi memanggil kembali para rector Yunani ke kota Roma. Sejak saat itu mereka mendirikan sekolah retorika dan yang menjadi gurunya adalah bangsa Yunani. Dengan ini pengaruh helenistis muali menyebar kuat dikalangan orang Romawi dan kaum muda Romawisering pergi ke Yunani untuk belajar ilmu filsafat dan ilmu retorika. Sejak saat itu iljmu retorika berkambang pesat di dalam seluruh kekaisaran Romawi.

    BalasHapus
  28. lanjutan tugas Perry
    Orang Romawi selanjutnya membina ilmu retorika dan dialektika yang cocok untuk para pembela perkara, pimpinan militer.
    Disamping Cato Senior, masih ada rector yang terkenal dalam Kekaisaran Romawi, seperti:
    Marcus Tullius Cicero (106-44), ia tetap diakui sebagai ahli pidato terkenal dari kekaisaran Romawi. Pidato yang terkenal adalah saat melawan Catilina (Contra Catilinam). Ia menulis mengenai teori pidato , yang sampai saat ini masih kuatmempengaruhi ilmu retorika. Sebelum Cicero masih ada beberapa ahli pidato yang patut disebut namanya seperti Tiberius, Cius Graecchus, M. Antonius, Q. Hortensius Hortulus, M. Licinius Crassus dan Cato Junior.
    Gaius Iulius Caesar (100-44), seorang diktaktor . kepandaian dalam berpidato dan berperang ia adalah orang yang termahsyur dihadapan para legioner yang daya tempur dan daya juangnya sudah pudar (perang Galia) adalah sepenggal retorika yang paling baik dariseni menimbulkan motivasi secara psikologis dan juga menunjukkan betapa kuat daya sugesti Caesar yang mau mengakhiri Negara Republik Romawi.
    Quintilianus (35-100), adalah seorang guru ilmu retorika. Ia seorang Romawi yang berasal dari Calagurris (Spanyol). Setelah menyelesakan studinya di Roma kemudian menetap di sana dan mendirikan sekolah retorika. Pada tahun 70, ia mendapat pengakuan resmi dari kaisar Vespasianus sebagai professor resmi ilmu retorika kekaisaran Romawi. Ia menulis 12 buku sebagai pengantar ilmu retorika. Bersama runtuhnya Kekaisaran Romawi, lenyaplah juga kejayaan ilmu retorika. Ilmu retorika sebagai wadah untuk menguasai manusia, terhapus dari panggung politik zaman kuno.
    1 April 2010 23:31
    Anonim mengatakan...

    3. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika pada abad pertengahan beserta tokoh-tokohnya!
    Sejak abad pertama muali titk balik dalam bidang ilmu retorika. Wejangan-wejangan religious dan khotbah kekristenan mulai Berjaya. Yesus dari Nazaret yang hidup sekitar tahun 7 sebelum maseshi sampai 30 sesudah masehi, adalah seorang pewarta yang memiliki day terik dan sugesti yang mempesona, meskipun ia sendiri yang berbicara dengan bahasa Aramis, yang waktu itu menjadi bahasa pergaulan di Palestina. Bersama para umatnya, Yesus menyebarluaskan ajarannya dengan kepandaian berbicara melalui berkhutbah. Sepanjang abad pertengahan, ilmu retorika pada umumnya dikembangkan di dalam biar-biara dalam bentuk seni berkhotbah.
    Disekitar perang Salib, kepandaian berbicara dan berkhotbah disalah gunakan. Sekitar akhir abad pertengahanilmu berkhotbah berkembang pesat di bawah Ordo Dominikan. Pengkhotbah dari Ordo iniadalah Svonarola (1452-1498). Ia terampil dalam menggunakan dialektika dan logika. Tentang kegiatan berkhotbahnya, dia sendiri mengatakan “kadang-kadang ketika saya turun dari mimbar, saya piker lebih baik saya tidak berbicara dan berkhotbah tentang kal ini, tetapi bersikap tenang saja dan biarkan Tuhan sendiri yang mengaturnya. Tetapi ketika saya sudah berada fi mimbar, maka saya tidak bias berbuat laindari pada berbicara tentang sabda Allah menjadikan hati dan seluruh anggota tubuhku sebagai api yang membara,” karena daituduh mengajarkan hal-hal yang sesat Savonarola dibakar. Selama abad pertengahan ilmu retorika mencapai titik dalamnya. Penyelidikan dan pendalaman ilmu retarika ditekan sehingga ilmu ini mengerdil. Selain itu ilmu retorika, kepandaian berbicara pada zaman ini, juga sering disalahgunakan di Gereja.

    BalasHapus
  29. lanjutan tugas Perry
    4.Corax menulis makalah retorika, yang diberi nama Techne Logon (Seni Kata-¬kata). Walaupun makalah ini sudah tidak ada, dari para penulis se¬zaman, kita mengetahui bahwa dalam makalah itu ia berbicara tentang "teknik kemungkinan". Corax meletakkan dasar-dasar organisasi pesan. Ia membagi pidato pada lima bagian: pembukaan, uraian, argumen, penjelasan tambahan, dan kesimpuln. Dari sini, para ahli retorika kelak mengembangkan organisasi pidato. Walaupun demokrasi gaya Syracuse tidak bertahan lama, ajaran Corax tetap berpengaruh. Masih di Pulau Sicilia, tetapi di Agrigenturn, hidup Empedocles (490-430 SM), filosof, mistikus, politisi, dan sekaligus orator. Ia cerdas dan menguasai banyak pengetahuan. Sebagai filosof, ia pernah berguru kepada Pythagoras dan menulis The Nature of Things. Sebagai mistikus, ia percaya bahwa setiap orang bisa bersatu dengan Tuhan bila ia men¬jauhi perbuatan yang tercela. Sebagai politisi, ia memimpin pemberon¬takan untuk menggulingkan aristokrasi dan kekuasaan diktator. Protagoras menyebut kelompoknya sophistai, "guru kebijaksanaan" Sejarahwan menyebut mereka kelompok Sophis. Mereka berjasa mengembangkan retorika dan mempopulerkannya. Retorika, bagi mereka bukan hanya ilmu pidato, tetapi meliputi pengetahuan sastra, gramatika, dan logika. Mereka tahu bahwa rasio tidak cukup untuk meyakinkan orang. Mereka mengajarkan teknik-teknik memanipulasi emosi dan menggunakan prasangka untuk menyentuh hati pendengar. Berkat kaum Sophis, abad keempat sebelum Masehi adalah abad retorika. Jago-jago pidato muncul di pesta Olimpiade, di gedung perwakilan dan pengadilan. Bila mereka bertanding, orang-orang Athena berdatangan dari tempat-tempat jauh; dan menikmati "adu pidato" seperti menikmati pertandingan tinju. Kita hanya akan menyebutkan dua tokoh saja sebagai contoh: Demosthenes dan Isocrates.
    Berbeda dengan Gorgias, Demosthenes mengembangkan gaya bicara yang tidak berbunga-bunga, tetapi jelas dan keras. Dengan cerdik, ia menggabungkan narasi dan argumentasi. Ia juga amat memperhatikan cara penyampaian (delivery). Isocrates percaya bahwa retorika dapat meningkatkan kualitas masyarakat; bahwa retorika tidak boleh dipisahkan dari politik dan sastra. Tetapi ia menganggap tidak semua orang boleh diberi pelajaran ini. Retorika menjadi sebuah pelajaran elit, hanya untuk mereka yang berbakat.
    Socrates mengkritik kaum Sophis sebagai para prostitut. Orang yang menjual kecantikan untuk memperoleh uang, kata Socrates, adalah prostitut. Begitu juga, orang yang menjual kebijaksanaan. Murid Socrates yang menerima pendapat gurunya tentang Sophisme adalah Plato.
    Plato menjadikan Gorgias dan Socrates sebagai contoh retorika yang palsu dan retorika yang benar, atau retorika yang berdasarkan pada Sophisme dan retorika yang berdasarkan pada filsafat. Sophisme mengajarkan kebenaran yang relatif. Filsafat membawa orang kepada pengetahuan yang sejati. Ketika merumuskan retorika yang benar - yang membawa orang kepada hakikat - Plato membahas organisasi, gaya, dan penyampaian pesan. Dalam karyanya, Dialog, Plato meng¬anjurkan para pembicara untuk mengenal "jiwa" pendengarnya. Dengan demikian, Plato meletakkan dasar-dasar retorika ilmiah dan psikologi khalayak. Ia telah mengubah retorika sebagai sekumpulan teknik (Sophisme) menjadi sebuah wacana ilmiah.

    BalasHapus
  30. lanjutan tugas Perry
    5. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika pada abad raenaesance dan humanism beserta tokoh-tokohnya!
    Diantara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah renaisans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga satu pemahaman baru terhadap zaman Romawi-Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembangan ilmu retorika didorong oleh kaum republik, pimpinan para pemerintahan di Italia.
    Karya tulis menulis berkembang pesat. Ahli-ahli pidato membawakan ceramah dimana-mana, manyiapkan pidato, menulis surat, mengadakan diskusi dan debat, mengajar anak-anak sekolah tentang teknik berbicara dan menulis buku-buku komentar mengenai ahli-ahli pidato dari zaman kuno. Juga diterbitkan buku-buku mengenai ilmu retorika, dialektika, seni sastra, filsafat dan pendidikan. beberapa tokoh dri zaman ini. Poggio Bracciolini (1380-1459). Ia adalah seorang phiolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno. Vslls (1407-1457), adalah seorang professor ilmu retorika di kota Pavila dan berjasa menghidupakan kembali ilmu retirika seperti pada zaman kuno, ia juga melihat penting nya dialektikadan retorika sebagai sungguh-sungguh ilmu filsafat. Philip Melanchthon (1497-11560), ia adalah seorang professor bahasa Yunani di kota Wittenberg.
    6. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika pada abad modern besert tokoh-tokohnya!
    Negara-negara yang berjasa untuk mengembangkan ilmu retorika adalah :
    A. Prancis
    Pada saat Revolusi Prancis kepandaian berbicara hanya berkembang di biara-biara saja.sesudah Revolusi Prancis, ilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga diantara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis adalah puncaknya. Tikoh-tokoh yang terkenal di Prancis adalah: Mirabeaus (1749-1791), ia menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimik yang menarik, Npoleon Bona Parte (1769-1821), menurut dia, kalimat yang dapat mempengaruhi pendengar adalah kalimat-kalimat yang pendek dan yang sering kali diulang-ulang. Charles De Gaulle (1890-1970), ia adalh ahli pidato yang bersifat kepahlawanan dan sebelum tampil ia selalu berlatih berjam-jam dihadapan cermin.
    B. Inggris
    Orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Oleh karena itu ilmu retorika dipergunakan untuk memperluas kekuasaan kerajaan Inggris.

    BalasHapus
  31. lanjutan tugas Perry
    Fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal adalah:
    1) Masa kejayaan Ratu Elisabet
    Di dalam masa ini ilmu retorika berkembang karena pengaru Humanisme. Thomas Wilson (Quintilianusnya orang Inggris), menulis buku standara berjudul, seni retorika (1553), seorang filsuf Francis Bacon (1561-1636), dalam bukunya kemajuan dalam belajar memberikan penilaian terhadap ilmu retorika, William Sakespeare (1564-1616). Ini membuktikan bahawa ilmu retorika berpengaruh terhadap kehidupan politik Inggris pada waktu itu sangat besar.
    2) Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini ilmu retorika berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwell (1599-1650), ia pandai mensugesti masa lewat pidato dan pidatonya yang terkenal adalah pidato peperangan padasaat melawan Spanyol yang diucapkan pada tanggal 17 September 1656, Jhon Milton (1608-1674) dalam bukunya berjudul Das verlorene Paradies membuata sintesis antara politik dan agama dengan menggunakan ilmu retorika.
    3) Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Dalam abad ini muncul ahliahli pidato terkenal di Inggris dan tanpa orang ini, sejarah parlementaris di Inggris akan menjadi miskin. Tokoh-tokoh terkenal itu adalh William Pitt Senior dan junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797), William Gerard Hamilton (1729-1796).
    4) Masa kejayaan Victoria
    Masa ini merupkan peralihan darigaya berbicaa Aristokratis, kepada demokratis. Pusat pembinaan ilmu retorika pada masa ini adalah uniersitas-universitas seperti Oxford dan Cambridge. Pada masa ini terbentuk “Kelompok Debat” (Debating Societies). Ciri khas ilmu retorika pada masa ini adalh mereka mempergunakan bahasa daerah dan bukan bahasa Inggris standar. Tokoh-tokoh yang terkenal pada masa ini adalah George Canniq (1770-1827), Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) dan Joseph Chamberlain (1834-1914). Cirri utama dari retorika pada masa ini adalah bahwa kepandaian berpidato keluar dari lingkungan parlemen dan istana, lalumenyebar luas di kalangan rakyat jelata.
    5) Abad XX
    Masa ini disebut ‘zaman perak’ seni berpidato Inggris. Dua tokoh utama pada masa ini adalah:
    David Lloyd Goerge (1863-1945), seorang politikus dari Wales yang menampilkan ilmu retorika modern yang bersifat populer karena pidato untuk massa rakyat. Pidato yang diucapkannya mengenai Kehormatan Nasional.
    Winston Spencer Churchil (1874-1965), sejak tahun 1940, ketika bangsa dan tanah airnya dilanda malapetaka, menguatkan rakyat Inggris dengan kepandaian retorisnya, supaya mampu bertahan dan memenangkan peperangan. Churchill adalah ahli pidato yang bersifat kepahlawanan yang dimunculkan oleh demokrasi barat.

    BalasHapus
  32. lanjutan tugas Perry
    C. Amerika serikat
    Amerika serikat yang juga memiliki demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi retoris parlemen dua ratus tahun terakhir dan nenek moyang bangsa amerika adalah orangorang yang pandai dalam berbicara.
    1) Pada Masa Awal
    Tokoh-tokoh penting pada masa ini adalah Patrick Henry (1736-1799), Quincy Adams (1767-1848), Thomas Jefferson (1743-1826), James Monroe (1758-1831) yang sebagai pencetus “Doktrin Monroe”.
    2) Selama Perang Saudara
    Tokoh-tokoh pada masa ini adalah: Henry Clay (1777-1852), John Calhoun (1782-1850), Daniel Webster (1782-1852), Abraham Lincoln (1809-1865).
    3) Abad X1X-XX

    Tokoh-tokoh yang terkenal dalam masa ini adalah Theodore Rosevelt (1858-1919), Franklin Delano Rosevelt (1882-1945), John Fritzgerald Kennedi (1917-1963), Robert Francis Kenedy (1925-1968), Martin Luther King (1925-1968). Di Amerika memliki system pembinaandan pendidikan dalam ilmu retorika. Di sekolah-sekolah dan kloase selalu ada ppendidikan berpidato dan latihan-latihan berbicara.
    D. Jerman
    Ilmu retorika di Jerman tidak dapat berkembang pesat karena kekaisaran yang selalu otoriter, orang bawahan atau rakyat tidak memilki kebebasan untuk berbicara oleh munculnya reformasi yang diprakarsai oleh Martin Luther, kepandaian dan seni berbicara mulai dikembangkan, khususnya pada mimbar-mimbar gereja, baik oleh pemimpin protestan atu pemimpin katolik.
    Tokoh-tokoh yang terkenal pada masa ini adalah Adolf Hitler (1889-1945), Herman Goering (1893-1946), Joseph Goebbels (1897-1946)

    BalasHapus
  33. NAMA : DINA HERAWATI
    KELAS : 2B
    NPM : 082121040


    1) Zaman Yunani Kuno
    Sejak abad ke-7 sampai ke-5 sebelum Masehi,sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani Kuno seperti: Solon (640-560); Peisistratos(600-527) dan Thenustokles (525-460). Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500-429). Para pengagumnya mengatakan bahwa dewi-dewi yang memiliki daya tarik memukau bertahta di atas lidahnya.sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat di kagumi seperti Alkibiades,Theramenes,Kristios. Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin Negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut Retorika.
    Tokoh-tokohnya :
    Tokoh-tokoh pidato pada jaman Yunani kuno:
    - Perikles(500-429)
    - Gorgias (485-380)
    - Protagoras dari abdera (480-410)
    - Thrasimachus dari Kalsedon (300-200)
    - Sccrates (470-339)
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari jaman Yunani kuno adalah Demosthenes (384-322). Setelah Yunani dikuasai bangsa Makedonia dan Romawi, maka berakhirlah masa kejayaan ilmu retorika Yunani Kuno. Retorika hanya masih merupakan ilmu yang dipelajari di bangku-bangku sekolah.

    2) Zaman Romawi Kuno
    Setelah kerajaan menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendekiawan Romawi dan Yunani. Orang- orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah-sekolah. Apabila ada murid yang berbakat dalam hal berpidato, maka sesudah mereka dibekali pengetahuan teoritis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat-tempat pengadilan di mana mereka sendiri langsung menyaksikan bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik. berdasarkan pengalaman praktis ini, para murid melengkapi petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh gurunya disekolah. orang-orang romawi yang terkenal dalam ilmu retorika adalah:
    - cato senior (234-149)
    - Marcus Tullius Cicero (106-44)
    - Gaius Lulius Caesar (100-44)

    3) Abad Pertengahan
    Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64M), adlah seorang warga negara Romawi, yang menguasai baik ilmu pengetahuan klasik, maupun talmud, memperluas ajaran Yesus dari Nazaret melalui khotbahnya yang terbaik dalam kesusastraan dunia. Paulus sendiri adalah seorang pengkhotbah terkenal dalam sejarah dunia.
    Tokoh-tokohnya pada masa ini adalah :
    - Tertulianus, hidup diantara tahun (150-230)
    - Lactantius, hidup sekitar tahun 260-320
    - Victorianus yang hidup sekitar Tahun 350, adalh seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    - Hironimus dari Striden(348-420) adalah Bapak Gereja yang paling terdidik, dia juga berjasa dalam menerjemahkan kitab suci.
    - Yohanes Christostomus dari Constantinopel (344-407, ia dijuluki “Mulut Emas”. Ia adalah seorang Bapak Gereja Yunani terbesar.
    Sepanjang abad pertengahan ilmu retoraika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalm biara-biara dalm bentuk seni berkhotbah. Di sekitar abad pertengahan ilmu berkhobah bekembang pesatdi bawah Ordo Domonikan.

    BalasHapus
  34. Ida Nurlaela3 April 2010 11.45

    Nama : Ida Nurlaela
    NPM : 082121009
    Kelas : 2 A


    1. Pada Zaman Yunani Kuno
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi bbeberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    2. Pada Zaman Romawi
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawam Romawi dan Yunani. Orang – orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah – sekolah, para murid dibekali pengetahuan teoretis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat – tempat pengadilan sehingga mereka dapat menyaksikan langsung bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik.
    Tokoh – tokoh pada zaman Romawi Kuno :
    - Cato Senior (234-149), terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara.
    - Marcus Tullius Cicero (106-44), diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam).
    - Galius Iulius Caesar (100-44), seorang diktator. Ahli sejarah Suetonius menulis, “Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, Caesar adalah orang yang paling mashyur dan tepat.”
    - Quintianus (35-100), seorang guru ilmu retorika.

    BalasHapus
  35. lanjutan (1)
    NAMA : DINA HERAWATI
    KELAS : 2B
    NPM : 082121040

    4) Zaman Yunani Kuno
    Sejak abad ke-7 sampai ke-5 sebelum Masehi,sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani Kuno seperti: Solon (640-560); Peisistratos(600-527) dan Thenustokles (525-460). Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500-429). Para pengagumnya mengatakan bahwa dewi-dewi yang memiliki daya tarik memukau bertahta di atas lidahnya.sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat di kagumi seperti Alkibiades,Theramenes,Kristios. Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin Negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut Retorika.
    Tokoh-tokohnya :
    Tokoh-tokoh pidato pada jaman Yunani kuno:
    - Perikles(500-429)
    - Gorgias (485-380)
    - Protagoras dari abdera (480-410)
    - Thrasimachus dari Kalsedon (300-200)
    - Sccrates (470-339)
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari jaman Yunani kuno adalah Demosthenes (384-322). Setelah Yunani dikuasai bangsa Makedonia dan Romawi, maka berakhirlah masa kejayaan ilmu retorika Yunani Kuno. Retorika hanya masih merupakan ilmu yang dipelajari di bangku-bangku sekolah.

    5) Zman Rennaisance dan Humanisme
    Abad ke-14 dan ke-16 bekembanglah Rennainsance di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi- Yunani Kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembangan baru ini didorong oleh kaum republik, pimpinan pemerintahan dan para kaisar di Italia.
    Para tokoh pada zaman ini adalah :
    - Poggio Bracciolini (1380-1459). Dia adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno. Dia menampilkan kembali karya-karya Quintilianus dan sebagian dari pidato-pidato Cicero.
    - Valla (1407-1457). Dia adalah seorang profesor ilmu retorika di kota Pavila . Ia berjasa karna menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kun, dia juga melihat pentingnya dialektika dan retorika sebagai sungguh-sungguh ilmu filsafat.
    - Philip Melancthon (1497-1560). Dia adalah profesor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523).


    6) Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengembangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.
    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan di Prancis penyair-penyair, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Sampai pada saat Revolusi Prancis kepandaian berbicra hanya berkembang di dalm rumah-rumah biara. Sesudah Revolusi Prancisilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga diantara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis dalah puncaknya.
    Tokoh-tokoh retorika pada zaman Modern adalah :
    - Mirabeaus (1749-1791)
    - Napoleon Bonaparte (1769-1821)
    - Charles De Gaulle (1890-1970)

    BalasHapus
  36. Ida Nurlaela3 April 2010 11.47

    Lanjutan Ida Nurlaela

    3. Pada Abad Pertengahan
    Pendirinya, Yesus dari Nazaret yang hidup sekitar tahun 7sebelum Masehi sampai 30 sesudah Masehi, adalah seorang pewarta yang memiliki daya tarik dan daya sugesti yang mempesona, meskipun ia sendiri berbicara dalam bahasa Aramis, yang pada waktu itu menjadi bahasa pergaulan di Palestina. Yesus dari Nazaret melalui khotbah – khotbahnya yang terbaik dalam kesusastraan dunia. Tokoh – tokoh pada Abad Pertengahan :
    - Tertulanius, hidup antara tahun 150-230
    - Lactantius, hidup sekitar tahun 260- 320. Ia digelari Cicero-nya orang Kristen.
    - Victorianus, hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    - Hirinimus dari Striden (348-420) adalah bapak gereja yang paling terdidik dan berjasa menerjemahkan Kitab Suci.
    - Yohanes Chrisostomus dari Konstantinopel (344-407). Ia dijuluki ‘Mulut Emas’ dan seorang bapak gereja Yunani terbesar. Menurut dia, seni berbicara adalah medium untuk merebut hati pendengar dan mempengaruhi jiwa mereka.
    Sepanjang abad pertengahan, ilmu retorika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalam biara – biara dalam bentuk seni berkhotbah. Di sekitar Perang Salib, kepandaian berbicara dan berkhotbah disalahgunakan. Ahli – ahli khotbah seperti Paus Urbanus ke-2, Sr. Bernardus dari Clrairvaux atau Petrus dari Amiens, mendorong Perang Salib melalui khotbah – khotbah.
    Sekitar akhir abad pertengahan ilmu berkhotbah berkembang pesat di bawah Ordo Dominikan. Pengkhitbah terkenal adalah Savonarola (1452-1498). Ia sangat terampil dalam menggunakan dialektika dan logika.

    4. Pada Zaman Yunani Kuno
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi bbeberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    BalasHapus
  37. Ida Nurlaela3 April 2010 11.50

    lanjutan Ida Nurlaela

    5. Pada Zaman Renaisans dan Humanisme
    Di antara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renaisans di Italia. Muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi – Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali.
    Tokoh – tokohnya :
    - Poggio Bracciolini (1380-1459), adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno.
    - Valla (1407-1457), adalah seorang professor ilmu retorika di kota Pavila, ia berjasa karena menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno.
    - Philip Melanchthon (1497-1560), adalah professor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang lain bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523). Mereka adalah tokoh – tokoh gerakan reformasi yang sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu retorika.

    BalasHapus
  38. Ida Nurlaela3 April 2010 11.52

    Lanjutan Ida Nurlaela

    6. Pada Zaman Modern
    a. Prancis
    Sesudah Revolusi Prancis ilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga di antara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis adalah puncaknya.
    Tokoh – tokohnya :
    - Mirabeaus (1749-1791), adalah ahli pidato terkenal. Ia menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimic yang menarik, pengungkapannya tajam dan logis.
    - Napoleon Bonaparte (1769-1821), adalah seorang dictator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti.
    - Charles De Gaulle (1890-1970), adalah seorang jendral yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan.
    b. Inggris
    Orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Oleh karena itu ilmu retotika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris.
    Di bawah ini ada beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal :
    - Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Di dalam masa ini, ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Tokoh – tokohnya : Thomas Wilson (Quintilianusnya orang Inggris), menulis sebuah buku standar berjudul “seni retorika”(1553),
    Seorang filusuf Francis Bacon (1561-1626) dalam bukunya kemajuan dalam belajar (Der Fortschritt Des Lernens, 1605), William Shakespeare (1564 – 1616)
    - Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini ilmu retorika juga berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwell (1599 – 1560). Ia adalah seorang dictator yang pandai mensugesti massa lewat pidato.
    - Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh – tokoh terkenal adalah William Pitt Senior dan Junior, tokoh lainnya adalah Henry Fox (1705 – 1774), Edmund Burke (1729 – 1797) dan William Gerard Hamilton (1729 – 1796)
    - Masa Kerajaan Viktoria
    Masa ini merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokrates kepada Demokratis pada masa ini terbentuk “kelompok debat” (debating societies) di dalam kelompok debat dilatih teknik berbicara, berpidato, berdiskusi, bedebat, memimpin diskusi atau berkerja menurut proses parlemen.
    Tokoh – tokohnya adalah George Cenniq (1770 – 1827), Richard Cobden (1804 – 1865), John Birght (1811 – 1889), Benyamin Disraeli (1804 – 1881) William Gladestone (1809 – 1898) dan Joseph Chamberlain (1834 – 1914).
    - Abad XX
    Masa ini disebut Zaman Perak seni berpidato inggris. Tokoh – tokohnya adalah
    1. David Lloyed George (1863 – 1945), adalah seorang Politikus dari Wales yang menampilkan ilmu Retorika modern yang bersifat populer, karena berpidato untuk massa rakyat.
    2. WinSton Spencer Churchill (1974 – 1965), adalah politikus inggris terbesar yang mengalami 2 perang dunia. Seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan.

    BalasHapus
  39. Ida Nurlaela3 April 2010 11.53

    Lanjutan Ida Nurlaela

    c. Amerika serikat
    - pada masa awal
    Tokoh - tokoh penting masa ini adalah
    1. Patrick henry (1736 – 1799), adalah seorang gubernur dari bagian Virginia, yang terkenal seruannya “Kebebasan atau Kematian”
    2. john Quincy Adams (1767 – 1848), Presiden Amerika Serikat yang ke 6, dia adalah profesor ilmu retorika.
    3. Thomas Jefferson (1743 – 1826), seorang pemikir terbesar yang menyusun dekrit kemerdekaan Amerika Serikat pada tahun 1776
    4. james monroe (1758 – 1831), adalah presiden Amerika Serikat yang ke 5, ia juga pencetus doktrin monroe.
    - Selama Perang Saudara (1861 – 1865)
    Tokoh – tokohnya :
    1. Henry Clay (1777 – 1852), adalah seorang senator dan anggota kongres, seorang kompromis terkenal, lewat seni berbicara ia menghindarkan perpecahan antara negara bagian Utara dan Selatan.
    2. John Calhoun (1782 – 1850), ia memiliki kepandaian berbicara khususnya dalam diskusi dan debat. Bakat Retorisnya sangat membantu Henry Clay.
    3. Daniel Webster (1782 – 1852)
    - Abad XIX – XX
    Tokoh – tokohnya adalah Theodore Roosevelt (1858 – 1919), Franklin Delano Roosevelt (1882 – 1945), John Fitzgerald Kennedy (1917 – 1963), Robert Francis Kennedy (1925 – 1968), Martin Luther King (1925 – 1968)
    d. Jerman
    Tokoh – tokonya adalah Adolf Hitler (1889 – 1945), Herman Gofring (1893 – 1946), Joseph Goebbels (1897 – 1945)

    BalasHapus
  40. lanjutan (2)
    NAMA : DINA HERAWATI
    KELAS : 2B
    NPM : 082121040

    B. Inggris
    Sebgaiman Bangsa Romawi, bangsa Inggris yakin bahwa kata-kata yang diucapkan memiliki daya untuk mempengaruhi dan menguasai manusia. Oleh karena itu ilmu retorika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris.
    Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal :
    1.) Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Dalam masa ini, ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Thomas Wilson menulis sebuah buku standar berjudul Seni Retorika (1553) yang terkenal dikalangan masyarakat Inggris.
    2.) Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini, Retorika juga berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwel (1599-1650). Dia adalah seorang diktator yang pandai mensugesti massa lewat pidato.
    3.) Masa Jaya antara abad ke-17 dan ke-19
    Dalam abad ini muncul ahli-ahli pidato terkenal di Inggris. Tanpa orang-orang ini, sejarah demokrasi Parlementaris di Inggris akan menjadi lebih miskin.
    Tokoh-tokoh terkenal adalah William Pitt Senior dan Junior. Tokoh lain yang terkenal juga adalah Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Gerard Hamilton (1729-1796).
    4.) Masa Kejayaan Victoria
    Masa ini merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokratis kepada Demokratis. Seorang Teoretikus dalam bidang ilmu retorika pada masa ini adalah Richard Whately, ia menulis sebuah buku berjudul Dasar-dasar Retorika (1828) yang sangat laris, sehingga banyak dicetak ulang.
    Ciri utama retorika pada masa ini adalah kepandaian berpidato keluar dari lingkungan parelmen dan istana lalu memyebar luas di kalanga rakyat jelata.
    5.) Abad XX
    Retorika modern diartikan sebagai seni berbicara atau kemampuan untuk
    berbicara dan berkhotbah (Hendrikus, 1991); sehingga efektivitas penyampaian
    pesan dalam retorika sangat dipengaruhi oleh teknik atau keterampilan berbicara
    komunikator.
    Abad Pertengahan berlangsung selama seribu tahun (400-1400). Di Eropa, selama periode panjang itu, warisan peradaban Yunani diabai¬kan. Pertemuan orang Eropa dengan Islam - yang menyimpan dan mengembangkan khazanah Yunani - dalam Perang Salib menimbulkan Renaissance. Salah seorang pemikir Renaissance yang menarik kembali minat orang pada retorika adalah Peter Ramus. Ia membagi retorika pada dua bagian. Inventio dan dispositio dimasukkannya sebagai bagian logika. Sedangkan retorika hanyalah berkenaan dengan elocutio dan pronuntiatio saja. Taksonomi Ramus berlangsung selama beberapa generasi.

    BalasHapus
  41. Nama : Listiawati
    NPM : 082121007
    Kelas : 2 A


    1. Pada Zaman Yunani Kuno
    Di Yunani para ahli pidato hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    2. Pada Zaman Romawi
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawam Romawi dan Yunani. Orang – orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah – sekolah, para murid dibekali pengetahuan teoretis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat – tempat pengadilan sehingga mereka dapat menyaksikan langsung bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik.
    Tokoh – tokoh pada zaman Romawi Kuno :
    - Cato Senior (234-149), terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara.

    BalasHapus
  42. lanjutan (3)
    NAMA : DINA HERAWATI
    KELAS : 2B
    NPM : 082121040

    Renaissance mengantarkan kita kepada retorika modern. Yang membangun jembatan, menghubungkan Renaissance dengan retorika modern adalah Roger Bacon (1214-1219). Ia bukan saja memperkenalkan metode eksperimental, tetapi juga pentingnya pengetahuan tentang proses psikologis dalam studi retorika. Ia menyatakan, "... kewajiban retorika ialah menggunakan rasio dan imajinasi untuk menggerakkan kemauan secara lebih baik". Rasio, imajinasi, kemauan adalah fakultas-¬fakultas psikologis yang kelak menjadi kajian utama ahli retorika modern.
    Aliran pertama retorika dalam masa modern, yang menekankan proses psikologis, dikenal sebagai aliran epistemologis. Epistemologi membahas "teori pengetahuan"; asal-usul, sifat, metode, dan batas-batas pengetahuan manusia. Para pemikir epistemologis berusaha mengkaji retorika klasik dalam sorotan perkembangan psikologi kognitif (yakni, yang membahas proses mental).
    George Campbell (1719-1796), dalam bukunya The Philosophy of Rhetoric, menelaah tulisan Aristoteles, Cicero, dan Quintillianus dengan pendekatan psikologi fakultas (bukan fakultas psikologi). Psikologi fakultas berusaha menjelaskan sebab-musabab perilaku manusia pada empat fakultas - atau kemampuan jiwa manusia: pemahaman, memori, imajinasi, perasaan, dan kemauan. Retorika, menurut definisi Campbell, haruslah diarahkan kepada upaya "mencerahkan pemahaman, menyenangkan imajinasi, menggerakkan perasaan, dan mempengaruhi kemauan".
    Richard Whately mengembangkan retorika yang dirintis Campbell. Ia mendasarkan teori retorikanya juga pada psikologi fakultas. Hanya saja ia menekankan argumentasi sebagai fokus retorika. Retorika harus mengajarkan bagaimana mencari argumentasi yang tepat dan meng¬organisasikannya secara baik. Baik Whately maupun Campbell me¬nekankan pentingnya menelaah proses berpikir khalayak. Karena itu, retorika yang berorientasi pada khalayak (audience-centered) berutang budi pada kaum epistemologis - aliran pertama retorika modern.
    Aliran retorika modern kedua dikenal sebagai gerakan belles lettres (Bahasa Prancis: tulisan yang indah). Retorika belletris sangat meng¬utamakan keindahan bahasa, segi-segi estetis pesan, kadang-kadang dengan mengabaikan segi informatifnya. Hugh Blair (1718-1800) me¬nulis Lectures on Rhetoric and Belles Lettres. Di sini ia menjelaskan hu¬bungan antara retorika, sastra, dan kritik. Ia memperkenalkan fakultas citarasa (taste), yaitu kemampuan untuk memperoleh kenikmatan dari pertemuan dengan apa pun yang indah. Karena memiliki fakultas cita¬rasa, Anda senang mendengarkan musik yang indah, membaca tulisan yang indah, melihat pemandangan yang indah, atau mencamkan pidato yang indah. Citarasa, kata Blair, mencapai kesempurnaan ketika kenikmatan inderawi dipadukan dengan rasio - ketika rasio dapat menjelaskan sumber-sumber kenikmatan.
    Aliran pertama (epistemologi) dan kedua (belles lettres) terutama memusatkan perhatian mereka pada persiapan pidato - pada penyu¬sunan pesan dan penggunaan bahasa. Aliran ketiga - disebut gerakan elokusionis - justru menekankan teknik penyampaian pidato. Gilbert Austin, misalnya memberikan petunjuk praktis penyampaian pidato, "Pembicara tidak boleh melihat melantur. Ia harus mengarahkan mata¬nya langsung kepada pendengar, dan menjaga ketenangannya. Ia tidak boleh segera melepaskan seluruh suaranya, tetapi mulailah dengan nada yang paling rendah, dan mengeluarkan suaranya sedikit saja; jika ia ingin mendiamkan gumaman orang dan mencengkeram perhatian mereka". James Burgh, misal yang lain, menjelaskan 71 emosi dan cara mengungkapkannya.

    BalasHapus
  43. Lanjutan Tugas Listiawati

    - Marcus Tullius Cicero (106-44), diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam).
    - Galius Iulius Caesar (100-44), seorang diktator. Ahli sejarah Suetonius menulis, “Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, Caesar adalah orang yang paling mashyur dan tepat.”
    - Quintianus (35-100), seorang guru ilmu retorika.

    3. Pada Abad Pertengahan
    Sepanjang abad pertengahan, ilmu retorika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalam biara – biara dalam bentuk seni berkhotbah. Di sekitar Perang Salib, kepandaian berbicara dan berkhotbah disalahgunakan. Ahli – ahli khotbah seperti Paus Urbanus ke-2, Sr. Bernardus dari Clrairvaux atau Petrus dari Amiens, mendorong Perang Salib melalui khotbah – khotbah.
    Sekitar akhir abad pertengahan ilmu berkhotbah berkembang pesat di bawah Ordo Dominikan. Pengkhitbah terkenal adalah Savonarola (1452-1498). Ia sangat terampil dalam menggunakan dialektika dan logika.
    Pendirinya, Yesus dari Nazaret yang hidup sekitar tahun 7 sebelum Masehi sampai 30 sesudah Masehi, adalah seorang pewarta yang memiliki daya tarik dan daya sugesti yang mempesona, meskipun ia sendiri berbicara dalam bahasa Aramis, yang pada waktu itu menjadi bahasa pergaulan di Palestina. Yesus dari Nazaret melalui khotbah – khotbahnya yang terbaik dalam kesusastraan dunia. Tokoh – tokoh pada Abad Pertengahan :
    - Tertulanius, hidup antara tahun 150-230
    - Lactantius, hidup sekitar tahun 260- 320. Ia digelari Cicero-nya orang Kristen.
    - Victorianus, hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    - Hirinimus dari Striden (348-420) adalah bapak gereja yang paling terdidik dan berjasa menerjemahkan Kitab Suci.
    - Yohanes Chrisostomus dari Konstantinopel (344-407). Ia dijuluki ‘Mulut Emas’ dan seorang bapak gereja Yunani terbesar. Menurut dia, seni berbicara adalah medium untuk merebut hati pendengar dan mempengaruhi jiwa mereka.

    4. Pada Zaman Yunani Kuno
    Di Yunani para ahli pidato hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :

    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    BalasHapus
  44. Lanjutan Tugas Listiawati

    5. Pada Zaman Renaisans dan Humanisme
    Di antara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renaisans di Italia. Muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi – Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali.
    Tokoh – tokohnya :
    - Poggio Bracciolini (1380-1459), adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno.
    - Valla (1407-1457), adalah seorang professor ilmu retorika di kota Pavila, ia berjasa karena menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno.
    - Philip Melanchthon (1497-1560), adalah professor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang lain bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523). Mereka adalah tokoh – tokoh gerakan reformasi yang sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu retorika.

    6. Pada Zaman Modern
    a. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan di Prancis penyair – penyair, pengarang, moralis, dan penhotbah – penhotbah terkenal. Sesudah Revolusi Prancis ilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga di antara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis adalah puncaknya.
    Tokoh – tokohnya :
    - Mirabeaus (1749-1791), adalah ahli pidato terkenal. Ia menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimic yang menarik, pengungkapannya tajam dan logis.
    - Napoleon Bonaparte (1769-1821), adalah seorang dictator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti.
    - Charles De Gaulle (1890-1970), adalah seorang jendral yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan.

    BalasHapus
  45. Lanjutan Tugas Listiawati

    . Inggris
    Orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Oleh karena itu ilmu retotika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris.
    Di bawah ini ada beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal :
    - Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Di dalam masa ini, ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Tokoh – tokohnya : Thomas Wilson (Quintilianusnya orang Inggris), menulis sebuah buku standar berjudul “seni retorika”(1553),
    Seorang filusuf Francis Bacon (1561-1626) dalam bukunya kemajuan dalam belajar (Der Fortschritt Des Lernens, 1605), William Shakespeare (1564 – 1616)
    - Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini ilmu retorika juga berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwell (1599 – 1560). Ia adalah seorang dictator yang pandai mensugesti massa lewat pidato.
    - Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh – tokoh terkenal adalah William Pitt Senior dan Junior, tokoh lainnya adalah Henry Fox (1705 – 1774), Edmund Burke (1729 – 1797) dan William Gerard Hamilton (1729 – 1796)
    - Masa Kerajaan Viktoria
    Masa ini merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokrates kepada Demokratis pada masa ini terbentuk “kelompok debat” (debating societies) di dalam kelompok debat dilatih teknik berbicara, berpidato, berdiskusi, bedebat, memimpin diskusi atau berkerja menurut proses parlemen.
    Tokoh – tokohnya adalah George Cenniq (1770 – 1827), Richard Cobden (1804 – 1865), John Birght (1811 – 1889), Benyamin Disraeli (1804 – 1881) William Gladestone (1809 – 1898) dan Joseph Chamberlain (1834 – 1914).
    - Abad XX
    Masa ini disebut Zaman Perak seni berpidato inggris. Tokoh – tokohnya adalah
    1. David Lloyed George (1863 – 1945), adalah seorang Politikus dari Wales yang menampilkan ilmu Retorika modern yang bersifat populer, karena berpidato untuk massa rakyat.
    2. WinSton Spencer Churchill (1974 – 1965), adalah politikus inggris terbesar yang mengalami 2 perang dunia. Seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan.
    c. Amerika serikat
    - pada masa awal
    Tokoh - tokoh penting masa ini adalah
    1. Patrick henry (1736 – 1799), adalah seorang gubernur dari bagian Virginia, yang terkenal seruannya “Kebebasan atau Kematian”
    2. john Quincy Adams (1767 – 1848), Presiden Amerika Serikat yang ke 6, dia adalah profesor ilmu retorika.
    3. Thomas Jefferson (1743 – 1826), seorang pemikir terbesar yang menyusun dekrit kemerdekaan Amerika Serikat pada tahun 1776
    4. james monroe (1758 – 1831), adalah presiden Amerika Serikat yang ke 5, ia juga pencetus doktrin monroe.
    - Selama Perang Saudara (1861 – 1865)
    Tokoh – tokohnya :
    1. Henry Clay (1777 – 1852), adalah seorang senator dan anggota kongres, seorang kompromis terkenal, lewat seni berbicara ia menghindarkan perpecahan antara negara bagian Utara dan Selatan.
    2. John Calhoun (1782 – 1850), ia memiliki kepandaian berbicara khususnya dalam diskusi dan debat. Bakat Retorisnya sangat membantu Henry Clay.
    3. Daniel Webster (1782 – 1852)
    - Abad XIX – XX
    Tokoh – tokohnya :
    1. Theodore Roosevelt (1858 – 1919)
    2. Franklin Delano Roosevelt (1882 – 1945)
    3. John Fitzgerald Kennedy (1917 – 1963)
    4. Robert Francis Kennedy (1925 – 1968)
    5. Martin Luther King (1925 – 1968)
    d. Jerman
    Tokoh – tokonya :
    1. Adolf Hitler (1889 – 1945)
    2. Herman Gofring (1893 – 1946)
    3. Joseph Goebbels (1897 – 1945)

    BalasHapus
  46. Nama : Yanti Susanti
    NPM : 082121008
    Kelas : 2 A


    1. Pada Zaman Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad ke-5 mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    2. Pada Zaman Romawi
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawam Romawi dan Yunani. Orang – orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah – sekolah, para murid dibekali pengetahuan teoretis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat – tempat pengadilan sehingga mereka dapat menyaksikan langsung bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik.

    BalasHapus
  47. lanjutan Yanti Susanti

    Tokoh – tokoh pada zaman Romawi Kuno :
    - Cato Senior (234-149), terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara.
    - Marcus Tullius Cicero (106-44), diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam).
    - Galius Iulius Caesar (100-44), seorang diktator. Ahli sejarah Suetonius menulis, “Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, Caesar adalah orang yang paling mashyur dan tepat.”
    - Quintianus (35-100), seorang guru ilmu retorika.

    3. Pada Abad Pertengahan
    Sepanjang abad pertengahan, ilmu retorika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalam biara – biara dalam bentuk seni berkhotbah. Di sekitar Perang Salib, kepandaian berbicara dan berkhotbah disalahgunakan. Ahli – ahli khotbah seperti Paus Urbanus ke-2, Sr. Bernardus dari Clrairvaux atau Petrus dari Amiens, mendorong Perang Salib melalui khotbah – khotbah.
    Sekitar akhir abad pertengahan ilmu berkhotbah berkembang pesat di bawah Ordo Dominikan. Pengkhitbah terkenal adalah Savonarola (1452-1498). Ia sangat terampil dalam menggunakan dialektika dan logika.
    Pendirinya, Yesus dari Nazaret yang hidup sekitar tahun 7sebelum Masehi sampai 30 sesudah Masehi, adalah seorang pewarta yang memiliki daya tarik dan daya sugesti yang mempesona, meskipun ia sendiri berbicara dalam bahasa Aramis, yang pada waktu itu menjadi bahasa pergaulan di Palestina. Yesus dari Nazaret melalui khotbah – khotbahnya yang terbaik dalam kesusastraan dunia. Tokoh – tokoh pada Abad Pertengahan :
    - Tertulanius, hidup antara tahun 150-230
    - Lactantius, hidup sekitar tahun 260- 320. Ia digelari Cicero-nya orang Kristen.
    - Victorianus, hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    - Hirinimus dari Striden (348-420) adalah bapak gereja yang paling terdidik dan berjasa menerjemahkan Kitab Suci.
    - Yohanes Chrisostomus dari Konstantinopel (344-407). Ia dijuluki ‘Mulut Emas’ dan seorang bapak gereja Yunani terbesar. Menurut dia, seni berbicara adalah medium untuk merebut hati pendengar dan mempengaruhi jiwa mereka.

    BalasHapus
  48. Lanjutan Yanti Susanti

    4. Pada Zaman Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi bbeberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    5. Pada Zaman Renaisans dan Humanisme
    Di antara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renaisans di Italia. Muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi – Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali.
    Tokoh – tokohnya :
    - Poggio Bracciolini (1380-1459), adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno.
    - Valla (1407-1457), adalah seorang professor ilmu retorika di kota Pavila, ia berjasa karena menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno.
    - Philip Melanchthon (1497-1560), adalah professor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang lain bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523). Mereka adalah tokoh – tokoh gerakan reformasi yang sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu retorika.

    BalasHapus
  49. lanjutan (4)
    NAMA : DINA HERAWATI
    KELAS : 2B
    NPM : 082121040

    Dalam perkembangan, gerakan elokusionis dikritik karena per¬hatian - dan kesetiaan - yang berlebihan pada teknik. Ketika mengikuti kaum elokusionis, pembicara tidak lagi berbicara dan bergerak secara spontan. Gerakannya menjadi artifisial. Walaupun begitu, kaum elokusionis telah berjaya dalam melakukan penelitian empiris sebelum merumuskan "resep-resep" penyampaian pidato. Retorika kini tidak lagi ilmu berdasarkan semata-mata "otak-atik otak" atau hasil perenungan rasional saja. Retorika, seperti disiplin yang lain, dirumuskan dari hasil penelitian empiris.
    Pada abad kedua puluh, retorika mengambil manfaat dari perkem¬bangan ilmu pengetahuan modern - khususnya ilmu-ilmu perilaku seperti psikologi dan sosiologi. Istilah retorika pun mulai digeser oleh speech, speech communication, atau oral communication, atau public speak¬ing. Di bawah ini diperkenalkan sebagian dari tokoh-tokoh retorika mutakhir:
    1. James A Winans
    Ia adalah perintis penggunaan psikologi modern dalam pidatonya. Bukunya, Public Speaking, terbit tahun 1917 mempergunakan teori psikologi dari William James dan E.B. Tichener. Sesuai dengan teori James bahwa tindakan ditentukan oleh perhatian, Winans, men¬definisikan persuasi sebagai "proses menumbuhkan perhatian yang memadai baik dan tidak terbagi terhadap proposisi-propo¬sisi". Ia menerangkan pentingnya membangkitkan emosi melalui motif-motif psikologis seperti kepentingan pribadi, kewajiban sosial dan kewajiban agama. Cara berpidato yang bersifat percakapan (conversation) dan teknik-teknik penyampaian pidato merupakan pembahasan yang amat berharga. Winans adalah pendiri Speech Communication Association of America (1950).
    2. Charles Henry Woolbert
    Ia pun termasuk pendiri the Speech Communication Association of America. Kali ini psikologi yang amat mempengaruhinya adalah behaviorisme dari John B. Watson. Tidak heran kalau Woolbert memandang "Speech Communication" sebagai ilmu tingkah laku. Baginya, proses penyusunan pidato adalah kegiatan seluruh orga¬nisme. Pidato merupakan ungkapan kepribadian. Logika adalah da¬sar utama persuasi. Dalam penyusunan persiapan pidato, menurut Woolbert harus diperhatikan hal-hal berikut: (1) teliti tujuannya, (2) ketahui khalayak dan situasinya, (3) tentukan proposisi yang cocok dengan khalayak dan situasi tersebut, (4) pilih kalimat-ka¬limat yang dipertalikan secara logis. Bukunya yang terkenal adalah The Fundamental of Speech.

    BalasHapus
  50. Lanjutan Yanti Susanti

    6. Pada Zaman Modern
    a. Prancis
    Sesudah Revolusi Prancis ilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga di antara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis adalah puncaknya.
    Tokoh – tokohnya :
    - Mirabeaus (1749-1791), adalah ahli pidato terkenal. Ia menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimic yang menarik, pengungkapannya tajam dan logis.
    - Napoleon Bonaparte (1769-1821), adalah seorang dictator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti.
    - Charles De Gaulle (1890-1970), adalah seorang jendral yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan.
    b. Inggris
    Orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Oleh karena itu ilmu retotika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris.
    Di bawah ini ada beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal :
    - Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Di dalam masa ini, ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Tokoh – tokohnya : Thomas Wilson (Quintilianusnya orang Inggris), menulis sebuah buku standar berjudul “seni retorika”(1553),
    Seorang filusuf Francis Bacon (1561-1626) dalam bukunya kemajuan dalam belajar (Der Fortschritt Des Lernens, 1605), William Shakespeare (1564 – 1616)
    - Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini ilmu retorika juga berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwell (1599 – 1560). Ia adalah seorang dictator yang pandai mensugesti massa lewat pidato.
    - Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh – tokoh terkenal adalah William Pitt Senior dan Junior, tokoh lainnya adalah Henry Fox (1705 – 1774), Edmund Burke (1729 – 1797) dan William Gerard Hamilton (1729 – 1796)
    - Masa Kerajaan Viktoria
    Masa ini merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokrates kepada Demokratis pada masa ini terbentuk “kelompok debat” (debating societies) di dalam kelompok debat dilatih teknik berbicara, berpidato, berdiskusi, bedebat, memimpin diskusi atau berkerja menurut proses parlemen.
    Tokoh – tokohnya adalah George Cenniq (1770 – 1827), Richard Cobden (1804 – 1865), John Birght (1811 – 1889), Benyamin Disraeli (1804 – 1881) William Gladestone (1809 – 1898) dan Joseph Chamberlain (1834 – 1914).

    BalasHapus
  51. Lanjutan Yanti Susanti

    - Abad XX
    Masa ini disebut Zaman Perak seni berpidato inggris. Tokoh – tokohnya adalah
    1. David Lloyed George (1863 – 1945), adalah seorang Politikus dari Wales yang menampilkan ilmu Retorika modern yang bersifat populer, karena berpidato untuk massa rakyat.
    2. WinSton Spencer Churchill (1974 – 1965), adalah politikus inggris terbesar yang mengalami 2 perang dunia. Seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan.
    c. Amerika serikat
    - pada masa awal
    Tokoh - tokoh penting masa ini adalah
    1. Patrick henry (1736 – 1799), adalah seorang gubernur dari bagian Virginia, yang terkenal seruannya “Kebebasan atau Kematian”
    2. john Quincy Adams (1767 – 1848), Presiden Amerika Serikat yang ke 6, dia adalah profesor ilmu retorika.
    3. Thomas Jefferson (1743 – 1826), seorang pemikir terbesar yang menyusun dekrit kemerdekaan Amerika Serikat pada tahun 1776
    4. james monroe (1758 – 1831), adalah presiden Amerika Serikat yang ke 5, ia juga pencetus doktrin monroe.
    - Selama Perang Saudara (1861 – 1865)
    Tokoh – tokohnya :
    1. Henry Clay (1777 – 1852), adalah seorang senator dan anggota kongres, seorang kompromis terkenal, lewat seni berbicara ia menghindarkan perpecahan antara negara bagian Utara dan Selatan.
    2. John Calhoun (1782 – 1850), ia memiliki kepandaian berbicara khususnya dalam diskusi dan debat. Bakat Retorisnya sangat membantu Henry Clay.
    3. Daniel Webster (1782 – 1852)
    - Abad XIX – XX
    Tokoh – tokohnya :
    1. Theodore Roosevelt (1858 – 1919)
    2. Franklin Delano Roosevelt (1882 – 1945)
    3. John Fitzgerald Kennedy (1917 – 1963)
    4. Robert Francis Kennedy (1925 – 1968)
    5. Martin Luther King (1925 – 1968)
    d. Jerman
    Tokoh – tokonya :
    1. Adolf Hitler (1889 – 1945)
    2. Herman Gofring (1893 – 1946)
    3. Joseph Goebbels (1897 – 1945)

    BalasHapus
  52. lanjutan (5)terakhir
    NAMA : DINA HERAWATI
    KELAS : 2B
    NPM : 082121040
    3. William Noorwood Brigance
    Berbeda dengan Woolbert yang menitikberatkan logika, Brigance menekankan faktor keinginan (desire) sebagai dasar persuasi. "Keyakinan", ujar Brigance, "jarang merupakan hasil pemikiran. Ki¬ta cenderung mempercayai apa yang membangkitkan keinginan kita, ketakutan kita dan emosi kita". Persuasi meliputi empat unsur: (1) rebut perhatian pendengar, (2) usahakan pendengar untuk mempercayai kemampuan dan karakter Anda, (3) dasarkanlah pemikiran pada keinginan, dan (4) kembangkan setiap gagasan sesuai dengan sikap pendengar.
    4. Alan H. Monroe
    Bukunya, Principles and Types of Speech, banyak kita pergunakan dalam buku ini. Dimulai pada pertengahan tahun 20-an Monroe beserta stafnya meneliti proses motivasi (motivating process). Jasa, Monroe yang terbesar adalah cara organisasi pesan. Menurut Monroe, pesan harus disusun berdasarkan proses berpikir manusia yang disebutnya motivated sequence.
    Beberapa sarjana retorika modern lainnya yang patut kita sebut antara lain A.E. Philips (Effective Speaking, 1908), Brembeck dan Howell (Per¬suasion: A Means of Social Control, 1952), R.T. Oliver (Psychology of Per¬suasive Speech, 1942). Di Jerman, selain tokoh "notorious" Hitler, dengan bukunya Mein Kampf, maka Naumann (Die Kunst der Rede, 1941), Dessoir (Die Rede als Kunst, 1984) dan Damachke (Volkstumliche Redekunst, 1918) adalah pelopor retorika modern juga.
    Dewasa ini retorika sebagai public speaking, oral communication, atau speech communication -diajarkan dan diteliti secara ilmiah di lingkungan akademis. Pada waktu mendatang, ilmu ini tampaknya akan diberikan juga pada mahasiswa-mahasiswa di luar ilmu sosial. Dr. Charles Hurst mengadakan penelitian tentang pengaruh speech courses terhadap pres¬tasi akademis mahasiswa. Hasilnya membuktikan bahwa pengaruh itu cukup berarti. Mahasiswa yang memperoleh pelajaran speech (speech group) mendapat skor yang lebih tinggi dalam tes belajar dan berpikir, lebih terampil dalam studi dan lebih baik dalam hasil akademisnya dibanding dengan mahasiswa yang tidak memperoleh ajaran itu. Hurst menyimpulkan:
    Data penelitian ini menunjukkan dengan jelas bahwa kuliah speech tingkat dasar adalah agen synthesa, yang memberikan dasar skematis bagi mahasiswa untuk berpikir lebih teratur dan memperoleh penguasaan yang lebih baik terhadap aneka fenomena yang membentuk kepribadian.
    Penelitian ini menjadi penting bagi kita, bukan karena dilengkapi dengan data statistik yang meyakinkan atau karena berhasil memberikan gelar doktor bagi Hurst, tetapi karena erat kaitannya dengan prospek retorika di masa depan.

    BalasHapus
  53. Nama : Ema Nuraidah
    NPM : 082121001
    Kelas : 2 A


    1. Pada Zaman Yunani Kuno
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.

    2. Pada Zaman Romawi
    Tokoh – tokoh pada zaman Romawi Kuno :
    - Cato Senior (234-149), terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara.
    - Marcus Tullius Cicero (106-44), diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam).
    - Galius Iulius Caesar (100-44), seorang diktator. Ahli sejarah Suetonius menulis, “Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, Caesar adalah orang yang paling mashyur dan tepat.”
    - Quintianus (35-100), seorang guru ilmu retorika.
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawam Romawi dan Yunani. Orang – orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah – sekolah, para murid dibekali pengetahuan teoretis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat – tempat pengadilan sehingga mereka dapat menyaksikan langsung bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik.

    BalasHapus
  54. Lanjutan Ema Nuraidah

    3. Pada Abad Pertengahan
    Pendirinya, Yesus dari Nazaret yang hidup sekitar tahun 7sebelum Masehi sampai 30 sesudah Masehi, adalah seorang pewarta yang memiliki daya tarik dan daya sugesti yang mempesona, meskipun ia sendiri berbicara dalam bahasa Aramis, yang pada waktu itu menjadi bahasa pergaulan di Palestina. Yesus dari Nazaret melalui khotbah – khotbahnya yang terbaik dalam kesusastraan dunia. Tokoh – tokoh pada Abad Pertengahan :
    - Tertulanius, hidup antara tahun 150-230
    - Lactantius, hidup sekitar tahun 260- 320. Ia digelari Cicero-nya orang Kristen.
    - Victorianus, hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    - Hirinimus dari Striden (348-420) adalah bapak gereja yang paling terdidik dan berjasa menerjemahkan Kitab Suci.
    - Yohanes Chrisostomus dari Konstantinopel (344-407). Ia dijuluki ‘Mulut Emas’ dan seorang bapak gereja Yunani terbesar. Menurut dia, seni berbicara adalah medium untuk merebut hati pendengar dan mempengaruhi jiwa mereka.
    Sepanjang abad pertengahan, ilmu retorika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalam biara – biara dalam bentuk seni berkhotbah. Di sekitar Perang Salib, kepandaian berbicara dan berkhotbah disalahgunakan. Ahli – ahli khotbah seperti Paus Urbanus ke-2, Sr. Bernardus dari Clrairvaux atau Petrus dari Amiens, mendorong Perang Salib melalui khotbah – khotbah.
    Sekitar akhir abad pertengahan ilmu berkhotbah berkembang pesat di bawah Ordo Dominikan. Pengkhitbah terkenal adalah Savonarola (1452-1498). Ia sangat terampil dalam menggunakan dialektika dan logika.

    4. Pada Zaman Yunani Kuno
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.

    BalasHapus
  55. Lanjutan Ema Nuraidah

    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.

    5. Pada Zaman Renaisans dan Humanisme
    Di antara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renaisans di Italia. Muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi – Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali.
    Tokoh – tokohnya :
    - Poggio Bracciolini (1380-1459), adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno.
    - Valla (1407-1457), adalah seorang professor ilmu retorika di kota Pavila, ia berjasa karena menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno.
    - Philip Melanchthon (1497-1560), adalah professor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang lain bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523). Mereka adalah tokoh – tokoh gerakan reformasi yang sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu retorika.

    6. Pada Zaman Modern
    a. Prancis
    Sesudah Revolusi Prancis ilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga di antara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis adalah puncaknya.
    Tokoh – tokohnya :
    - Mirabeaus (1749-1791), adalah ahli pidato terkenal. Ia menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimic yang menarik, pengungkapannya tajam dan logis.
    - Napoleon Bonaparte (1769-1821), adalah seorang dictator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti.
    - Charles De Gaulle (1890-1970), adalah seorang jendral yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan.

    BalasHapus
  56. Lanjutan Ema Nuraidah

    b. Inggris
    Orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Oleh karena itu ilmu retotika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris.
    Di bawah ini ada beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal :
    - Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Di dalam masa ini, ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Tokoh – tokohnya : Thomas Wilson (Quintilianusnya orang Inggris), menulis sebuah buku standar berjudul “seni retorika”(1553),
    Seorang filusuf Francis Bacon (1561-1626) dalam bukunya kemajuan dalam belajar (Der Fortschritt Des Lernens, 1605), William Shakespeare (1564 – 1616)
    - Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini ilmu retorika juga berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwell (1599 – 1560). Ia adalah seorang dictator yang pandai mensugesti massa lewat pidato.
    - Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh – tokoh terkenal adalah William Pitt Senior dan Junior, tokoh lainnya adalah Henry Fox (1705 – 1774), Edmund Burke (1729 – 1797) dan William Gerard Hamilton (1729 – 1796)
    - Masa Kerajaan Viktoria
    Masa ini merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokrates kepada Demokratis pada masa ini terbentuk “kelompok debat” (debating societies) di dalam kelompok debat dilatih teknik berbicara, berpidato, berdiskusi, bedebat, memimpin diskusi atau berkerja menurut proses parlemen.
    Tokoh – tokohnya adalah George Cenniq (1770 – 1827), Richard Cobden (1804 – 1865), John Birght (1811 – 1889), Benyamin Disraeli (1804 – 1881) William Gladestone (1809 – 1898) dan Joseph Chamberlain (1834 – 1914).
    - Abad XX
    Masa ini disebut Zaman Perak seni berpidato inggris. Tokoh – tokohnya adalah
    1. David Lloyed George (1863 – 1945), adalah seorang Politikus dari Wales yang menampilkan ilmu Retorika modern yang bersifat populer, karena berpidato untuk massa rakyat.
    2. WinSton Spencer Churchill (1974 – 1965), adalah politikus inggris terbesar yang mengalami 2 perang dunia. Seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan.
    c. Amerika serikat
    - pada masa awal
    Tokoh - tokoh penting masa ini adalah
    1. Patrick henry (1736 – 1799), adalah seorang gubernur dari bagian Virginia, yang terkenal seruannya “Kebebasan atau Kematian”
    2. john Quincy Adams (1767 – 1848), Presiden Amerika Serikat yang ke 6, dia adalah profesor ilmu retorika.
    3. Thomas Jefferson (1743 – 1826), seorang pemikir terbesar yang menyusun dekrit kemerdekaan Amerika Serikat pada tahun 1776
    4. james monroe (1758 – 1831), adalah presiden Amerika Serikat yang ke 5, ia juga pencetus doktrin monroe.
    - Selama Perang Saudara (1861 – 1865)
    Tokoh – tokohnya :
    1. Henry Clay (1777 – 1852), adalah seorang senator dan anggota kongres, seorang kompromis terkenal, lewat seni berbicara ia menghindarkan perpecahan antara negara bagian Utara dan Selatan.
    2. John Calhoun (1782 – 1850), ia memiliki kepandaian berbicara khususnya dalam diskusi dan debat. Bakat Retorisnya sangat membantu Henry Clay.
    3. Daniel Webster (1782 – 1852)
    - Abad XIX – XX
    Tokoh – tokohnya :
    1) Theodore Roosevelt (1858 – 1919)
    2) Franklin Delano Roosevelt (1882 – 1945)
    3) John Fitzgerald Kennedy (1917 – 1963)
    4) Robert Francis Kennedy (1925 – 1968)
    5) Martin Luther King (1925 – 1968)
    d. Jerman
    Tokoh – tokonya :
    1) Adolf Hitler (1889 – 1945)
    2) Herman Gofring (1893 – 1946)
    3) Joseph Goebbels (1897 – 1945)

    BalasHapus
  57. Nama : Ai Yani Yanuarti
    NPM : 082121014
    Kelas : 2 A


    1. Pada Zaman Yunani Kuno
    Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, berkat sebuah pidato yang di ucapkannya bagi para pahlawan di Athena, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi bbeberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    2. Pada Zaman Romawi
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawam Romawi dan Yunani. Orang – orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah – sekolah, para murid dibekali pengetahuan teoretis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat – tempat pengadilan sehingga mereka dapat menyaksikan langsung bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik.
    Tokoh – tokoh pada zaman Romawi Kuno :
    - Cato Senior (234-149), terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara.
    - Marcus Tullius Cicero (106-44), diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam).
    - Galius Iulius Caesar (100-44), seorang diktator. Ahli sejarah Suetonius menulis, “Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, Caesar adalah orang yang paling mashyur dan tepat.”
    - Quintianus (35-100), seorang guru ilmu retorika.

    BalasHapus
  58. Lanjutan Ai Yani Yanuarti

    3. Pada Abad Pertengahan
    Tokoh – tokoh pada Abad Pertengahan :
    - Tertulanius, hidup antara tahun 150-230
    - Lactantius, hidup sekitar tahun 260- 320. Ia digelari Cicero-nya orang Kristen.
    - Victorianus, hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    - Hirinimus dari Striden (348-420) adalah bapak gereja yang paling terdidik dan berjasa menerjemahkan Kitab Suci.
    - Yohanes Chrisostomus dari Konstantinopel (344-407). Ia dijuluki ‘Mulut Emas’ dan seorang bapak gereja Yunani terbesar. Menurut dia, seni berbicara adalah medium untuk merebut hati pendengar dan mempengaruhi jiwa mereka.
    Sepanjang abad pertengahan, ilmu retorika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalam biara – biara dalam bentuk seni berkhotbah. Di sekitar Perang Salib, kepandaian berbicara dan berkhotbah disalahgunakan. Ahli – ahli khotbah seperti Paus Urbanus ke-2, Sr. Bernardus dari Clrairvaux atau Petrus dari Amiens, mendorong Perang Salib melalui khotbah – khotbah.
    Sekitar akhir abad pertengahan ilmu berkhotbah berkembang pesat di bawah Ordo Dominikan. Pengkhitbah terkenal adalah Savonarola (1452-1498). Ia sangat terampil dalam menggunakan dialektika dan logika.

    4. Pada Zaman Yunani Kuno
    Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi bbeberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    BalasHapus
  59. Lanjutan Ai Yani Yanuarti

    5. Pada Zaman Renaisans dan Humanisme
    Di antara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renaisans di Italia. Muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi – Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali.
    Tokoh – tokohnya :
    - Poggio Bracciolini (1380-1459), adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno.
    - Valla (1407-1457), adalah seorang professor ilmu retorika di kota Pavila, ia berjasa karena menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno.
    - Philip Melanchthon (1497-1560), adalah professor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang lain bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523). Mereka adalah tokoh – tokoh gerakan reformasi yang sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu retorika.

    6. Pada Zaman Modern
    a. Prancis
    Sesudah Revolusi Prancis ilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga di antara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis adalah puncaknya.
    Tokoh – tokohnya :
    - Mirabeaus (1749-1791), adalah ahli pidato terkenal. Ia menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimic yang menarik, pengungkapannya tajam dan logis.
    - Napoleon Bonaparte (1769-1821), adalah seorang dictator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti.
    - Charles De Gaulle (1890-1970), adalah seorang jendral yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan.
    b. Inggris
    Orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Oleh karena itu ilmu retotika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris.
    Di bawah ini ada beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal :
    - Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Di dalam masa ini, ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Tokoh – tokohnya : Thomas Wilson (Quintilianusnya orang Inggris), menulis sebuah buku standar berjudul “seni retorika”(1553),
    Seorang filusuf Francis Bacon (1561-1626) dalam bukunya kemajuan dalam belajar (Der Fortschritt Des Lernens, 1605), William Shakespeare (1564 – 1616)
    - Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini ilmu retorika juga berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwell (1599 – 1560). Ia adalah seorang dictator yang pandai mensugesti massa lewat pidato.
    - Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh – tokoh terkenal adalah William Pitt Senior dan Junior, tokoh lainnya adalah Henry Fox (1705 – 1774), Edmund Burke (1729 – 1797) dan William Gerard Hamilton (1729 – 1796)
    - Masa Kerajaan Viktoria
    Masa ini merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokrates kepada Demokratis pada masa ini terbentuk “kelompok debat” (debating societies) di dalam kelompok debat dilatih teknik berbicara, berpidato, berdiskusi, bedebat, memimpin diskusi atau berkerja menurut proses parlemen.
    Tokoh – tokohnya adalah George Cenniq (1770 – 1827), Richard Cobden (1804 – 1865), John Birght (1811 – 1889), Benyamin Disraeli (1804 – 1881) William Gladestone (1809 – 1898) dan Joseph Chamberlain (1834 – 1914).
    - Abad XX
    Masa ini disebut Zaman Perak seni berpidato inggris. Tokoh – tokohnya adalah
    1. David Lloyed George (1863 – 1945), adalah seorang Politikus dari Wales yang menampilkan ilmu Retorika modern yang bersifat populer, karena berpidato untuk massa rakyat.
    2. WinSton Spencer Churchill (1974 – 1965), adalah politikus inggris terbesar yang mengalami 2 perang dunia. Seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan.

    BalasHapus
  60. Lanjutan Ai Yani Yanuarti

    c. Amerika serikat
    - pada masa awal
    Tokoh - tokoh penting masa ini adalah
    1. Patrick henry (1736 – 1799), adalah seorang gubernur dari bagian Virginia, yang terkenal seruannya “Kebebasan atau Kematian”
    2. john Quincy Adams (1767 – 1848), Presiden Amerika Serikat yang ke 6, dia adalah profesor ilmu retorika.
    3. Thomas Jefferson (1743 – 1826), seorang pemikir terbesar yang menyusun dekrit kemerdekaan Amerika Serikat pada tahun 1776
    4. james monroe (1758 – 1831), adalah presiden Amerika Serikat yang ke 5, ia juga pencetus doktrin monroe.
    - Selama Perang Saudara (1861 – 1865)
    Tokoh – tokohnya :
    1. Henry Clay (1777 – 1852), adalah seorang senator dan anggota kongres, seorang kompromis terkenal, lewat seni berbicara ia menghindarkan perpecahan antara negara bagian Utara dan Selatan.
    2. John Calhoun (1782 – 1850), ia memiliki kepandaian berbicara khususnya dalam diskusi dan debat. Bakat Retorisnya sangat membantu Henry Clay.
    3. Daniel Webster (1782 – 1852)
    - Abad XIX – XX
    Tokoh – tokohnya :
    1. Theodore Roosevelt (1858 – 1919)
    2. Franklin Delano Roosevelt (1882 – 1945)
    3. John Fitzgerald Kennedy (1917 – 1963)
    4. Robert Francis Kennedy (1925 – 1968)
    5. Martin Luther King (1925 – 1968)
    d. Jerman
    Tokoh – tokonya :
    1. Adolf Hitler (1889 – 1945)
    2. Herman Gofring (1893 – 1946)
    3. Joseph Goebbels (1897 – 1945)

    BalasHapus
  61. Nama : Asri Nurul F
    NPM : 082121036
    Kelas : 2 A



    1. Pada Zaman Yunani Kuno
    Sejak abad ke-5 mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi bbeberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    2. Pada Zaman Romawi
    Orang – orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah – sekolah, para murid dibekali pengetahuan teoretis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat – tempat pengadilan sehingga mereka dapat menyaksikan langsung bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik.
    Tokoh – tokoh pada zaman Romawi Kuno :
    - Cato Senior (234-149), terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara.
    - Marcus Tullius Cicero (106-44), diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam).
    - Galius Iulius Caesar (100-44), seorang diktator. Ahli sejarah Suetonius menulis, “Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, Caesar adalah orang yang paling mashyur dan tepat.”
    - Quintianus (35-100), seorang guru ilmu retorika.

    3. Pada Abad Pertengahan
    Pendirinya, Yesus dari Nazaret yang hidup sekitar tahun 7sebelum Masehi sampai 30 sesudah Masehi, adalah seorang pewarta yang memiliki daya tarik dan daya sugesti yang mempesona, meskipun ia sendiri berbicara dalam bahasa Aramis, yang pada waktu itu menjadi bahasa pergaulan di Palestina. Yesus dari Nazaret melalui khotbah – khotbahnya yang terbaik dalam kesusastraan dunia. Tokoh – tokoh pada Abad Pertengahan :
    - Tertulanius, hidup antara tahun 150-230
    - Lactantius, hidup sekitar tahun 260- 320. Ia digelari Cicero-nya orang Kristen.
    - Victorianus, hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    - Hirinimus dari Striden (348-420) adalah bapak gereja yang paling terdidik dan berjasa menerjemahkan Kitab Suci.
    - Yohanes Chrisostomus dari Konstantinopel (344-407). Ia dijuluki ‘Mulut Emas’ dan seorang bapak gereja Yunani terbesar. Menurut dia, seni berbicara adalah medium untuk merebut hati pendengar dan mempengaruhi jiwa mereka.
    Sepanjang abad pertengahan, ilmu retorika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalam biara – biara dalam bentuk seni berkhotbah. Di sekitar Perang Salib, kepandaian berbicara dan berkhotbah disalahgunakan. Ahli – ahli khotbah seperti Paus Urbanus ke-2, Sr. Bernardus dari Clrairvaux atau Petrus dari Amiens, mendorong Perang Salib melalui khotbah – khotbah.
    Sekitar akhir abad pertengahan ilmu berkhotbah berkembang pesat di bawah Ordo Dominikan. Pengkhitbah terkenal adalah Savonarola (1452-1498). Ia sangat terampil dalam menggunakan dialektika dan logika.

    BalasHapus
  62. Lanjutan Asri Nurul F

    4. Pada Zaman Yunani Kuno
    Sejak abad ke-5 mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi bbeberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    5. Pada Zaman Renaisans dan Humanisme
    Tokoh – tokohnya :
    - Poggio Bracciolini (1380-1459), adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno.
    - Valla (1407-1457), adalah seorang professor ilmu retorika di kota Pavila, ia berjasa karena menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno.
    - Philip Melanchthon (1497-1560), adalah professor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang lain bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523). Mereka adalah tokoh – tokoh gerakan reformasi yang sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu retorika.

    BalasHapus
  63. Lanjutan Asri Nurul F

    6. Pada Zaman Modern
    a. Prancis
    Sesudah Revolusi Prancis ilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga di antara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis adalah puncaknya.
    Tokoh – tokohnya :
    - Mirabeaus (1749-1791), adalah ahli pidato terkenal. Ia menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimic yang menarik, pengungkapannya tajam dan logis.
    - Napoleon Bonaparte (1769-1821), adalah seorang dictator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti.
    - Charles De Gaulle (1890-1970), adalah seorang jendral yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan.

    b. Inggris
    Orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Oleh karena itu ilmu retotika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris.
    Di bawah ini ada beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal :
    - Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Di dalam masa ini, ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Tokoh – tokohnya : Thomas Wilson (Quintilianusnya orang Inggris), menulis sebuah buku standar berjudul “seni retorika”(1553),
    Seorang filusuf Francis Bacon (1561-1626) dalam bukunya kemajuan dalam belajar (Der Fortschritt Des Lernens, 1605), William Shakespeare (1564 – 1616)
    - Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini ilmu retorika juga berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwell (1599 – 1560). Ia adalah seorang dictator yang pandai mensugesti massa lewat pidato.
    - Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh – tokoh terkenal adalah William Pitt Senior dan Junior, tokoh lainnya adalah Henry Fox (1705 – 1774), Edmund Burke (1729 – 1797) dan William Gerard Hamilton (1729 – 1796)

    BalasHapus
  64. Lanjutan Asri Nurul F

    - Masa Kerajaan Viktoria
    Masa ini merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokrates kepada Demokratis pada masa ini terbentuk “kelompok debat” (debating societies) di dalam kelompok debat dilatih teknik berbicara, berpidato, berdiskusi, bedebat, memimpin diskusi atau berkerja menurut proses parlemen.
    Tokoh – tokohnya adalah George Cenniq (1770 – 1827), Richard Cobden (1804 – 1865), John Birght (1811 – 1889), Benyamin Disraeli (1804 – 1881) William Gladestone (1809 – 1898) dan Joseph Chamberlain (1834 – 1914).
    - Abad XX
    Masa ini disebut Zaman Perak seni berpidato inggris. Tokoh – tokohnya adalah
    1. David Lloyed George (1863 – 1945), adalah seorang Politikus dari Wales yang menampilkan ilmu Retorika modern yang bersifat populer, karena berpidato untuk massa rakyat.
    2. WinSton Spencer Churchill (1974 – 1965), adalah politikus inggris terbesar yang mengalami 2 perang dunia. Seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan.
    c. Amerika serikat
    - pada masa awal
    Tokoh - tokoh penting masa ini adalah
    1. Patrick henry (1736 – 1799)
    2. john Quincy Adams (1767 – 1848)
    3. Thomas Jefferson (1743 – 1826)
    4. james monroe (1758 – 1831)
    Tokoh – tokohnya :
    1. Henry Clay (1777 – 1852)
    2. John Calhoun (1782 – 1850)
    3. Daniel Webster (1782 – 1852)
    - Abad XIX – XX
    Tokoh – tokohnya :
    1. Theodore Roosevelt (1858 – 1919)
    2. Franklin Delano Roosevelt (1882 – 1945)
    3. John Fitzgerald Kennedy (1917 – 1963)
    4. Robert Francis Kennedy (1925 – 1968)
    5. Martin Luther King (1925 – 1968)
    d. Jerman
    Tokoh – tokonya :
    1. Adolf Hitler (1889 – 1945)
    2. Herman Gofring (1893 – 1946)
    3. Joseph Goebbels (1897 – 1945)

    BalasHapus
  65. Nama : Cucu Cardiah
    NPM : 082121013
    Kelas : 2 A



    1. Pada Zaman Yunani Kuno
    para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi bbeberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    2. Pada Zaman Romawi
    Orang – orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah – sekolah, para murid dibekali pengetahuan teoretis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat – tempat pengadilan sehingga mereka dapat menyaksikan langsung bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik.
    Tokoh – tokoh pada zaman Romawi Kuno :
    - Cato Senior (234-149), terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara.
    - Marcus Tullius Cicero (106-44), diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam).
    - Galius Iulius Caesar (100-44), seorang diktator. Ahli sejarah Suetonius menulis, “Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, Caesar adalah orang yang paling mashyur dan tepat.”
    - Quintianus (35-100), seorang guru ilmu retorika.

    BalasHapus
  66. Nama : Cucu Cardiah
    NPM : 082121013
    Kelas : 2 A



    1. Pada Zaman Yunani Kuno
    para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi bbeberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    2. Pada Zaman Romawi
    Orang – orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah – sekolah, para murid dibekali pengetahuan teoretis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat – tempat pengadilan sehingga mereka dapat menyaksikan langsung bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik.
    Tokoh – tokoh pada zaman Romawi Kuno :
    - Cato Senior (234-149), terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara.
    - Marcus Tullius Cicero (106-44), diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam).
    - Galius Iulius Caesar (100-44), seorang diktator. Ahli sejarah Suetonius menulis, “Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, Caesar adalah orang yang paling mashyur dan tepat.”
    - Quintianus (35-100), seorang guru ilmu retorika.

    BalasHapus
  67. Lanjutan Cucu Cardiah

    3. Pada Abad Pertengahan
    Pendirinya, Yesus dari Nazaret yang hidup sekitar tahun 7sebelum Masehi sampai 30 sesudah Masehi, adalah seorang pewarta yang memiliki daya tarik dan daya sugesti yang mempesona, meskipun ia sendiri berbicara dalam bahasa Aramis, yang pada waktu itu menjadi bahasa pergaulan di Palestina. Yesus dari Nazaret melalui khotbah – khotbahnya yang terbaik dalam kesusastraan dunia. Tokoh – tokoh pada Abad Pertengahan :
    - Tertulanius, hidup antara tahun 150-230
    - Lactantius, hidup sekitar tahun 260- 320. Ia digelari Cicero-nya orang Kristen.
    - Victorianus, hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    - Hirinimus dari Striden (348-420) adalah bapak gereja yang paling terdidik dan berjasa menerjemahkan Kitab Suci.
    - Yohanes Chrisostomus dari Konstantinopel (344-407). Ia dijuluki ‘Mulut Emas’ dan seorang bapak gereja Yunani terbesar. Menurut dia, seni berbicara adalah medium untuk merebut hati pendengar dan mempengaruhi jiwa mereka.
    Sepanjang abad pertengahan, ilmu retorika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalam biara – biara dalam bentuk seni berkhotbah. Di sekitar Perang Salib, kepandaian berbicara dan berkhotbah disalahgunakan. Ahli – ahli khotbah seperti Paus Urbanus ke-2, Sr. Bernardus dari Clrairvaux atau Petrus dari Amiens, mendorong Perang Salib melalui khotbah – khotbah.
    Sekitar akhir abad pertengahan ilmu berkhotbah berkembang pesat di bawah Ordo Dominikan. Pengkhitbah terkenal adalah Savonarola (1452-1498). Ia sangat terampil dalam menggunakan dialektika dan logika.

    4. Pada Zaman Yunani Kuno
    para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi bbeberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.

    BalasHapus
  68. Lanjutan Cucu Cardiah

    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).

    5. Pada Zaman Renaisans dan Humanisme
    Tokoh – tokohnya :
    - Poggio Bracciolini (1380-1459), adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno.
    - Valla (1407-1457), adalah seorang professor ilmu retorika di kota Pavila, ia berjasa karena menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno.
    - Philip Melanchthon (1497-1560), adalah professor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang lain bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523). Mereka adalah tokoh – tokoh gerakan reformasi yang sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu retorika.

    6. Pada Zaman Modern
    a. Prancis
    Sesudah Revolusi Prancis ilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga di antara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis adalah puncaknya.
    Tokoh – tokohnya :
    - Mirabeaus (1749-1791), adalah ahli pidato terkenal. Ia menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimic yang menarik, pengungkapannya tajam dan logis.
    - Napoleon Bonaparte (1769-1821), adalah seorang dictator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti.
    - Charles De Gaulle (1890-1970), adalah seorang jendral yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan.

    b. Inggris
    Orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Oleh karena itu ilmu retotika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris.
    Di bawah ini ada beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal :
    - Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Di dalam masa ini, ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Tokoh – tokohnya : Thomas Wilson (Quintilianusnya orang Inggris), menulis sebuah buku standar berjudul “seni retorika”(1553),
    Seorang filusuf Francis Bacon (1561-1626) dalam bukunya kemajuan dalam belajar (Der Fortschritt Des Lernens, 1605), William Shakespeare (1564 – 1616)
    - Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini ilmu retorika juga berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwell (1599 – 1560). Ia adalah seorang dictator yang pandai mensugesti massa lewat pidato.
    - Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh – tokoh terkenal adalah William Pitt Senior dan Junior, tokoh lainnya adalah Henry Fox (1705 – 1774), Edmund Burke (1729 – 1797) dan William Gerard Hamilton (1729 – 1796)

    BalasHapus
  69. Lanjutan Cucu Cardih
    - Masa Kerajaan Viktoria
    Masa ini merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokrates kepada Demokratis pada masa ini terbentuk “kelompok debat” (debating societies) di dalam kelompok debat dilatih teknik berbicara, berpidato, berdiskusi, bedebat, memimpin diskusi atau berkerja menurut proses parlemen.
    Tokoh – tokohnya adalah George Cenniq (1770 – 1827), Richard Cobden (1804 – 1865), John Birght (1811 – 1889), Benyamin Disraeli (1804 – 1881) William Gladestone (1809 – 1898) dan Joseph Chamberlain (1834 – 1914).
    - Abad XX
    Masa ini disebut Zaman Perak seni berpidato inggris. Tokoh – tokohnya adalah
    1. David Lloyed George (1863 – 1945), adalah seorang Politikus dari Wales yang menampilkan ilmu Retorika modern yang bersifat populer, karena berpidato untuk massa rakyat.
    2. WinSton Spencer Churchill (1974 – 1965), adalah politikus inggris terbesar yang mengalami 2 perang dunia. Seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan.
    c. Amerika serikat
    - pada masa awal
    Tokoh - tokoh penting masa ini adalah
    1. Patrick henry (1736 – 1799)
    2. john Quincy Adams (1767 – 1848)
    3. Thomas Jefferson (1743 – 1826)
    4. james monroe (1758 – 1831)
    Tokoh – tokohnya :
    1. Henry Clay (1777 – 1852)
    2. John Calhoun (1782 – 1850)
    3. Daniel Webster (1782 – 1852)
    - Abad XIX – XX
    Tokoh – tokohnya :
    1. Theodore Roosevelt (1858 – 1919)
    2. Franklin Delano Roosevelt (1882 – 1945)
    3. John Fitzgerald Kennedy (1917 – 1963)
    4. Robert Francis Kennedy (1925 – 1968)
    5. Martin Luther King (1925 – 1968)
    d. Jerman
    Tokoh – tokonya :
    1. Adolf Hitler (1889 – 1945)
    2. Herman Gofring (1893 – 1946)
    3. Joseph Goebbels (1897 – 1945)

    BalasHapus
  70. Nama : Annisa Nur
    NPM : 082121024
    Kelas : 2 A


    1. Pada Zaman Yunani Kuno
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.

    2. Pada Zaman Romawi
    Tokoh – tokoh pada zaman Romawi Kuno :
    - Cato Senior (234-149), terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara.
    - Marcus Tullius Cicero (106-44), diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam).
    - Galius Iulius Caesar (100-44), seorang diktator. Ahli sejarah Suetonius menulis, “Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, Caesar adalah orang yang paling mashyur dan tepat.”
    - Quintianus (35-100), seorang guru ilmu retorika

    BalasHapus
  71. Lanjutan Annisa Nur

    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawam Romawi dan Yunani. Orang – orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah – sekolah, para murid dibekali pengetahuan teoretis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tempat – tempat pengadilan sehingga mereka dapat menyaksikan langsung bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik.

    3. Pada Abad Pertengahan
    Pendirinya, Yesus dari Nazaret yang hidup sekitar tahun 7sebelum Masehi sampai 30 sesudah Masehi, adalah seorang pewarta yang memiliki daya tarik dan daya sugesti yang mempesona, meskipun ia sendiri berbicara dalam bahasa Aramis, yang pada waktu itu menjadi bahasa pergaulan di Palestina. Yesus dari Nazaret melalui khotbah – khotbahnya yang terbaik dalam kesusastraan dunia. Tokoh – tokoh pada Abad Pertengahan :
    - Tertulanius, hidup antara tahun 150-230
    - Lactantius, hidup sekitar tahun 260- 320. Ia digelari Cicero-nya orang Kristen.
    - Victorianus, hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    - Hirinimus dari Striden (348-420) adalah bapak gereja yang paling terdidik dan berjasa menerjemahkan Kitab Suci.
    - Yohanes Chrisostomus dari Konstantinopel (344-407). Ia dijuluki ‘Mulut Emas’ dan seorang bapak gereja Yunani terbesar. Menurut dia, seni berbicara adalah medium untuk merebut hati pendengar dan mempengaruhi jiwa mereka.
    Sepanjang abad pertengahan, ilmu retorika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalam biara – biara dalam bentuk seni berkhotbah. Di sekitar Perang Salib, kepandaian berbicara dan berkhotbah disalahgunakan. Ahli – ahli khotbah seperti Paus Urbanus ke-2, Sr. Bernardus dari Clrairvaux atau Petrus dari Amiens, mendorong Perang Salib melalui khotbah – khotbah.
    Sekitar akhir abad pertengahan ilmu berkhotbah berkembang pesat di bawah Ordo Dominikan. Pengkhitbah terkenal adalah Savonarola (1452-1498). Ia sangat terampil dalam menggunakan dialektika dan logika.

    4. Pada Zaman Yunani Kuno
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    - Gorgias dari Leontinoi (485-380)
    - Protagoras dari Abdera (480-410)
    - Therasymachus dari Kalsedin (300-200)
    Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti :
    - Socrates (470-399), retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan sudah ada secara meyakinkan.
    - Aristoteles (384-322), murid Socrates ini sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani Kuno adalah DHEMOSTHENES (384-322).
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal pada zaman ini adalah PERIKLES (500-429).
    Berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, Perikles tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah THUKYDIDES. Sekitar abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato di yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.

    BalasHapus
  72. Lanjutan Annisa Nur

    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Usaha ini dijalankan pertama – tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,kekuasaan tiran mulai punah dan kebebasan berbicara mulai dijunjung tinggi. Usaha yang sama dikembangkan di kota Athena dan di seluruh kerajaan Yunani. Sejak abad mulai didirikan di sekolah – sekolah retorika di wilayah – wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang di ajarkan kepada generasi muda yang mempersiapkan untuk memimpin Negara.

    5. Pada Zaman Renaisans dan Humanisme
    Di antara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renaisans di Italia. Muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi – Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali.
    Tokoh – tokohnya :
    - Poggio Bracciolini (1380-1459), adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno.
    - Valla (1407-1457), adalah seorang professor ilmu retorika di kota Pavila, ia berjasa karena menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno.
    - Philip Melanchthon (1497-1560), adalah professor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang lain bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523). Mereka adalah tokoh – tokoh gerakan reformasi yang sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu retorika.

    6. Pada Zaman Modern
    a. Prancis
    Sesudah Revolusi Prancis ilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga di antara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis adalah puncaknya.
    Tokoh – tokohnya :
    - Mirabeaus (1749-1791), adalah ahli pidato terkenal. Ia menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimic yang menarik, pengungkapannya tajam dan logis.
    - Napoleon Bonaparte (1769-1821), adalah seorang dictator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti.
    - Charles De Gaulle (1890-1970), adalah seorang jendral yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan.
    b. Inggris
    Orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Oleh karena itu ilmu retotika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris.
    Di bawah ini ada beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal :
    - Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Di dalam masa ini, ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Tokoh – tokohnya : Thomas Wilson (Quintilianusnya orang Inggris), menulis sebuah buku standar berjudul “seni retorika”(1553),
    Seorang filusuf Francis Bacon (1561-1626) dalam bukunya kemajuan dalam belajar (Der Fortschritt Des Lernens, 1605), William Shakespeare (15

    BalasHapus
  73. Lanjutn Annisa Nur

    - Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini ilmu retorika juga berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwell (1599 – 1560). Ia adalah seorang dictator yang pandai mensugesti massa lewat pidato.
    - Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh – tokoh terkenal adalah William Pitt Senior dan Junior, tokoh lainnya adalah Henry Fox (1705 – 1774), Edmund Burke (1729 – 1797) dan William Gerard Hamilton (1729 – 1796)
    - Masa Kerajaan Viktoria
    Masa ini merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokrates kepada Demokratis pada masa ini terbentuk “kelompok debat” (debating societies) di dalam kelompok debat dilatih teknik berbicara, berpidato, berdiskusi, bedebat, memimpin diskusi atau berkerja menurut proses parlemen.
    Tokoh – tokohnya adalah George Cenniq (1770 – 1827), Richard Cobden (1804 – 1865), John Birght (1811 – 1889), Benyamin Disraeli (1804 – 1881) William Gladestone (1809 – 1898) dan Joseph Chamberlain (1834 – 1914).
    - Abad XX
    Masa ini disebut Zaman Perak seni berpidato inggris. Tokoh – tokohnya adalah
    1. David Lloyed George (1863 – 1945), adalah seorang Politikus dari Wales yang menampilkan ilmu Retorika modern yang bersifat populer, karena berpidato untuk massa rakyat.
    2. WinSton Spencer Churchill (1974 – 1965), adalah politikus inggris terbesar yang mengalami 2 perang dunia. Seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan.
    c. Amerika serikat
    - pada masa awal
    Tokoh - tokoh penting masa ini adalah
    1. Patrick henry (1736 – 1799), adalah seorang gubernur dari bagian Virginia, yang terkenal seruannya “Kebebasan atau Kematian”
    2. john Quincy Adams (1767 – 1848), Presiden Amerika Serikat yang ke 6, dia adalah profesor ilmu retorika.
    3. Thomas Jefferson (1743 – 1826), seorang pemikir terbesar yang menyusun dekrit kemerdekaan Amerika Serikat pada tahun 1776
    4. james monroe (1758 – 1831), adalah presiden Amerika Serikat yang ke 5, ia juga pencetus doktrin monroe.
    - Selama Perang Saudara (1861 – 1865)
    Tokoh – tokohnya :
    1. Henry Clay (1777 – 1852), adalah seorang senator dan anggota kongres, seorang kompromis terkenal, lewat seni berbicara ia menghindarkan perpecahan antara negara bagian Utara dan Selatan.
    2. John Calhoun (1782 – 1850), ia memiliki kepandaian berbicara khususnya dalam diskusi dan debat. Bakat Retorisnya sangat membantu Henry Clay.
    3. Daniel Webster (1782 – 1852)
    - Abad XIX – XX
    Tokoh – tokohnya :
    1) Theodore Roosevelt (1858 – 1919)
    2) Franklin Delano Roosevelt (1882 – 1945)
    3) John Fitzgerald Kennedy (1917 – 1963)
    4) Robert Francis Kennedy (1925 – 1968)
    5) Martin Luther King (1925 – 1968)
    d. Jerman
    Tokoh – tokonya :
    1) Adolf Hitler (1889 – 1945)
    2) Herman Gofring (1893 – 1946)
    3) Joseph Goebbels (1897 – 1945)

    BalasHapus
  74. NAMA :DEPI RAHMAWATI
    KELAS:2A
    NPM :082121039


    1.Zaman pada Yunani Kuno
    Pada mulanya,para ahli pidato dari Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan.Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna bagi memimpin negara,maka orang mulai menyusunnya dengan istilah Retorika.Kemudian di kota Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorikadi dalam kebudayaan Helenitis.Dalam abad ini Retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsapat.Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Geogiasn dan Leontinoi (485-380),Potagoras dari Abdera (480-410)dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200),Scorates(470-399),Aristoles(384-322).Dhemosthenes(384-322).

    2.Zaman Romawi
    Pada zaman ini Retorika sudah dikembangkan oleh Marcus Tulius Cicero.Menurutnya sistematika Retorika mencakup dua tujuan pkok yang bersifat "suasio"(anjuran)dan "dissuasion"(penokohan).Tetapu Cicero menyatakan retorika dapat dicapai dengan menggunakan tekhnik dissuasion,apabila terdapat kekeliruan dalam hubungan dengan undang-undang dan keadilan,Pada masa itu tujuan pidatodi hadapkan pengadilan,maksudnyauntuk menyadarkan publik tentang hal-hal yang menyangkut kepentingan rakyat.

    3.Pada abad pertengahan
    sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidang retorika.Pada masa awalnya kekristenan selalu di maklumkan dengan kata-kata dan khotbah,sehingga dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin,ia dapat bertahan.pendirinya Yesus dari nazaret,Paulus dari Tarsus(sekitar5-64M).Tertullanus,Lactanius'Viktoranius,Hironimus dari Striden dan yohanes Crisostomus.

    4.Zaman Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan.Tetapi sesudah memprhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna,maka orang mulai menyusunnya dengan istila Retorika.kemudian di kota athena di seluruh kerajaan yunai didirikan sekolah-sekolah Retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis.Retorika dalam abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat,beberapa ah;i pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoe (485-410),Protagoras dari abdera (480410)dan Tharasymachhus dari Klasedon(300-200),scorates(470-399).Aristoles (384-322)dan Dosthemes (384-322).

    5.Diantara abad ke_14dan 16
    pada massa ini berkembangkah renisans di Itali sejalan dengan ini muncul syatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi,
    _Yunani Kuno,sehingga ilmu Retorika di kembangkan kembali,Beberapa Tokoh dari Zaman ini adalah
    -Poggio Bracciolini (1380-1459)
    Dia adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan pada zaman kuno.
    -Valla (1407-1457)
    Dia adalah seorang profesor ilmu retorika di kota Pavila.yang berjasa menghidupkan kembali ilmu retorika.
    -Philip Melancthon (1497-1560)
    Dia adalah profesor bahasa yunani di kota Witttenberg.
    -hutten (1488-1523)
    sebagai generasi terhadap gerakan di eropa muncul gerakan anti reformasi yang di peloporoi oleh Pater-pater Yesuit.
    _Yesuit IgnatiusdariLoyola(1491-1556)dan Petrus Kanisius (1521-1597)
    daerah-daerah yang berbahasa jerman,mereka terkenal karena menampilkan khotbah yang praktis di halam istana raja.
    _Abraham(1644-1709)
    yang menerbitkan 16 buku tentang ilmu retorika.

    6.Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa mengembangkan ilmu retorika adalah:
    _Prancis
    Gerakan Humnisme dalan aspek tertentu yang melahirkan penyair,pengarang,moralis dan pengkhotbah terkenal
    _Inggris
    Orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri.di bawah ini di beberkan beberapa kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal
    1Masa kejayaan ratu Elisabeth
    2Selama Revolusi Puritanis
    3Masa jaya antara Abad ke-17 sampai ke-19
    4Masa kejayaan Victoria
    5Abad XX
    _Jerman
    Sampai saat reformasi ilmu retorika di jerman tidak dapat berkembang pesat karena,bangsa jerman di kuasai oleh para kaisar yang di prakasai oleh martin Luther yang terkenal pada massa ini ialah adolf Hitler.

    BalasHapus
  75. Nama : Meita Fitria
    Kelas : 2a
    NPM : 082121023



    1. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).

    2. Zaman Romawi, retorika sudah dikembangkan oleh Marcus Tulius Cicero. Menurut Cicero sistematika retorika mencakup dua tujuan pokok yang bersifat “suasio” (anjuran) dan “dissuasion”(penolakan). Tetapi Cicero menyatakan, retorika dapat dicapai dengan menggunakan teknik dissuasion, apabila terdapat kekeliruan atau pelanggaran dalam hubungannya dengan undang-undang, atau suasio jika mengajak masyarakat untuk mematuhi undang-undang dan keadilan. Pada masa itu tujuan pidato dihadapkan pengadilan, maksudnya adalah untuk menyadarkan publik tentang hal-hal yang menyangkut kepentingan rakyat.

    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidanh ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dsn khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.

    4. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunanihanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).

    BalasHapus
  76. Lanjutan Meita Fitria



    5. Diantara abad ke-14 dan 16 berkembanglh Renaissans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini , muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi-Yunani kuno, sehingga ilmu retorikapun dikembangkan kembali.
    Perkembangan baru ini di dorong oleh Kaum Republik pimpinan pemerintahan dan para Kaisar di Italia.
    Beberapa tokoh dari zaman ini dalah:
    - Poggio Bracciolini (1380-1459). Dia adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno. Dia menampilkan kembali karya-karya Quintilianus dan sebagian dari pidato-pidato Cicero.
    - Valla (1407-1457). Dia adalah seorang profesor ilmu retorika di kota Pavila . Ia berjasa karna menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kun, dia juga melihat pentingnya dialektika dan retorika sebagai sungguh-sungguh ilmu filsafat.
    - Philip Melancthon (1497-1560). Dia adalah profesor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523).
    Sebagai reaksi terhadap gerakan reformasi di Eropa, muncul gerakan anti reformasi yang dipelopori oleh Pater-Pater Yesuit. Di mana-mana dihidupkan kembali kepandaian berkhotbah dari mimbar-mimbar gereja. Yang terkenal dari kelompok anti Reformasi adalah pendiri Yesuit, Ignatius dari Loyola (1491-1556) dan Petrus Kanisius (1521-1597), Misyonaris daerah-daerah yang berbahasa Jerman.
    Selain itu muncul juga para pengkhotbah Ordo St. Agustinus. Mereka terkenal karena menampilkan khotbah yang praktis di halaman-halaman istana Raja. Salah seorang yang terkenal adalah Abraham dari Santa Clara (1644-1709) dari tangannya terbit 16 buku tentang ilmu retorika.

    6. Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengenbangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.


    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).

    BalasHapus
  77. lanjutan Meita Fitria



    lanjutan Meita Fitria


    B. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung di bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal.
    1. Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Tokoh-tokohnya yakni, Thomas Wilson, Francis Bacon (1561-1626), dan William Shakespeare (1564-1616).
    2. Selama Revolusi Puritanis
    Tokoh-tokohnya yakni, Oliver Cromwell (1599-1650), John Milton (1608-1674), Winston Churchill, J.F Kennedy.
    3. Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh-tokohnya yakni, William Pitt Senior dan Junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Hamilton (1729-1796).
    4. Masa Kejayaan Victoria
    Tokoh-tokohnya yakni, George Canniq (1770-1827), Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) dan Joseph Chamberlain (1834-1914).
    5. Abad XX
    Tokoh-tokohnya adalah David Lloyd George (1863-1945), Winston Spancer Churchill (1874-1965).
    C. Amerika Serikat
    Amerika Serikat yang juga memiliki demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi Retoris Parlemen sejak kira-kira 200 tahun terakhir. Nenek moyang bangsa Amerika adalah orang-orang yang pandai berbicara. Retorika di Amerika Serikat mengalami beberapa tahap perkembangan seperti di bawah ini.
    1. Pada Masa Awal
    Tokoh-tokohnya ialah Patrick Henry (1736-1799), John Quincy Adams (1767-1848) dan Thomas Jefferson (1743-1826).
    2. Selama Perang Saudara (1861-1865)
    Tokoh-tokohnya ialah Henry Clay (1777-1852), John Calhoun (1782-1850) dan Daniel Webster (1782-1852)
    3. Abad XIX – XX
    Tokoh-tokohnya ialah Theodore Roosevelt (1858-1919), Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), John Fitzgerald Kennedy (1917-1963), Robert Francis Kennedy (1925-1968) dan Martin Luther King (1925-1968).
    D. Jerman
    Sampai saat reformasi ilmu retorika di Jerman tidak dapat berkembang pesat karena bangsa Jerman dikuasai oleh para kaisar yang diprakarsai oleh Martin Luther. Para tokoh yang terkenal pada masa ini ialah
    -Adolf Hitler (1889-1949),
    -Herman Gofring (1893-1946),
    -Joseph Goebbels (1897-1945),
    -Konrad Adenaver (1876-1967).

    BalasHapus
  78. TIRA ROSALIA DEWI
    082121025
    1.Bermula dari pengadilan,setelah di perhatikan kepandaian bebicara bis maenaikan negara maka orang mulai mengolahnya dan disebut retorika.
    Di belahan lain kerajaan Yunani, masih pada abad yang sama, terlahir pula tokoh yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan Retorika. Ia bernama Empedocles. Ia pernah berguru pada filosof masyhur, Phytagoras, dan tulisannya The Nature of Things kelas membawanya menjadi terkenal. Sebagai mistikus, filosof, politisi, dan orator, Empedocles memiliki kepribadian yang lengkap. Distribusi akbar politisi anti aristokrasi tersebut dalam pengembangan retorika adalah kepiawaiannya mengajarkan prinsip-prinsip retorika yang kelak dijual Gorgias kepada penduduk Athena.
    Selain Corax dan Empedocles, masih banyak tokoh-tokoh lain yang memerankan peranan penting dalam pengembangan Retorika pada zaman Yunani Kuno. Jumlah tokoh yang banyak itu tak bisa dilepaskan dari citra dan pandangan yang melekat pada retorika itu sendiri. Konon, Retorika dipandang sebagai keahlian kaum ningrat saja. Tidak semua mampu, atau bahkan boleh, mempelajari Retorika. Dan negara sendiri memfasilitasi para jago orasi sebuah match even yang bergengsi laiknya perlombaan olah raga tingkat dunia.
    Diantara tokoh-tokoh yang banyak, yang penulis kategorikan sebagai the most important setelah Corax dan Empedocles, itu adalah Protagoras, Demosthenes, Isocrates, Plato, dan muridnya, Aristotles. Protagoras, yang juga anggota kelompok sophistai –sejarawan menyebutnya sophis- berjasa mengembangkan retorika dan memopulerkannya. Retorika, bagi mereka bukan hanya ilmu pidato, tetapi meliputi pengetahuan sastra, gramatika, dan logika. Mereka tahu bahwa rasio tidak cukup untuk meyakinkan orang. Mereka juga mengajarkan teknik memanipulasi ekonomi yang dikenal dengan hypocrisis. Malalui teknik inilah orator menyapa para pendengar langsung ke lubuk hati mereka yang paing dalam. Berkat kegigihan protagoras dan kawan-kawannya yang tergolong dalam kaum sophislah bermunculan jago-jago pidato pada berbagai area seperti olipmiade, gedung perwakilan, dan pengadilan.
    Demosthenes dan Isocrates –di balik perbedaan keduanya yang cukup fundamental- adalah produk kaum sophis yang bekerja all-out dalam memasyarakatkan Retorika. Demosthenes dikenal sebagai orator yang memiliki gaya bicara yang tidak berbunga-bunga, tetapi jelas dan keras. Ia pandai dalam menggabungkan narasi dan argumentasi, ekspresionis ulung, lantang, dan memiliki cara yang unik dalam berlatih. Yakni menyendiri di dalam gua buatannya secara konsisten. Pada zamannya, tak satupun menyangsikan patriotisme Demosthenes kecuali Aeschines. Perselisihan pun tak dapat dihindarkan pada acara pengannugrahan Demosthenes penghargaan. Perdebatan terjadi antara ia dengan Aeschines yang akhirnya dimenangkan Demosthenes.
    Adapun Isocrates, ia dikenal sebagai tokoh yang mengangkat citra retorika sebagai ilmu yang terbatas. Keterbatasan inilah yang akhirnya membuat Retorika menjadi ilmunya kaum berada saja. Namun, dibalik langkahnya yang kulang populer itu, Ia telah mendirikan sekolah retorika yang paling berhasil tahun 391 SM. Ia mendidik muridnya menggunakan kata-kata dalam susunan yang jernih tetapi tidak berlebih-lebihan, dalam rentetan anak kalimat yang seimbang dengan pergeseran suara dan gagasan yang lancar. Karena ia tidak mempunyai suara yang baik dan keberanian untuk tampil, ia hanya menuliskan pidatonya. Ia menulis risalah-risalah pendek dan menyebarkannya. Sampai

    BalasHapus
  79. sekarang risalah-risalah ini dianggap warisan prosa Yunani yang menakjubkan. Gaya bahasa Isocrates telah mengilhami tokoh-tokoh retorika sepanjang zaman: Cicero, Milton, Massillon, Jeremy Taylor, dan Edmund Burke.
    Dua tokoh yang penulis sebutkan terakhir, Plato dan Aristotles, boleh jadi gambaran air mata guru mereka Socrates. Socrates yang amat kecewa atas matrealisme kaum sophis yang menjadikannya bagian dari kaum termarginalkan. Ia mengkritik kaum sophis sebagai para prostitut. Prostitut dalam artian orang yang menjual kebijaksanaan dengan uang. Plato, sebagai refleksi atas apa yang telah menimpa gurunya, mengategorikan kebenaran menjadi kebenaran relatif yang didapat dalam sophisme, dan kebenaran sejati yang manusia temukan dalam filsafat.
    Sedangkan langkah progresif Aristotles terhadap perkembangan retorika adalah kontribusi ilmiah beliau dalam De Arte Rhetorica yang daripadanya kita mengenal Lima Hukum Retorika; inventio, dispositio, elocutio, memoria, pronuntiatio.

    22. Zaman Romawi, retorika sudah dikembangkan oleh Marcus Tulius Cicero. Menurut Cicero sistematika retorika mencakup dua tujuan pokok yang bersifat “suasio” (anjuran) dan “dissuasion”(penolakan). Tetapi Cicero menyatakan, retorika dapat dicapai dengan menggunakan teknik dissuasion, apabila terdapat kekeliruan atau pelanggaran dalam hubungannya dengan undang-undang, atau suasio jika mengajak masyarakat untuk mematuhi undang-undang dan keadilan. Pada masa itu tujuan pidato dihadapkan pengadilan, maksudnya adalah untuk menyadarkan publik tentang hal-hal yang menyangkut kepentingan rakyat.

    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidanh ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dsn khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.

    4. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunanihanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).

    5. Diantara abad ke-14 dan 16 berkembanglh Renaissans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini , muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi-Yunani kuno, sehingga ilmu retorikapun dikembangkan kembali.

    BalasHapus
  80. Perkembangan baru ini di dorong oleh Kaum Republik pimpinan pemerintahan dan para Kaisar di Italia.
    Beberapa tokoh dari zaman ini dalah:
    - Poggio Bracciolini (1380-1459). Dia adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno. Dia menampilkan kembali karya-karya Quintilianus dan sebagian dari pidato-pidato Cicero.
    - Valla (1407-1457). Dia adalah seorang profesor ilmu retorika di kota Pavila . Ia berjasa karna menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kun, dia juga melihat pentingnya dialektika dan retorika sebagai sungguh-sungguh ilmu filsafat.
    - Philip Melancthon (1497-1560). Dia adalah profesor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523).
    Sebagai reaksi terhadap gerakan reformasi di Eropa, muncul gerakan anti reformasi yang dipelopori oleh Pater-Pater Yesuit. Di mana-mana dihidupkan kembali kepandaian berkhotbah dari mimbar-mimbar gereja. Yang terkenal dari kelompok anti Reformasi adalah pendiri Yesuit, Ignatius dari Loyola (1491-1556) dan Petrus Kanisius (1521-1597), Misyonaris daerah-daerah yang berbahasa Jerman.
    Selain itu muncul juga para pengkhotbah Ordo St. Agustinus. Mereka terkenal karena menampilkan khotbah yang praktis di halaman-halaman istana Raja. Salah seorang yang terkenal adalah Abraham dari Santa Clara (1644-1709) dari tangannya terbit 16 buku tentang ilmu retorika.

    6. Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengenbangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.


    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).
    B. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung di bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal.
    1. Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Tokoh-tokohnya yakni, Thomas Wilson, Francis Bacon (1561-1626), dan William Shakespeare (1564-1616).
    2. Selama Revolusi Puritanis
    Tokoh-tokohnya yakni, Oliver Cromwell (1599-1650), John Milton (1608-1674), Winston Churchill, J.F Kennedy.
    3. Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh-tokohnya yakni, William Pitt Senior dan Junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Hamilton (1729-1796).
    4. Masa Kejayaan Victoria

    BalasHapus
  81. Nama : Yuliani Hastya
    Kelas : 2C
    NPM : 082121091

    1.Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah
    a. Gorgias dan Leontinoi (485-380);
    b. Protagoras dari Abdera (480-410);
    c. Thrasymachhus dari Klasedon (300-200);
    d. Scorates (470-399);
    e. Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    2.Pada Zaman Romawi Kuno
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu, pelajaran retorika mulai diberikan di sekolah-sekolah. Orang-orang Romawi yang terkenal dalam ilmu Retorika adalah
    a.Cato Senior (234-149);
    b.Marcus Tullius Cicero (106-44);
    c.Galus Julius Caesar (100-44) dan Quintilianus.

    BalasHapus
  82. lanjutan...
    Nama : Yuliani Hastya
    Kelas: 2C
    NPM : 082121091

    3.Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidanh ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dsn khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya,
    a.Yesus dari Nazaret;
    b.Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M);
    c.Tertullanus;
    d.Lactanius;
    e.Victoranius;
    f.Hironimus dari Striden;
    g.dan Yohanes Chrisostomus.
    4.Pada Zaman Reinaisance dan Humanisme
    Diantara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renainsans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi dan Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembngan baru ini didorong oleh kaum Republik, pimpinan pemerintahan dan para kaisar di Italia. Beberapa tokoh dari zaman ini adalah
    a.Poggio Bracciolini (1380-1459);
    b.Valla (1407-1457);
    c.dan Philip Melanchthon (1497-1560).
    5.Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengenbangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.

    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).
    B.Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung di bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal.
    1.Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Tokoh-tokohnya yakni, Thomas Wilson, Francis Bacon (1561-1626), dan William Shakespeare (1564-1616).
    2.Selama Revolusi Puritanis
    Tokoh-tokohnya yakni, Oliver Cromwell (1599-1650), John Milton (1608-1674), Winston Churchill, J.F Kennedy.
    3.Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh-tokohnya yakni, William Pitt Senior dan Junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Hamilton (1729-1796).
    4.Masa Kejayaan Victoria
    Tokoh-tokohnya yakni, George Canniq (1770-1827), Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) dan Joseph Chamberlain (1834-1914).
    5.Abad XX
    Tokoh-tokohnya adalah David Lloyd George (1863-1945), Winston Spancer Churchill (1874-1965).
    C.Amerika Serikat
    Amerika Serikat yang juga memiliki demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi Retoris Parlemen sejak kira-kira 200 tahun terakhir. Nenek moyang bangsa Amerika adalah orang-orang yang pandai berbicara. Retorika di Amerika Serikat mengalami beberapa tahap perkembangan seperti di bawah ini.
    1.Pada Masa Awal
    Tokoh-tokohnya ialah Patrick Henry (1736-1799), John Quincy Adams (1767-1848) dan Thomas Jefferson (1743-1826).
    2.Selama Perang Saudara (1861-1865)
    Tokoh-tokohnya ialah Henry Clay (1777-1852), John Calhoun (1782-1850) dan Daniel Webster (1782-1852)
    3.Abad XIX – XX
    Tokoh-tokohnya ialah Theodore Roosevelt (1858-1919), Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), John Fitzgerald Kennedy (1917-1963), Robert Francis Kennedy (1925-1968) dan Martin Luther King (1925-1968).
    D.Jerman
    Sampai saat reformasi ilmu retorika di Jerman tidak dapat berkembang pesat karena bangsa Jerman dikuasai oleh para kaisar yang diprakarsai oleh Martin Luther. Para tokoh yang terkenal pada masa ini ialah
    1.Adolf Hitler (1889-1949);
    2.Herman Gofring (1893-1946);
    3.Joseph Goebbels (1897-1945);
    4.Konrad Adenaver (1876-1967).

    BalasHapus
  83. Nama:Lepi Latipah
    NPM:082121016
    Kelas:2A

    1. Zaman Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. tapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kota Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).

    2. Zaman Romawi,
    retorika sudah dikembangkan oleh Marcus Tulius Cicero. Menurut Cicero sistematika retorika mencakup dua tujuan pokok yang bersifat “suasio” (anjuran) dan “dissuasion”(penolakan). Tetapi Cicero menyatakan, retorika dapat dicapai dengan menggunakan teknik dissuasion, apabila terdapat kekeliruan atau pelanggaran dalam hubungannya dengan undang-undang, atau suasio jika mengajak masyarakat untuk mematuhi undang-undang dan keadilan. Pada masa itu tujuan pidato dihadapkan pengadilan, maksudnya adalah untuk menyadarkan publik tentang hal-hal yang menyangkut kepentingan rakyat.

    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidanh ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dsn khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.

    BalasHapus
  84. lanjutan Levi Lativah

    4. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunanihanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).


    5. Diantara abad ke-14 dan 16 berkembanglh Renaissans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini , muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi-Yunani kuno, sehingga ilmu retorikapun dikembangkan kembali.
    Perkembangan baru ini di dorong oleh Kaum Republik pimpinan pemerintahan dan para Kaisar di Italia.
    Beberapa tokoh dari zaman ini dalah:
    - Poggio Bracciolini (1380-1459). Dia adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno. Dia menampilkan kembali karya-karya Quintilianus dan sebagian dari pidato-pidato Cicero.
    - Valla (1407-1457). Dia adalah seorang profesor ilmu retorika di kota Pavila . Ia berjasa karna menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kun, dia juga melihat pentingnya dialektika dan retorika sebagai sungguh-sungguh ilmu filsafat.
    - Philip Melancthon (1497-1560). Dia adalah profesor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523).
    Sebagai reaksi terhadap gerakan reformasi di Eropa, muncul gerakan anti reformasi yang dipelopori oleh Pater-Pater Yesuit. Di mana-mana dihidupkan kembali kepandaian berkhotbah dari mimbar-mimbar gereja. Yang terkenal dari kelompok anti Reformasi adalah pendiri Yesuit, Ignatius dari Loyola (1491-1556) dan Petrus Kanisius (1521-1597), Misyonaris daerah-daerah yang berbahasa Jerman.
    Selain itu muncul juga para pengkhotbah Ordo St. Agustinus. Mereka terkenal karena menampilkan khotbah yang praktis di halaman-halaman istana Raja. Salah seorang yang terkenal adalah Abraham dari Santa Clara (1644-1709) dari tangannya terbit 16 buku tentang ilmu retorika.

    6. Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengenbangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.

    BalasHapus
  85. Lanjutan Lepi Latipah

    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).
    B. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung di bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal.
    1. Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Tokoh-tokohnya yakni, Thomas Wilson, Francis Bacon (1561-1626), dan William Shakespeare (1564-1616).
    2. Selama Revolusi Puritanis
    Tokoh-tokohnya yakni, Oliver Cromwell (1599-1650), John Milton (1608-1674), Winston Churchill, J.F Kennedy.
    3. Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh-tokohnya yakni, William Pitt Senior dan Junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Hamilton (1729-1796).
    4. Masa Kejayaan Victoria
    Tokoh-tokohnya yakni, George Canniq (1770-1827), Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) dan Joseph Chamberlain (1834-1914).
    5. Abad XX
    Tokoh-tokohnya adalah David Lloyd George (1863-1945), Winston Spancer Churchill (1874-1965).
    C. Amerika Serikat
    Amerika Serikat yang juga memiliki demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi Retoris Parlemen sejak kira-kira 200 tahun terakhir. Nenek moyang bangsa Amerika adalah orang-orang yang pandai berbicara. Retorika di Amerika Serikat mengalami beberapa tahap perkembangan seperti di bawah ini.
    1. Pada Masa Awal
    Tokoh-tokohnya ialah Patrick Henry (1736-1799), John Quincy Adams (1767-1848) dan Thomas Jefferson (1743-1826).
    2. Selama Perang Saudara (1861-1865)
    Tokoh-tokohnya ialah Henry Clay (1777-1852), John Calhoun (1782-1850) dan Daniel Webster (1782-1852)
    3. Abad XIX – XX
    Tokoh-tokohnya ialah Theodore Roosevelt (1858-1919), Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), John Fitzgerald Kennedy (1917-1963), Robert Francis Kennedy (1925-1968) dan Martin Luther King (1925-1968).
    D. Jerman
    Sampai saat reformasi ilmu retorika di Jerman tidak dapat berkembang pesat karena bangsa Jerman dikuasai oleh para kaisar yang diprakarsai oleh Martin Luther. Para tokoh yang terkenal pada masa ini ialah Adolf Hitler (1889-1949), Herman Gofring (1893-1946), Joseph Goebbels (1897-1945), Konrad Adenaver (1876-1967).

    BalasHapus
  86. Nama : Deni Yudia
    NPM : 082121033
    Kelas : 2A
    1. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    2. Zaman Romawi, retorika sudah dikembangkan oleh Marcus Tulius Cicero. Menurut Cicero sistematika retorika mencakup dua tujuan pokok yang bersifat “suasio” (anjuran) dan “dissuasion”(penolakan). Tetapi Cicero menyatakan, retorika dapat dicapai dengan menggunakan teknik dissuasion, apabila terdapat kekeliruan atau pelanggaran dalam hubungannya dengan undang-undang, atau suasio jika mengajak masyarakat untuk mematuhi undang-undang dan keadilan.
    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidanh ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dsn khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.
    4. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunanihanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis.Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    5. Diantara abad ke-14 dan 16 berkembanglh Renaissans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini , muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi-Yunani kuno, sehingga ilmu retorikapun dikembangkan kembali.
    Perkembangan baru ini di dorong oleh Kaum Republik pimpinan pemerintahan dan para Kaisar di Italia.
    Beberapa tokoh dari zaman ini dalah:Poggio Bracciolini (1380-1459)
    - Valla (1407-1457).
    - Philip Melancthon (1497-1560).
    6. Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengenbangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.
    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).

    BalasHapus
  87. Nama: Heni Hendrayani
    NPM: 082121032
    Kelas: 2 A

    1. Zaman Yunani Kuno
    Unsur-unsur ilmu retorika sudah dikembangkan di Yunani, sebelum buku yang ditulis oleh Korax dan Teisios diterbitkan. Sejak abad ke-7 sampai abad ke-5 sebelum masehi, sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani Kuno seperti : Solon (640-560), Peisistratos (600-527) dan Thenustokles (525-460).
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500-429). Para pengagumnya mengatakan bahwa dewi-dewi seni berbicara yang memiliki daya tarik memukau bertahta di atas lidahnya. Perikles sebagai seorang ahli pidato tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah Thukydides. Sekitar akhir abad ke-5 sebelum Masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika, sehingga mudah dipelajari. Usaha ini dijalankan pertama-tama di daerah koloni Yunani di Sisilia, dimana kekuasaan tiran mulai punah dan di mana kebebasan berbicara rnulai dijunjung tinggi. Usaha. yang sama segera di kembangkan di kota Athena dan di seluruh Kerajaan Yunani. Sejak abad ke-5 mulai didirikan sckolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang diajarkan kepada generasi muda yang dipersiapkan untuk memimpin negara. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. la menjadi kesenian untuk membina dan memimpin manusia. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah gorgias dari Leontinoi (485-380); protagoras dari Abdera (480-410) dan thrasymachus dari Kalsedon (300-200). Selain itu muncul juga ahli-ahli pidalo lain yang terkenal seperti socrates (470-399). Menurut socrates, yang juga ahli filsafat, retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan yang sudah ada secara meyakinkan. Retorika harus mencari kebenaran dan bukannya mempermainkan kata-kata kosong. Seorang muridnya bemama aristoteles (384-322). la sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika. la mengarang sebuah buku retorika yang terkenal dan masih memiliki pengaruh yang kuat terhadap retorika dewasa ini. Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani kuno adalah demosthenes (384-322). Dia adalah putra seorang Yunani yang menikah dengan wanita Skyth. Tentang demosthenes dikatakani bahwa ia mengalami tekanan batin yang berat dan rasa takut yang besar. Tetapi berkat latihan yang tabah, ia dapat mengatasi segala kesulitan itu, sehingga akhimya menjadi seorang retor yang terkenal. Setelah meninggal, warga kota Athena mendirikan satu tugu dan sebuah patung untuk memperingati dia. Pada tagu itu tertulis, "Hai demosthenes, andaikan engkau memiliki cukup kuasa, seperti kebijaksanaanmu, maka tak pernah Raja Makedonia akan menjadi penguasa bangsa Yunani" berakhirlah masa kejayaan ilmu retorika Yunani kuno. Retorika hanya masih rnerupakan ilmu yang dipelajari di bangku-bangku sekolah.

    BalasHapus
  88. Nama : DEDEH HARTINA
    Npm : 082121027
    Kelas : 2.A


    1. Zaman Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut Retorika. Dengan demikian di kota Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah Retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).

    2. Zaman Romawi,
    Retorika sudah dikembangkan oleh Marcus Tulius Cicero. Menurut Cicero sistematika Retorika mencakup dua tujuan pokok yang bersifat “suasio” (anjuran) dan “dissuasion”(penolakan). Tetapi Cicero menyatakan, retorika dapat dicapai dengan menggunakan teknik dissuasion, apabila terdapat kekeliruan atau pelanggaran dalam hubungannya dengan undang-undang, atau “ suasio “ jika mengajak masyarakat untuk mematuhi undang-undang dan keadilan. Pada masa itu tujuan pidato dihadapkan pengadilan, maksudnya adalah untuk menyadarkan publik tentang hal-hal yang menyangkut kepentingan rakyat.

    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidang ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dan khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.

    4. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kota Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).

    BalasHapus
  89. Lanjutan Dedeh Hartina
    5. Diantara abad ke-14 dan 16 berkembanglah Renaissans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini , muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi-Yunani kuno, sehingga ilmu retorikapun dikembangkan kembali.
    Perkembangan baru ini di dorong oleh Kaum Republik pimpinan pemerintahan dan para Kaisar di Italia.
    Beberapa tokoh dari zaman ini adalah:
    - Poggio Bracciolini (1380-1459). Dia adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno. Dia menampilkan kembali karya-karya Quintilianus dan sebagian dari pidato-pidato Cicero.
    - Valla (1407-1457). Dia adalah seorang profesor ilmu retorika di kota Pavila . Ia berjasa karena menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno, dia juga melihat pentingnya dialektika dan retorika sebagai sungguh-sungguh ilmu filsafat.
    - Philip Melancthon (1497-1560). Dia adalah profesor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523).
    Sebagai reaksi terhadap gerakan reformasi di Eropa, muncul gerakan anti reformasi yang dipelopori oleh Pater-Pater Yesuit. Di mana-mana dihidupkan kembali kepandaian berkhotbah dari mimbar-mimbar gereja. Yang terkenal dari kelompok anti Reformasi adalah pendiri Yesuit, Ignatius dari Loyola (1491-1556) dan Petrus Kanisius (1521-1597), Misyonaris daerah-daerah yang berbahasa Jerman.
    Selain itu muncul juga para pengkhotbah Ordo St. Agustinus. Mereka terkenal karena menampilkan khotbah yang praktis di halaman-halaman istana Raja. Salah seorang yang terkenal adalah Abraham dari Santa Clara (1644-1709) dari tangannya terbit 16 buku tentang ilmu retorika.

    BalasHapus
  90. ( Lanjutan 1 )
    Heni Hendrayani
    2. Zaman Romawi Kuno
    Setelah Kcrajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendekiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah-sekolah. Apabila ada murid yang berbakat dalam hal berpidato, maka sesudah mereka dibekali pengetahuan teoritis tentang retorika, mereka disuruh mengunjungi tcmpat-tempat pengadilan di mana mereka sendiri langsung menyaksikan bagaimana sebuah pidato dibawakan secara bebas oleh seorang ahli di depan pengadilan dan di depan publik. Berdasarkan pengalaman praktis ini, para murid melengkapi petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh gurunya di sekolah. Orang-orang Romawi yang terkenal dalam ilmu retorika adalah:
    Cato Junior (234-149)
    la menjadi terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara. Judul pidato itu Cartagho delenda est. Dalam perkembangan selanjutnya, pengaruh para retor dan Yunani yang hidup dan bekerja di kota Roma menjadi sangat besar di antara kaum muda yang ingin mempelajari ilmu retorika. Hal ini mencemaskan golongan konservatif di kota Roma. Mereka berpendapat bahwa orang-orang Yunani dapat mempengaruhi dan memperlemah pendidikan dan mental kaum rnuda. Oleh karenaa itu di bawah pemerintahan Konsulat Fanntus dan Messala (161), Senat mengeluarkan satu keputusan untuk mengusir semua ahli filsafat dan retorika yang berkebangsaan Yunani dari Roma. Cato adalah salah seorang yang secara tegas menyokong kebijaksanaan Senat ini.
    Tetapi keinginan kaum muda untuk mernpelajari filsafat dan retorika tidak dapat dibendung. Sekitar abad kedua sebelum masehi akhirnya Pemerintah Romawi memanggil kembali para retor Yunani kota Roma. Sejak saat itu mereka mendirikan sekolah-sekolah Retorika di mana orang Yunani menjadi guru. Dengan cara ini pengaruh helenistis mulai merembes kuat di kalangan orang Romawi. Sedangkan kaum muda dan Roma sering pergi ke Yunani, terutama ke kota Athena dan pulau Rhodos, untuk mempelajari ilmu filsafat dan retorika. Sejak saat ini, ilmu retorika berkembang pesat di dalam seluruh kekaisaran Romawi.
    Orang Romwi, dalam perkembangan selanjtnya, membina suatu ilmu retorika dan dialektika, yang cocok untuk para pembela perkara, pimpinan pemerintahan dan kaum militer. Ilmu retorika menjadi salah satu ilmu pengetahuan yang dipelajari oleh orang Romawi dengan penuh semangat. Di kota Roma orang mulai menjajagi dan sadar bahwa ilmu retorika adalah salah satu wadah untuk menguasai massa (Herrschaftswissen).

    BalasHapus
  91. Lanjutan Dedeh Hartina

    6. Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengenbangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.


    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).
    B. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung di bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal.
    1. Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Tokoh-tokohnya yakni, Thomas Wilson, Francis Bacon (1561-1626), dan William Shakespeare (1564-1616).
    2. Selama Revolusi Puritanis
    Tokoh-tokohnya yakni, Oliver Cromwell (1599-1650), John Milton (1608-1674), Winston Churchill, J.F Kennedy.
    3. Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh-tokohnya yakni, William Pitt Senior dan Junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Hamilton (1729-1796).
    4. Masa Kejayaan Victoria
    Tokoh-tokohnya yakni, George Canniq (1770-1827), Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) dan Joseph Chamberlain (1834-1914).
    5. Abad XX
    Tokoh-tokohnya adalah David Lloyd George (1863-1945), Winston Spancer Churchill (1874-1965).
    C. Amerika Serikat
    Amerika Serikat yang juga memiliki demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi Retoris Parlemen sejak kira-kira 200 tahun terakhir. Nenek moyang bangsa Amerika adalah orang-orang yang pandai berbicara. Retorika di Amerika Serikat mengalami beberapa tahap perkembangan seperti di bawah ini.
    1. Pada Masa Awal
    Tokoh-tokohnya ialah Patrick Henry (1736-1799), John Quincy Adams (1767-1848) dan Thomas Jefferson (1743-1826).
    2. Selama Perang Saudara (1861-1865)
    Tokoh-tokohnya ialah Henry Clay (1777-1852), John Calhoun (1782-1850) dan Daniel Webster (1782-1852)
    3. Abad XIX – XX
    Tokoh-tokohnya ialah Theodore Roosevelt (1858-1919), Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), John Fitzgerald Kennedy (1917-1963), Robert Francis Kennedy (1925-1968) dan Martin Luther King (1925-1968).
    D. Jerman
    Sampai saat reformasi ilmu retorika di Jerman tidak dapat berkembang pesat karena bangsa Jerman dikuasai oleh para kaisar yang diprakarsai oleh Martin Luther. Para tokoh yang terkenal pada masa ini ialah Adolf Hitler (1889-1949), Herman Gofring (1893-1946), Joseph Goebbels (1897-1945), Konrad Adenaver (1876-1967).

    BalasHapus
  92. ( lanjutan 2 )
    Heni Hendrayani
    Marcus Tullius Cicero (106-44)
    Hingga dewasa ini, Marcus Tullius Cicero tetap diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam). la juga menulis mcngenai teori berpidato, yaag sampai Disamping Cato Senior, masih ada sejumlah retor yang terkenal dalarn seluruh Kekaisaran Romawi, seperti:
    saat ini masih kuat mempengaruhi ilmu retorika. Sebelum Cicero masih ada beberapa ahli pidato yang patut disebut namanya seperti Tiberius, Catus Graecchus, M. Antonius, Q. Hortensius Hortulus, M. Licintus Crassus dan Cato Junior.
    Gaius lulius Caesar (100-44)
    lulius Caesar adalah seorang diktator. Tentang dia, ahli Sejarah Suetonius menulis, "Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, caesar adaiah orang yang paling masyhur dan tepat". Pidatonya yang termasyhur di hadapan para legioner - yang daya tempur dan semangat juangnya sudah mulai pudar (Perang Galia, I, Bab 40) adalah sepenggal retorika yang paing baik dari seni menimbulkan motivasi secara psikologis dan juga menunjukkan betapa kuat daya sugesti caesar yang mau mengakhiri negara Republik Romawi.
    Quantilianus
    Quantilianus adalah seorang guru ilmu retorika. Dia adalah seorang Romawi yang berasal dari Calagurris (Spanyol). Sesudah menyelesaikan studinya di Roma ia menetap di sana dan mendirikan sekolah ilmu retorika. Pada tahun 70, ia menerima pengakuan resmi dari Kaisar Vespasianus scbagai profesor resmi ilmu retorika Kekaisaran Romawi, yang dibayar oleh negara. la berkecimpung selama kurang Iebih 20 tahun dalam bidang ilmu retorika, sesudah itu mengundurkan diri ,dan hidup menyendiri. Dalam masa ini Quantilianus menulis 12 buku scbagai pengantar ke dalam Ilmu Retorika (Institutio Oratoria). Karyanya ini masih terkenal hingga dewasa ini dan masih sangat mcmpengaruhi ilmu retorika masa kini.
    Tctapi bersama runtuhnya Kekaisaran Romawi, lenyaplah juga kejayaan ilmu retorika. Ilmu Retorika sebagai wadah untuk menguasai manusia, terhapus dari panggung politik zarnan kuno.

    BalasHapus
  93. ( lanjutan 3 )
    Heni Hendrayani
    3. Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidang ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkernbang jaya. Sejak masa awalnya Kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dan khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan helenistis, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret yang hidup sekitar tahun 7 sebelum Masehi sampai 30 sesudah Masehi, adalah seorang pcwarta yang memiliki daya tarik dan daya sugesti yang mempesona; meskipun la sendiri berbicara dalam bahasa Aramis, yang pada waktu itu menjadi bahasa pergaulan di Palestina. Dalam usaha menyebarluaskan ajaran Yesus, para pengikut-Nya ikut mengembangkan ilmu kepandaian berbicara lewat khotbah-khotbah yang dibawakan Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64M), adalah seorang warga negara Romawi, yang menguasai baik ilrnu pengetahuan klasik, maupun talmud, memperluas ajaran yesus dari nazaret melalui khotbah-khotbahnya yang terbaik dalam kesusasteraan, dunia. Paulus sendiri adalah seorang pengkhotbah terkenal dalam sejarah dunia.
    Dalam abad-abad berikutnya, ketika kekristenan semakin meluas, muncul banyak retor di kalangan orang kristen. Mereka adalah bapak-bapak lewat khotbah-khotbah di dalam gereja. Beberapa nama yang terkenal adalah:
    TERTULIANUS, hidup diantara tahun 150-230.
    LACTANTIUS, hidup sekitar tahun 260-320. Ia digelari CICERO-nya orang kristen. VICTORIANUS, yang hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    Seorang bapak gereja yang terkenal adalah AURELIUS AGUSTINUS (354-430). Sebeluim benobat menjadi kristen, dia adalah profesor ilmu retorika di kota Milan. agustinus adalah seorang pengkhotbah terkenal pada zamannya, baik di Afrika Utara maupun di seluruh kekaisaran Romawi.
    HIRONIMUS dari Striden (348-420) adalah bapak gereja yang paling terdidik. Dia juga berjasa dalam menerjemahkan Kitab Suci. Dia pada mulanya adalah pengagum cicero, lalu menjadi pertapa. Seluruh hidupnya dibaktikan untuk pemakluman Sabda Allah lewat tulisan dan khotbah.
    YOHANES CHRISOSTOMUS dari Konstantinopel (344-407). Ia dijuluki ‘Mulut Emas'. Yohanes Chrisostomus adalah seorang bapak gereja Yunani terbesar. Menurut dia seni berbicara adalah medium untuk merebut hati pendengar dan mempengaruhi jiwa mereka. la mengatakan bahwa setiap khotbah adalah sama seperti aksi untuk menduduki jiwa pendengar. Bagi yohanes chrisostomus, seni berkhotbah sebenarnya adalah bentuk baru dari ilmu untuk menguasai massa.
    Sepanjnang abad pertengahan, ilmu retorika pada umunmya dikembangkan dan di majukan didalam biara-biara dalam bentuk seni berkhotbah.

    BalasHapus
  94. ( lanjutan 4 )
    Heni Hendrayani
    Di sekitar perang Salib, kepandaian berbicara dari berkhotbah disalahgunakan. Ahli-ahli khotbah seperti Paus Urbanus ke-2, Sr. Bernandus dari Clairvaux atau Petrus dari Amiens (mendorong Perang Salib melalui khotbah-khotbah. Ordo dan Konggregasi yang bertugas khusus untuk berkhotbah, rnenyebarkan Sabda Allah melalui api dan pedang.
    Di lain pihak golongan Muslim yang mendapat ajaran fanatik dari Nabi Muhammad juga mengembangkan dan ikut menyalahgunakan kepandaian berbicara dan berkhotbah. Akibatnya di dalam Kristen dan Islam.
    Sekitar akhir abad pertengahan ilmu berkhotbah berkembang pesat di bawah Ordo Dominikan. Pengkhotbah terkenal dari Ordo ini adalah Savonarola (1452-1498). la sangat terampil dalam menggunakan dialektika dan logika Tentang kegiatan berkhotbahnya, dia sendiri mengatakan, "Kadang-kadang apabila saya turun dari mimbar, saya pikir lebih baik saya tidak berbicara dan berkhotbah tentang hal ini, tetapi bersikap tenang saja dan membiarkan Tuhan sendiri mengaturnya. Tetapi apabila saya sudah berada di mimbar, maka saya tidak bisa berbuat lain daripada berbicara. Sabda Allah menjadikan hati dan seluruh anggota tubuhku sebagai api yang membara". Karena dituduh mengajarkan hal-hal yang sesat, Savonarola dibakar.
    Selama abad pertengahan ilmu retorika mencapai titik dalamnya. Penyelidikan dan pendalaman ilmu retorika ditekan, sehingga perkembangan lanjut yang kreatif menjadi kerdil. Seclain itu ilmu Retorika, kepandaian berbicara pada zaman ini, juga sering disalahgunakan di dalam Gereja.

    Unsur-unsur ilmu retorika sudah dikembangkan di Yunani, sebelum buku yang ditulis oleh Korax dan Teisios diterbitkan. Sejak abad ke-7 sampai abad ke-5 sebelum masehi, sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani Kuno seperti : Solon (640-560), Peisistratos (600-527) dan Thenustokles (525-460).
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500-429). Para pengagumnya mengatakan bahwa dewi-dewi seni berbicara yang memiliki daya tarik memukau bertahta di atas lidahnya. Perikles sebagai seorang ahli pidato tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah Thukydides. Sekitar akhir abad ke-5 sebelum Masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika, sehingga mudah dipelajari. Usaha ini dijalankan pertama-tama di daerah koloni Yunani di Sisilia,

    BalasHapus
  95. ( lanjutan 5 )
    Heni Hendrayani
    dimana kekuasaan tiran mulai punah dan di mana kebebasan berbicara rnulai dijunjung tinggi. Usaha. yang sama segera di kembangkan di kota Athena dan di seluruh Kerajaan Yunani. Sejak abad ke-5 mulai didirikan sckolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang diajarkan kepada generasi muda yang dipersiapkan untuk memimpin negara. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. la menjadi kesenian untuk membina dan memimpin manusia. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah gorgias dari Leontinoi (485-380); protagoras dari Abdera (480-410) dan thrasymachus dari Kalsedon (300-200). Selain itu muncul juga ahli-ahli pidalo lain yang terkenal seperti socrates (470-399). Menurut socrates, yang juga ahli filsafat, retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan yang sudah ada secara meyakinkan. Retorika harus mencari kebenaran dan bukannya mempermainkan kata-kata kosong. Seorang muridnya bemama aristoteles (384-322). la sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika. la mengarang sebuah buku retorika yang terkenal dan masih memiliki pengaruh yang kuat terhadap retorika dewasa ini. Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani kuno adalah demosthenes (384-322). Dia adalah putra seorang Yunani yang menikah dengan wanita Skyth. Tentang demosthenes dikatakani bahwa ia mengalami tekanan batin yang berat dan rasa takut yang besar. Tetapi berkat latihan yang tabah, ia dapat mengatasi segala kesulitan itu, sehingga akhimya menjadi seorang retor yang terkenal. Setelah meninggal, warga kota Athena mendirikan satu tugu dan sebuah patung untuk memperingati dia. Pada tagu itu tertulis, "Hai demosthenes, andaikan engkau memiliki cukup kuasa, seperti kebijaksanaanmu, maka tak pernah Raja Makedonia akan menjadi penguasa bangsa Yunani" berakhirlah masa kejayaan ilmu retorika Yunani kuno. Retorika hanya masih rnerupakan ilmu yang dipelajari di bangku-bangku sekolah.
    4. Zaman Yunani Kuno
    Unsur-unsur ilmu retorika sudah dikembangkan di Yunani, sebelum buku yang ditulis oleh Korax dan Teisios diterbitkan. Sejak abad ke-7 sampai abad ke-5 sebelum masehi, sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani Kuno seperti : Solon (640-560), Peisistratos (600-527) dan Thenustokles (525-460).
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500-429). Para pengagumnya mengatakan bahwa dewi-dewi seni berbicara yang memiliki daya tarik memukau bertahta di atas lidahnya. Perikles sebagai seorang ahli pidato tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah Thukydides. Sekitar akhir abad ke-5 sebelum Masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.

    BalasHapus
  96. ( lanjutan 5 )
    Heni Hendrayani
    dimana kekuasaan tiran mulai punah dan di mana kebebasan berbicara rnulai dijunjung tinggi. Usaha. yang sama segera di kembangkan di kota Athena dan di seluruh Kerajaan Yunani. Sejak abad ke-5 mulai didirikan sckolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang diajarkan kepada generasi muda yang dipersiapkan untuk memimpin negara. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. la menjadi kesenian untuk membina dan memimpin manusia. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah gorgias dari Leontinoi (485-380); protagoras dari Abdera (480-410) dan thrasymachus dari Kalsedon (300-200). Selain itu muncul juga ahli-ahli pidalo lain yang terkenal seperti socrates (470-399). Menurut socrates, yang juga ahli filsafat, retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan yang sudah ada secara meyakinkan. Retorika harus mencari kebenaran dan bukannya mempermainkan kata-kata kosong. Seorang muridnya bemama aristoteles (384-322). la sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika. la mengarang sebuah buku retorika yang terkenal dan masih memiliki pengaruh yang kuat terhadap retorika dewasa ini. Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani kuno adalah demosthenes (384-322). Dia adalah putra seorang Yunani yang menikah dengan wanita Skyth. Tentang demosthenes dikatakani bahwa ia mengalami tekanan batin yang berat dan rasa takut yang besar. Tetapi berkat latihan yang tabah, ia dapat mengatasi segala kesulitan itu, sehingga akhimya menjadi seorang retor yang terkenal. Setelah meninggal, warga kota Athena mendirikan satu tugu dan sebuah patung untuk memperingati dia. Pada tagu itu tertulis, "Hai demosthenes, andaikan engkau memiliki cukup kuasa, seperti kebijaksanaanmu, maka tak pernah Raja Makedonia akan menjadi penguasa bangsa Yunani" berakhirlah masa kejayaan ilmu retorika Yunani kuno. Retorika hanya masih rnerupakan ilmu yang dipelajari di bangku-bangku sekolah.
    4. Zaman Yunani Kuno
    Unsur-unsur ilmu retorika sudah dikembangkan di Yunani, sebelum buku yang ditulis oleh Korax dan Teisios diterbitkan. Sejak abad ke-7 sampai abad ke-5 sebelum masehi, sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani Kuno seperti : Solon (640-560), Peisistratos (600-527) dan Thenustokles (525-460).
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500-429). Para pengagumnya mengatakan bahwa dewi-dewi seni berbicara yang memiliki daya tarik memukau bertahta di atas lidahnya. Perikles sebagai seorang ahli pidato tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah Thukydides. Sekitar akhir abad ke-5 sebelum Masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat dikagumi seperti ALKIBIADES, THERAMENES dan KRITIOS.

    BalasHapus
  97. ( Lanjutan 6 )
    Heni Hendrayani
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika, sehingga mudah dipelajari. Usaha ini dijalankan pertama-tama di daerah koloni Yunani di Sisilia, dimana kekuasaan tiran mulai punah dan di mana kebebasan berbicara rnulai dijunjung tinggi. Usaha. yang sama segera di kembangkan di kota Athena dan di seluruh Kerajaan Yunani. Sejak abad ke-5 mulai didirikan sckolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang diajarkan kepada generasi muda yang dipersiapkan untuk memimpin negara. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. la menjadi kesenian untuk membina dan memimpin manusia. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah gorgias dari Leontinoi (485-380); protagoras dari Abdera (480-410) dan thrasymachus dari Kalsedon (300-200). Selain itu muncul juga ahli-ahli pidalo lain yang terkenal seperti socrates (470-399). Menurut socrates, yang juga ahli filsafat, retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan yang sudah ada secara meyakinkan. Retorika harus mencari kebenaran dan bukannya mempermainkan kata-kata kosong. Seorang muridnya bemama aristoteles (384-322). la sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika. la mengarang sebuah buku retorika yang terkenal dan masih memiliki pengaruh yang kuat terhadap retorika dewasa ini. Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani kuno adalah demosthenes (384-322). Dia adalah putra seorang Yunani yang menikah dengan wanita Skyth. Tentang demosthenes dikatakani bahwa ia mengalami tekanan batin yang berat dan rasa takut yang besar. Tetapi berkat latihan yang tabah, ia dapat mengatasi segala kesulitan itu, sehingga akhimya menjadi seorang retor yang terkenal. Setelah meninggal, warga kota Athena mendirikan satu tugu dan sebuah patung untuk memperingati dia. Pada tagu itu tertulis, "Hai demosthenes, andaikan engkau memiliki cukup kuasa, seperti kebijaksanaanmu, maka tak pernah Raja Makedonia akan menjadi penguasa bangsa Yunani" berakhirlah masa kejayaan ilmu retorika Yunani kuno. Retorika hanya masih rnerupakan ilmu yang dipelajari di bangku-bangku sekolah.

    5. Zaman Renaisans dan Humanisme
    Di antara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renaisans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini. muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembangan baru ini didorong oleh kaum republik, pimpinan pemerintahan dan para Kaisar di Italia. Seperti halnya kaum Sofis di Yunani, kdompok humanis benpindah dari satu Universitas ke Universitas yang lain; atau dari kota ke kota dan istana ke istana untuk memberikan ceramah mengenai zaman Romawi Yunani kuno. Karya tulis menulis berkembang pesat

    BalasHapus
  98. Nama : Ravika Andam Dewi
    NIM : 082121019
    Kelas : 2 A

    1.Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Dengan demikian di kota Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380), Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).

    2. Zaman Romawi
    Retorika sudah dikembangkan oleh Marcus Tulius Cicero. Menurut Cicero sistematika retorika mencakup dua tujuan pokok yang bersifat “suasio” (anjuran) dan “dissuasion”(penolakan). Tetapi Cicero menyatakan, retorika dapat dicapai dengan menggunakan teknik dissuasion, apabila terdapat kekeliruan atau pelanggaran dalam hubungannya dengan undang-undang, atau suasio jika mengajak masyarakat untuk mematuhi undang-undang dan keadilan. Pada masa itu tujuan pidato dihadapkan pengadilan, maksudnya adalah untuk menyadarkan publik tentang hal-hal yang menyangkut kepentingan rakyat.

    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidang ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.

    4. Zaman Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).

    BalasHapus
  99. ( lanjutan 7 )
    Heni Hendrayani
    Ahli-ahli pidato membawakan ceramah di mana-mana ia menyiapkan pidato, menulis surat, mengadakan diskusi dan debat, mengajar anak-anak sekolah lentang teknik berbicara dan menulis buku-buku komentar mengenai ahli-ahli pidato dari zaman kuno. Juga diterbitkan buku-buku mengenai ilmu retorika, dialektika, seni sastra, filsafat dan pendidikan. Beberapa tokoh dari zaman ini:
    POGGIO BRACCIOLINI(1380J-1459). Dia adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno. Dia menampilkan kembali karya-karya quantilianus dan sebagian dari pidato-pidato cicero.
    VALLA(1407-1457), adalah seorang profesor ilmu retorika di kota pavila ia berjasa karena menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno. Dia juga melihat pentingnya dialektika dan retorika sebagai sungguh-sungguh ilmu filsfat.
    PHILIP MELANCHITON (1497-1560). Dia adalah profesor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Martin Luther yang lain bernama ULRICH VON HUTTEN (1488-1523). Mereka adalah tokoh-tokoh gerakan reformasi yang sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu retorika.
    Sebagai reaksi terhadap gerakan reformasi di Eropa, muncul gerakan anti reformasi yang dipelopori oleh pater-pater Yesuit. Di mana-mana dihidupkan kembali kepandaian berkhotbah dan mimbar-mimbar gereja. Yang terkenal dari kelompok anti reformasi adalah pendiri Yesuit, ignatius dari Loyola (1491-1556) dan petrus kanisius (1521-1597), misionaris daerah-daerah yang berbahasa Jerman.
    Selain itu muncul juga para pengkhotbah dari Ordo St. Agustinus. Mereka terkenal karena menampilkan khotbah paling prakris di halaman-halaman istana raja. Salah seorang yang terkenal adalah abra¬ham dari Santa Clara (1644-1709). Dari tangannya terbit 16 buku tentang ilmu retorika.

    6. Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengembangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Francis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.

    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan di Prancis penyair-penyair, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Sampai pada saat Revolusi Prancis kepandaian berbicara hanya berkembang di dalam rumah-rumah biara. Sesudah Revolusi Prancis ilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga di antara kaum awam, dan justru masa sesudah Revolusi Prancis adalah puncaknya.
    MIRABEAUS (1749-1791). Dia adalah ahli pidato terkenal. la menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimik yang menarik; pengungkapannya tajam dan logis.

    BalasHapus
  100. ( lanjutan 8 )
    Heni Hendrayani
    NAPOLEON BONAPARTE (1769-1821). Seorang diktator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti. Napoleon adalah seorang ahli pidato yang luar biasa. Menurut dia, kalimat yang dapat mempengaruhi pendengar adalah kalimat yang pendek dan yang seringkali diulang Tetapi di luar lingkungan Angkatan Bersenjata, Napoleon menderita kompleks rendah diri. terutama apabila harus berbicara di depan Senat dari Wakil-wakil rakyat. Sebab itu pidatonya selalu ditulis jelas dan untuk mempertinggi efektivitas pidato ia mengikuti kursus ilmu berpidato pada Talma (1763-1826), seorang pemain teater dan guru ilmu retorika.
    Napoleon akhimya hancur sendiri karena kelobaanaya mencari kuasa.
    CHARLES DE GAULLE (1890-1970), adalah seorang Jenderal yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan. la ada¬lah seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan. Medium yang dipergunakan dalam pidato untuk menanam pengaruh di kalangan rakyat Francis adalah Televisi. Dalam biografinya, A. Crawley menulis tentang de gaulle sebagai berikut, "Sebelum tampil dalam siaran televisi, de gaulle mencoba pidatonya berjam-jam di depan cermin. Seorang pemain drama terkenal dari Prancis. harus memperbaiki gerak-gerik dan mimiknya sehingga dapat memberi efek yang baik, meski pada pesawat televisi yang paling kecil sekalipun".

    B. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung dalam bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Sebagaimana bangsa Romawi, bangsa Inggris yakin bahwa kata - kata yang diucapkan memiliki daya untuk mempengaruhi dan menguasai manusia. Oleh karena itu ilmu retorika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris. Secara alamiah orang Inggris adalah manusia pendiam, dalam arti bahasa dan gerak motoris tubuhnya kurang dinamis. Tetapi para pemimpin Inggris mempelajari ilmu retorika secara teliti dan melatih diri secara intensif dalam seni berbicara;
    Di bawah mi dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang tsrkenal:

    1) Masa Kejayaan. Ratu Elisabet
    Di dalam masa ini, ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Thomas Wilson (Quintilianus-nya orang Inggris), menulis sebuah buku standar berjudul, Seni Retorika (1553), yang terkenal di kalangan masyarakat Inggris. Seorang filsuf francis Bacon (1561-1626), dalam bukunya Kemajuan dalam Belajar (Der Fortschritt des Lemens,1605) memberikan penilaian mengenai ilmu

    BalasHapus
  101. Lanjutan Ravika Andam Dewi

    5. Diantara abad ke-14 dan 16 berkembang Renaissans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini , muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi-Yunani kuno, sehingga ilmu retorikapun dikembangkan kembali. Perkembangan baru ini di dorong oleh Kaum Republik pimpinan pemerintahan dan para Kaisar di Italia.
    Beberapa tokoh dari zaman ini adalah:
    - Poggio Bracciolini (1380-1459). Dia adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno. Dia menampilkan kembali karya-karya Quintilianus dan sebagian dari pidato-pidato Cicero.
    - Valla (1407-1457). Dia adalah seorang profesor ilmu retorika di kota Pavila . Ia berjasa karna menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman Kun, dia juga melihat pentingnya dialektika dan retorika sebagai sungguh-sungguh ilmu filsafat.
    - Philip Melancthon (1497-1560). Dia adalah profesor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Marthin Luther yang bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523).
    Sebagai reaksi terhadap gerakan reformasi di Eropa, muncul gerakan anti reformasi yang dipelopori oleh Pater-Pater Yesuit. Di mana-mana dihidupkan kembali kepandaian berkhotbah dari mimbar-mimbar gereja. Yang terkenal dari kelompok anti Reformasi adalah pendiri Yesuit, Ignatius dari Loyola (1491-1556) dan Petrus Kanisius (1521-1597), Misyonaris daerah-daerah yang berbahasa Jerman.
    Selain itu muncul juga para pengkhotbah Ordo St. Agustinus. Mereka terkenal karena menampilkan khotbah yang praktis di halaman-halaman istana Raja. Salah seorang yang terkenal adalah Abraham dari Santa Clara (1644-1709) dari tangannya terbit 16 buku tentang ilmu retorika.
    Humanisme adalah sebuah gerakan filsafat dan literatur yang bermula dari Italia pada paruh kedua abad ke-14 kemudian menjalar ke negara-negara Eropa lainnya.

    BalasHapus
  102. ( Lanjutan 9 )
    Heni Hendrayani
    retorika. la mengatakan, "Kebijaksanaan menciptakan nama dan ketakjuban, tetapi kepandaian berpidato dalam soal dagang dan kehidupan bernegara menciptakan efek yang jauh lebih besar". Tokoh yang juga turut mengembangkan ilmu retorika dalam masa ini adalah penyair terkenal William Shakespeare. (1564-1616). Dalam drama-dramanya, Coriolanus dan Julius Caesar, Shakespeare selalu rnemasukkan pidato-pidato politis. Satu contoh klasik adalah pidato yang dibawakan oleh Marc Anton di depan Jenazah J. Caesar dan massa rakyat untuk menghormat para pahlawan. Ini membuktikan bahwa pengaruh ilmu retorika dalam kehidupan politis di Inggris pada waktu itu sangat besar.


    2} Selama Revolusi Puritanis
    Dalam masa ini ilmu retorika juga berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwell (1599-1650). Dia adalah seorang diktator yang pandai mensugesti massa lewat pidato. Pidatonya yang terkenal adalah pidato peperangan melawan Spanyol yang diucapkan pada tanggal 17 September 1656. Seorang lain bernama John Milton (1608-1674), adalah penyair terbesar masa ini, yang menguasai ilmu seni berbicara dengan sangat baik. Dalam buku¬nya Das verlorene Paradies, ia membuat sintesis antara politik dan agama dengan mempergunakan ilmu reterika. Menurut dia, agama dan politik harus saling melengkapi. Cromwell mempergunakan ilmu retorika sebagai wadah dalam bidang politik dan agama untuuk mencapai tujuan politsnya. Dia adalah seorang politikus yang dingin, tetapi penuh pertimbangan. Menurut dia, musuh-musuh politis adalah orang-orang tcrkutuk. Oleh karena itu mereka harus dibinasakan.
    Sejak masa ini pengaruh Kitab Suci pada ahli-ahli pidato sangat besar. Hal ini tampak jelas pada Winston Churchill, J. F. kennedy, John Wesley dan Billy Graham, yang dijuluki "Senapan mesin Tuhan".

    3) Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Dalam abad-abad ini muncul ahli-ahli pidato terkenal di Inggris. Tanpa orang-orang ini, sejarah demokrasi parlementaris di Inggris akan menjadi lebih miskin. Dalam masa ini ilmu retorika pertama-tama adalah hasil dari suatu situasi politis Perdebatan-perdebatan dalam parlemen pada masa itu menampilkan secara jelas kejayaan ilmu retorika. Tokoh-tokoh terkenal adalah William Pitt Sunior dan Junior. William Pitt Junior adalah anak dari William Pitt Senior. Dalam umumya yang ke-24, ia sudah menjadi Perdana Menteri Kerajaan Inggris. la memiliki kepala yang dingin dan tampil sebagai seorang ahli pidato improvisasi yang brilian. Ia terkenal dalam sejarah berkat pidato yang diucapkannya di hadapan DPR Inggris mengenai penghapusan perdagangan

    BalasHapus
  103. Lanjutan Ravika Andam Dewi

    6. Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengembangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.


    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).
    B. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung di bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal.
    1. Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Tokoh-tokohnya yakni, Thomas Wilson, Francis Bacon (1561-1626), dan William Shakespeare (1564-1616).
    2. Selama Revolusi Puritanis
    Tokoh-tokohnya yakni, Oliver Cromwell (1599-1650), John Milton (1608-1674), Winston Churchill, J.F Kennedy.
    3. Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh-tokohnya yakni, William Pitt Senior dan Junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Hamilton (1729-1796).
    4. Masa Kejayaan Victoria
    Tokoh-tokohnya yakni, George Canniq (1770-1827), Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) dan Joseph Chamberlain (1834-1914).
    5. Abad XX
    Tokoh-tokohnya adalah David Lloyd George (1863-1945), Winston Spancer Churchill (1874-1965).
    C. Amerika Serikat
    Amerika Serikat yang juga memiliki demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi Retoris Parlemen sejak kira-kira 200 tahun terakhir. Nenek moyang bangsa Amerika adalah orang-orang yang pandai berbicara. Retorika di Amerika Serikat mengalami beberapa tahap perkembangan seperti di bawah ini.
    1. Pada Masa Awal
    Tokoh-tokohnya ialah Patrick Henry (1736-1799), John Quincy Adams (1767-1848) dan Thomas Jefferson (1743-1826).
    2. Selama Perang Saudara (1861-1865)
    Tokoh-tokohnya ialah Henry Clay (1777-1852), John Calhoun (1782-1850) dan Daniel Webster (1782-1852)
    3. Abad XIX – XX
    Tokoh-tokohnya ialah Theodore Roosevelt (1858-1919), Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), John Fitzgerald Kennedy (1917-1963), Robert Francis Kennedy (1925-1968) dan Martin Luther King (1925-1968).
    D. Jerman
    Sampai saat reformasi ilmu retorika di Jerman tidak dapat berkembang pesat karena bangsa Jerman dikuasai oleh para kaisar yang diprakarsai oleh Martin Luther. Para tokoh yang terkenal pada masa ini ialah Adolf Hitler (1889-1949), Herman Gofring (1893-1946), Joseph Goebbels (1897-1945), Konrad Adenaver (1876-1967).

    BalasHapus
  104. ( lanjutan 10 )
    Heni Hendrayani
    budak (1792). Tokoh-tokoh lain yang juga terkenal pada zaman ini adalah Henry Fox (1705-1774): Edmund Burke (1729-1797) dan William Gerard Hamilton (1729-1796).

    4) Masa Kejayaan Victoria
    Masa ini merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokratis, kepada Demokratis. Pusat pembinaan. ilmu retorika dalam rnasa ini adalah universitas-universitas seperti Oxford dan Cambridge. Pada masa ini terbentuk "Kelompok Debat" {Debating Societis). Banyak dari antara anggota kelompok diskusi dan debat ini telah menjadi pemimpin-pemimpin dalam bidang politik. Di dalam kelompok debat dilatih teknik berbicara, berpidato, berdiskusi, berdebat, memimpin diskusi atau bekerja menurut proses parlemen. Sekali dalam satu tahun diadakan ‘hari pidato', di mana para siswa atau mahasiswa diberi kesempatan untuk membawakan pidato. Pada waktu itu praktek semacam ini belum dijalankan di dalam universitas-universitas lain di Eropa. Ciri khas ilmu retorika masa ini adalah mereka mempergunakan bahasa daerah (plain English) dan bukan hahasa Inggris standar. Sejak masa ini juga muncul kebiasaan untuk membawakan pidato di tempat terbuka (Open Air Speech). Yang mengambil bagian dalam Open Air Speech adalah rakyat biasa. Tokoh-tokoh terkenal dari masa ini adalah George Canniq (1770-1827). Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) . Joseph Chamberlain (1834-I914). J. chamberlain kemudian menjadi Perdana Menteri yang imperialistis. la memajukan satu seni berbicara yang dekat dengan situasi rakyat jelata. Pidatonya dalam musim gugur 1885 mecupakan pidato yang paling berkesan.
    Seorang teoretikus dalam bidang ilmu retorika pada masa ini adalah Richard Whately. la menulis sebuah buku berjudul Dasar-dasar Retorika (1828) yang sangat laris sehingga banyak kali dicetak ulang.
    Ciri nama retorika pada masa ini ialah bahwa kepandaian berpidato keluar dari lingkungan parlemen dan istana, lalu menyebar luas di kalangan rakyat jelata.

    BalasHapus
  105. Nama : Refki Julian
    Kelas : 2A
    NPM : 082121021

    1.Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    2. Pada Zaman Romawi Kuno
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu, pelajaran retorika mulai diberikan di sekolahpsekolah. Orang-orang Romawi yang terkenal dalam ilmu Retorika adalah Cato Senior (234-149), Marcus Tullius Cicero (106-44), Galus Julius Caesar (100-44) dan Quintilianus.
    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidanh ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dsn khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.
    4. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunanihanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    5. Pada Zaman Reinaisance dan Humanisme
    Diantara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renainsans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi dan Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembngan baru ini didorong oleh kaum Republik, pimpinan pemerintahan dan para kaisar di Italia. Beberapa tokoh dari zaman ini adalah Poggio Bracciolini (1380-1459), Valla (1407-1457) dan Philip Melanchthon (1497-1560).

    BalasHapus
  106. Nama : Refki Julian
    Kelas : 2A
    NPM : 082121021

    1.Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    2. Pada Zaman Romawi Kuno
    Setelah kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendikiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh karena itu, pelajaran retorika mulai diberikan di sekolahpsekolah. Orang-orang Romawi yang terkenal dalam ilmu Retorika adalah Cato Senior (234-149), Marcus Tullius Cicero (106-44), Galus Julius Caesar (100-44) dan Quintilianus.
    3. Pada Abad Pertengahan
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidanh ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang juga. Sejak masa awalnya kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dsn khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan Helenistin, ia dapat bertahan. Pendirinya, Yesus dari Nazaret, Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 M), Tertullanus, Lactanius, Victoranius, Hironimus dari Striden dan Yohanes Chrisostomus.
    4. Zaman Pada Yunani Kuno
    Pada mulanya para ahli pidato di Yunanihanya berbicara dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara erguna untuk memimpin negara, maka orang mulai menyusunnya disebut retorika. Dengan demikian di kot Athena di seluruh kerajaan Yunani didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wilayah-wilayah yang berkebudayaan Helenistis. Retorika dalam abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dan Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachhus dari Klasedon (300-200), Scorates (470-399), Aristoteles (384-322) dan Demosthenes (384-322).
    5. Pada Zaman Reinaisance dan Humanisme
    Diantara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renainsans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi dan Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembngan baru ini didorong oleh kaum Republik, pimpinan pemerintahan dan para kaisar di Italia. Beberapa tokoh dari zaman ini adalah Poggio Bracciolini (1380-1459), Valla (1407-1457) dan Philip Melanchthon (1497-1560).

    BalasHapus
  107. lanjutan refki julian

    6. Pada Zaman Modern
    Negara-negara yang berjasa untuk mengenbangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.


    A. Prancis
    Gerakan Humanisme dalam aspek tertentu melahirkan penysir-penysir, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Para tokohnya yakni, Mirabeaus (1749-1791), Napoleon Bonaparte (1769-1821) dan Charles De Gaulle (1890-1970).
    B. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung di bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu Retorika secara sistematis dan mengembangkannya dengan karakter tersendiri. Di bawah ini dibeberkan beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal.
    1. Masa Kejayaan Ratu Elisabet
    Tokoh-tokohnya yakni, Thomas Wilson, Francis Bacon (1561-1626), dan William Shakespeare (1564-1616).
    2. Selama Revolusi Puritanis
    Tokoh-tokohnya yakni, Oliver Cromwell (1599-1650), John Milton (1608-1674), Winston Churchill, J.F Kennedy.
    3. Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Tokoh-tokohnya yakni, William Pitt Senior dan Junior, Henry Fox (1705-1774), Edmund Burke (1729-1797) dan William Hamilton (1729-1796).
    4. Masa Kejayaan Victoria
    Tokoh-tokohnya yakni, George Canniq (1770-1827), Richard Cobden (1804-1865), John Bright (1811-1889), Benyamin Disraeli (1804-1881), William Gladstone (1809-1898) dan Joseph Chamberlain (1834-1914).
    5. Abad XX
    Tokoh-tokohnya adalah David Lloyd George (1863-1945), Winston Spancer Churchill (1874-1965).
    C. Amerika Serikat
    Amerika Serikat yang juga memiliki demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi Retoris Parlemen sejak kira-kira 200 tahun terakhir. Nenek moyang bangsa Amerika adalah orang-orang yang pandai berbicara. Retorika di Amerika Serikat mengalami beberapa tahap perkembangan seperti di bawah ini.
    1. Pada Masa Awal
    Tokoh-tokohnya ialah Patrick Henry (1736-1799), John Quincy Adams (1767-1848) dan Thomas Jefferson (1743-1826).
    2. Selama Perang Saudara (1861-1865)
    Tokoh-tokohnya ialah Henry Clay (1777-1852), John Calhoun (1782-1850) dan Daniel Webster (1782-1852)
    3. Abad XIX – XX
    Tokoh-tokohnya ialah Theodore Roosevelt (1858-1919), Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), John Fitzgerald Kennedy (1917-1963), Robert Francis Kennedy (1925-1968) dan Martin Luther King (1925-1968).
    D. Jerman
    Sampai saat reformasi ilmu retorika di Jerman tidak dapat berkembang pesat karena bangsa Jerman dikuasai oleh para kaisar yang diprakarsai oleh Martin Luther. Para tokoh yang terkenal pada masa ini ialah Adolf Hitler (1889-1949), Herman Gofring (1893-1946), Joseph Goebbels (1897-1945), Konrad Adenaver (1876-1967).

    BalasHapus
  108. Nama : Elis Triyani
    Kelas : 2 A
    NPM : 082121028
    Tugas : Retorika

    1. Sebutkan dan jelaskan perkembangan zaman yunani kuno serta tokoh-tokohnya !
    Unsur-unsur ilmu retorika sudah dikembangkan di Yunani, sebelum buku yang ditulis oleh Korax dan Teisios diterbitkan. Sejak abad ke – 7 sampai ke – 5 sebeleum Masehi, sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani kuno seperti : Solox (640-560); Peisistratos (600-527); dan Thenustokles (525-460).
    Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500-429).
    Perikles sebagai seorang ahli pidato tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah Thukydides. Sekitar akhir abad ke – 5 sebelum Masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat dikagumi seperti Alkibiades, Theramenes dan Kritios.
    Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dari Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachus dari Kalsedon (300-200). Selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti Socrates (470-399). Menurut Socrates yang juga ahli filsafat retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan yang sudah ada secara meyakinkan.
    Seorang muridnya bernama Aristoteles (384-322). Ia sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani kuno adalah Demosthenes (384-322). Dia adalah putra seorang Yunani yang menikah dengan wanita Skyth.
    Setelah meninggal, warga kota Athena mendirikan satu tugu dan sebuah patung untuk memperingati dia. Pada tugu itu tertulis, “Hai Demosthenes, andaikan engkau memiliki cukup kuasa, seperti kebijaksanaanmu, maka tak pernah Raja Makedonia akan menjadi penguasa bangsa Yunani.”
    2. Sebutkan dan jelaskan perkembangan zaman Romawi kuno serta tokoh-tokohnya !
    Setelah Kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendekiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani.

    BalasHapus
  109. lanjutan Elis Triyani

    Orang-orang Romawi terkenal dalam ilmu retotika adalah :
    Cato Senior (234-149)
    Ia menjadi terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara. Judul pidato itu Carthago delenda est. Dalam perkembangan selanjutnya, pengaruh para retor dari Yunani yang hidup dan bekerja kota Roma menjadi sangat besar di antara kaum muda yang ingin mempelajari ilmu retorika.
    Marcus Tullius Cicero (106-44)
    Hingga dewasa ini, Marcus Tullius Cicero tetap diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam). Ia juga menulis mengenai teori berpidato, yang sampai saat ini masih kuat mempengaruhi ilmu retorika. Sebelum Cicero masih ada beberapa ahli pidato yang patut disebut namanya seperti Tiberius, Cajus Graecchus, M. Antonius, Q. Hortensius Hortulus, M. Licinus Crassus dan Cato Junior.
    Gaius Iulius Caesar (100-44)
    Iulius Caesar adalah seorang dictator. Tentang dia, ahli Sejarah Suetonius menulis, “Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, Caesar adalah orang yang paling masyhur dan tepat.”
    Quintilianus (33-100)
    Quintilianus adalah seorang guru ilmu retorika. Dia adalah seorang Romawi yang berasal dari Calagurris (Spanyol). Sesudah menyelesaikan studinya di Roma ia menetap di sana dan mendirikan sekolah ilmu retorika.
    3. Sebutkan dan jelaskan perkembangan abad pertengahan serta tokoh-tokohnya !
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidang ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang jaya. Sejak masa awalnya Kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dan khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan helenistis, ia dapat bertahan.
    Beberapa nama yang terkenal adalah :
    Tertulianus, hidup di antara tahun 150-230.
    Lactantius, hidup sekitar tahun 260-320. Ia digelari Cicero-nya orang Kristen.
    Victorianus, yang hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    Seorang bapak gereja yang terkenal adalah Aurelius Agustinus (354-430). Sebelum bertobat menjadi Kristen, dia adalah profesor ilmu retorika di kota Milan. Agustinus adalah seorang pengkhotbah terkenal pada zamannya, baik di Afrika Utara maupun di seluruh kekaisaran Romawi.

    BalasHapus
  110. Lanjutan Elis Triyani

    Orang-orang Romawi terkenal dalam ilmu retotika adalah :
    Cato Senior (234-149)
    Ia menjadi terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekaisaran Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara. Judul pidato itu Carthago delenda est. Dalam perkembangan selanjutnya, pengaruh para retor dari Yunani yang hidup dan bekerja kota Roma menjadi sangat besar di antara kaum muda yang ingin mempelajari ilmu retorika.
    Marcus Tullius Cicero (106-44)
    Hingga dewasa ini, Marcus Tullius Cicero tetap diakui sebagai ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam). Ia juga menulis mengenai teori berpidato, yang sampai saat ini masih kuat mempengaruhi ilmu retorika. Sebelum Cicero masih ada beberapa ahli pidato yang patut disebut namanya seperti Tiberius, Cajus Graecchus, M. Antonius, Q. Hortensius Hortulus, M. Licinus Crassus dan Cato Junior.
    Gaius Iulius Caesar (100-44)
    Iulius Caesar adalah seorang dictator. Tentang dia, ahli Sejarah Suetonius menulis, “Dalam soal kepandaian berpidato dan berperang, Caesar adalah orang yang paling masyhur dan tepat.”
    Quintilianus (33-100)
    Quintilianus adalah seorang guru ilmu retorika. Dia adalah seorang Romawi yang berasal dari Calagurris (Spanyol). Sesudah menyelesaikan studinya di Roma ia menetap di sana dan mendirikan sekolah ilmu retorika.
    3. Sebutkan dan jelaskan perkembangan abad pertengahan serta tokoh-tokohnya !
    Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidang ilmu retorika. Wejangan-wejangan religius seperti khotbah mulai berkembang jaya. Sejak masa awalnya Kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dan khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan helenistis, ia dapat bertahan.
    Beberapa nama yang terkenal adalah :
    Tertulianus, hidup di antara tahun 150-230.
    Lactantius, hidup sekitar tahun 260-320. Ia digelari Cicero-nya orang Kristen.
    Victorianus, yang hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    Seorang bapak gereja yang terkenal adalah Aurelius Agustinus (354-430). Sebelum bertobat menjadi Kristen, dia adalah profesor ilmu retorika di kota Milan. Agustinus adalah seorang pengkhotbah terkenal pada zamannya, baik di Afrika Utara maupun di seluruh kekaisaran Romawi.

    BalasHapus
  111. Lanjutan Elis Triyani

    Hironimus dari Striden (348-420) adalah bapak gereja yang paling terdidik. Dia juga berjasa dalam menerjemahkan Kitab Suci. Dia pada mulanya adalah pengagum Cicero, lalu menjadi pertapa. Seluruh hidupnya dibaktikan untuk pemakluman Sabda Allah lewat tulisan dan khotbah.
    Yohanes Chrisostomus dari Konstantinopel (344-407). Ia dijuluki ‘Mulut Emas’. Yohanes Chrisostomus adalah seorang bapak gereja Yunani terbesar. Menurut dia, seni berbicara adalah medium untuk merebut hati pendengar dan mempengaruhi jiwa mereka. Ia mengatakan bahwa setiap khotbah adalah sama seperti aksi untuk menduduki jiwa pendengar. Bagi Yohanes Chrisostomus, seni berkhotbah sebenarnya adalah bentuk baru dari ilmu untuk mengausai massa.
    4. Sebutkan dan jelaskan perkembangan zaman renaisans dan humanisme serta tokoh-tokohnya !
    Diantara abad ke – 14 dan ke – 16 berkembanglah Renaisans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi-Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembangan baru ini didorong oleh kaum republik, pimpinan pemerintahan dan para Kaisar di Italia.
    Beberapa tokoh dari zaman ini :
    Poggio Bracciolini (1380-1459). Dia adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno. Dia menampilkan kembali karya-karya Quintilianus dan sebagian dari pidato-pidato Cicero.
    Valla (1470-1457), adalah seoreang profesor ilmu retorika di kota Pavila; Ia berjasa karena menghidupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno; Dia juga melihat pentingnya dialektika dan retorika sebagai sungguh-sungguh ilmu filsafat.
    Philip Melanchthon (1497-1560). Dia adalah profesor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Martin Luther yang lain bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523). Mereka adalah tokoh-tokoh gerakan reformasi yang sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu retorika.
    Sebagai reaksi terhadap gerakan reformasi di Erofa, muncul gerakan anti reformasi yang dipelopori oleh pater-pater Yesuit. Di mana-mana dihidupkan kembali kepandaian berkhotbah dari mimbar-mimbar gereja. Yang terkenal dari kelompok anti reformasi adalah pendiri Yesuit, Ignatius dari Loyola (1491-1556) dan Petrus Kanisius (1521-1597), misionaris daerah-daerah yang berbahasa Jerman.

    BalasHapus
  112. Lanjutan Elis Triyani

    Selain itu muncul juga para pengkhotbah dari Ordo St. Agustinus. Mereka terkenal karena menampilkan khotbah yang praktis di halaman-halaman istana raja. Salah seorang yang terkenal adalah Abraham dari Santa Clara (1644-1709). Dari tangannya terbit 16 buku tentang ilmu retorika.
    5. Sebutkan dan jelaskan perkembangan zaman modern serta tokoh-tokohnya !
    Negara-negara yang berjasa untuk mengembangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.
    a. Prancis
    Gerakan Humanisme dalm aspek tertentu melahirkan di Prancis penyair-penyair, pengarang, moralis, dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal.
    Mirabeaus (1749-1791). Dia adalah ahli pidato terkenal. Ia menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimik yang menarik; pengungkapannya tajam dan logis.
    Napoleon Bonaparte (1769-1821). Seorang diktator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti. Napoleon adalah seorang ahli pidato yang luar biasa.
    Charles De Gaulle (1890-1970), adalah seorang Jenderal yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan. Ia adalah seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan.
    b. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung dalam bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannyadengan karakter tersendiri.
    David Lloyd George (1863-1945)
    Dia adalah seorang politikus dari Wales yang menampilkan ilmu retorika modern yang bersifat popular, karena berpidato untuk massa rakyat. Selama Perang Dunia Pertama ia menunjukan kesanggupan-kesanggupan demagogisnya yang meyakinkan.
    Winston Spencer Churchill (1874-1965)
    Churchill adalah seorang politikus Inggris terbesar dan yang mengalami du Perang Dunia. Ia memiliki bakat bicara yang luar biasa. Sejak tahun 1940, ketika bangsa dan Tanah Airnya dilanda malapetaka, ia mendorong dan menguatkan hati rakyat Inggris melalui kepandaian retorisnya, supaya mampu bertahan dan memenangkan peperangan.
    c. Amerika Serikat
    Amerika serikat yang juga memiliki Demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi retoris parlemen sejak kira-kira dua ratus tahun terakhir.

    BalasHapus
  113. Lanjutan Elis Triyani

    Selain itu muncul juga para pengkhotbah dari Ordo St. Agustinus. Mereka terkenal karena menampilkan khotbah yang praktis di halaman-halaman istana raja. Salah seorang yang terkenal adalah Abraham dari Santa Clara (1644-1709). Dari tangannya terbit 16 buku tentang ilmu retorika.
    5. Sebutkan dan jelaskan perkembangan zaman modern serta tokoh-tokohnya !
    Negara-negara yang berjasa untuk mengembangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.
    a. Prancis
    Gerakan Humanisme dalm aspek tertentu melahirkan di Prancis penyair-penyair, pengarang, moralis, dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal.
    Mirabeaus (1749-1791). Dia adalah ahli pidato terkenal. Ia menguasai teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimik yang menarik; pengungkapannya tajam dan logis.
    Napoleon Bonaparte (1769-1821). Seorang diktator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti. Napoleon adalah seorang ahli pidato yang luar biasa.
    Charles De Gaulle (1890-1970), adalah seorang Jenderal yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan. Ia adalah seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan.
    b. Inggris
    Ketika di daratan Eropa, khususnya di Jerman, orang berkecimpung dalam bidang puisi dan filsafat, orang Inggris mempelajari ilmu retorika secara sistematis dan mengembangkannyadengan karakter tersendiri.
    David Lloyd George (1863-1945)
    Dia adalah seorang politikus dari Wales yang menampilkan ilmu retorika modern yang bersifat popular, karena berpidato untuk massa rakyat. Selama Perang Dunia Pertama ia menunjukan kesanggupan-kesanggupan demagogisnya yang meyakinkan.
    Winston Spencer Churchill (1874-1965)
    Churchill adalah seorang politikus Inggris terbesar dan yang mengalami du Perang Dunia. Ia memiliki bakat bicara yang luar biasa. Sejak tahun 1940, ketika bangsa dan Tanah Airnya dilanda malapetaka, ia mendorong dan menguatkan hati rakyat Inggris melalui kepandaian retorisnya, supaya mampu bertahan dan memenangkan peperangan.
    c. Amerika Serikat
    Amerika serikat yang juga memiliki Demokrasi Anglo-Amerikan, sudah memiliki tradisi retoris parlemen sejak kira-kira dua ratus tahun terakhir.

    BalasHapus
  114. Lanjutan Elis Triyani

    Henry Clay (1777-1852)
    Dia adalah seorang Senator dan anggota Kongres. Seorang kompromis terkenal. Lewat seni berbicara ia menghindarkan perpecahan antara Negara bagian utara dan selatan.
    John Calhoun (1782-1850)
    Ia memiliki kepandaian berbicara, khususnya dalam diskusi dan debat. Bakat retorisnya sangat membantu Henry Clay.
    Daniel Webster (1782-1852)
    Seorang Senator dan Demagog terbesar pada masanya. Ia dijuluki “Demodthenesnya orang-orang Yankee.
    Theodore Roosevelt (1858-1919)
    Dia adalah Presiden Amerika Serikat yang kedua puluh enam. Seorang yang pandai mempergunakan kata-kata secara tepat dalam berpidato sehingga membawa dampak dan pengaruh besar terhadap pendengarnya.
    Franklin Delano Roosevelt (1882-1945)
    Presiden Amerika Serikat yang ketiga puluh dua. Tahun 1933 terjadi krisis ekonomi dunia yang juga menimpa Amerika Serikat.
    John Fitzgerald Kennedy (1917-1963)
    Kennedy adalah Senator dan Presiden Amerika Serikat yang ketiga puluh lima.
    Robert Francis Kennedy (1925-1968)
    Robert adalah saudara J. F. Kennedy. Dia juga seorang Senator dan terakhir menjabat Menteri Pengadilan, yang kemudian dalam kampanye pemilihan Presiden, juga mati ditembak.
    Martin Luther King (1925-1968)
    Pada zaman Kennedy, harus juga disebut Martin Luther King. Seorang pengkhotbah kulit berwarna dan pejuang hak asaso golongan kulit hitam yang berasal dari Alabama.

    BalasHapus
  115. Lanjutan Elis Triyani

    Henry Clay (1777-1852)
    Dia adalah seorang Senator dan anggota Kongres. Seorang kompromis terkenal. Lewat seni berbicara ia menghindarkan perpecahan antara Negara bagian utara dan selatan.
    John Calhoun (1782-1850)
    Ia memiliki kepandaian berbicara, khususnya dalam diskusi dan debat. Bakat retorisnya sangat membantu Henry Clay.
    Daniel Webster (1782-1852)
    Seorang Senator dan Demagog terbesar pada masanya. Ia dijuluki “Demodthenesnya orang-orang Yankee.
    Theodore Roosevelt (1858-1919)
    Dia adalah Presiden Amerika Serikat yang kedua puluh enam. Seorang yang pandai mempergunakan kata-kata secara tepat dalam berpidato sehingga membawa dampak dan pengaruh besar terhadap pendengarnya.
    Franklin Delano Roosevelt (1882-1945)
    Presiden Amerika Serikat yang ketiga puluh dua. Tahun 1933 terjadi krisis ekonomi dunia yang juga menimpa Amerika Serikat.
    John Fitzgerald Kennedy (1917-1963)
    Kennedy adalah Senator dan Presiden Amerika Serikat yang ketiga puluh lima.
    Robert Francis Kennedy (1925-1968)
    Robert adalah saudara J. F. Kennedy. Dia juga seorang Senator dan terakhir menjabat Menteri Pengadilan, yang kemudian dalam kampanye pemilihan Presiden, juga mati ditembak.
    Martin Luther King (1925-1968)
    Pada zaman Kennedy, harus juga disebut Martin Luther King. Seorang pengkhotbah kulit berwarna dan pejuang hak asaso golongan kulit hitam yang berasal dari Alabama.

    BalasHapus
  116. Nama : Anna Mariana
    Kelas : 2A
    NPM : 082121011
    Tugas : Retorika

    Tugas!
    1. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika zaman Yunani Kuno beserta tokoh-tokohnya!
    Jawab: Perkembangan retorika Zaman Yunani Kuno sudah dikembangkan di Yunani, sejak abad ke-7 sampai ke-5 sebelum Masehi, sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani Kuno. Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500-429). Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin Negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika, sehingga mudah dipelajari. Usaha ini dijalankan pertama-tama di daerah koloni Yunani di Sisilia, di mana kekuasaan tiran mulai punah dan di mana kebebasan berbicara mulai dijinjung tinggi. Usaha yang sama segera dikembangkan di kota Athena dan di seluruh Kerajaan Yunani. Sejak abad ke-5 mulai didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wiayah-wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang diajarkan kepada generasi muda yang dipersiapkan untuk memimpin Negara. Retorika abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. ia menjadi kesenian untuk membina dan memimpin manusia.
    Beberapa tokoh dari zaman ini: Solon (640-560); Peisistratos (600-527) dan Thenustokles (525-460). Perikles (500-429). Para pengagumnya mengatakan bahwa dewi-dewi seni berbicara yang memiliki daya tarik memukau bertakhta di atas lidahnya. Perikles sebagai seorang ahli pidato tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahawan di kota Athena, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah Thukydidies. Sekitar akhir abad ke-5 sebelum Masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat dikagumi seperti Alkibiades, Theramentes dan Kritos. Gorgias dari Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachus dari Kalsedon (300-200). Socrates (470-399). Menurut Socrates yang juga ahli filsafat, retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengtahuan yang sudah ada secara meyakinkan. Demosthenes (384-322). Dia adalah putra seorang

    BalasHapus
  117. Nama : Anna Mariana
    Kelas : 2A
    NPM : 082121011
    Tugas : Retorika

    Tugas!
    1. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika zaman Yunani Kuno beserta tokoh-tokohnya!
    Jawab: Perkembangan retorika Zaman Yunani Kuno sudah dikembangkan di Yunani, sejak abad ke-7 sampai ke-5 sebelum Masehi, sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani Kuno. Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500-429). Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. Tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin Negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika, sehingga mudah dipelajari. Usaha ini dijalankan pertama-tama di daerah koloni Yunani di Sisilia, di mana kekuasaan tiran mulai punah dan di mana kebebasan berbicara mulai dijinjung tinggi. Usaha yang sama segera dikembangkan di kota Athena dan di seluruh Kerajaan Yunani. Sejak abad ke-5 mulai didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wiayah-wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang diajarkan kepada generasi muda yang dipersiapkan untuk memimpin Negara. Retorika abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. ia menjadi kesenian untuk membina dan memimpin manusia.
    Beberapa tokoh dari zaman ini: Solon (640-560); Peisistratos (600-527) dan Thenustokles (525-460). Perikles (500-429). Para pengagumnya mengatakan bahwa dewi-dewi seni berbicara yang memiliki daya tarik memukau bertakhta di atas lidahnya. Perikles sebagai seorang ahli pidato tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahawan di kota Athena, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah Thukydidies. Sekitar akhir abad ke-5 sebelum Masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat dikagumi seperti Alkibiades, Theramentes dan Kritos. Gorgias dari Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachus dari Kalsedon (300-200). Socrates (470-399). Menurut Socrates yang juga ahli filsafat, retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengtahuan yang sudah ada secara meyakinkan. Demosthenes (384-322). Dia adalah putra seorang

    BalasHapus
  118. Yunani yang menikah denagn wanita Skyth. Demosthenes dikatakan bahwa ia mengalami tekanan batin yang berat dan rasa takut yang besar. Tetapi berkat latihan yang tabah, ia dapat mengatasi segala kesulitan itu, sehingga akhirnya menjadi seorang retor yang terkenal. Setelah meninggal, warga kota Athena mendirikan satu tugu dan sebuah patung untuk memperingati dia.
    2. Sebutkan dan jelaskan perkembangan zaman Romawi Kuno beserta tokoh-tokohnya!
    Jawab: Perkembangan retorika zaman Romawi Kuno ini setelah Kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendekiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh sebab itu pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah-sekolah. Tetapi keinginan kaum muda untuk mempelajari filsafat dan retorika tidak dapat dibendung. Sekitar abad kedua sebelum Masehi. Sejak saat itu mereka mendirikan sekolah-sekolah retrika, di mana orang Yunani menjadi guru. dengan cara ini pengaruh helenistis mulai merembes kuat di kalangan orang Romawi. Sedangkan kaum muda dari Roma sering pergi ke Yunani, terutama ke kota Athena dan pulau Rodos, untuk mempelajari ilmu filsafat dan retorika. Sejak saat ini, ilmu Retorika berkembang pesat di dalam seluruh kekaisaran Romawi. Orang Romawi, dalam perkembangan selanjutnya, membina suatu ilmu retorika dan dialektika, yang cocok untuk para pembela perkara, pimpinan pemerintahan dan kaum militer. Ilmu retorika menjadi salah satu pengetahuan yang dipelajari oleh orang Romawi dengan penuh semangat. Di kota Roma orang mulai menjajagi dan sadar bahwa ilmu retorika adalah salah satu wadah untuk menguasai massa (Herrschaftswissn). Tetapi bersama runtuhnya Kekaisaran Romawi, lenyaplah juga kejayaan ilmu retorika. Ilmu retorika sebagai wadah untuk menguasai menusia, terhapus dari pengarang politik zaman kuno.
    Di samping Cato Senior, masih ada sejumlah retor yang terkenal dalam seluruh Kekaisaran romawi, seperti:
    Marcus Yulius Cicero (106-44)
    Marcus Yulius Cicero tetap diakui sebaga ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidato yang terkenal yaitu pidato Catlina (Contra Catilinam). Sebelum Cicero masih ada

    BalasHapus
  119. Yunani yang menikah denagn wanita Skyth. Demosthenes dikatakan bahwa ia mengalami tekanan batin yang berat dan rasa takut yang besar. Tetapi berkat latihan yang tabah, ia dapat mengatasi segala kesulitan itu, sehingga akhirnya menjadi seorang retor yang terkenal. Setelah meninggal, warga kota Athena mendirikan satu tugu dan sebuah patung untuk memperingati dia.
    2. Sebutkan dan jelaskan perkembangan zaman Romawi Kuno beserta tokoh-tokohnya!
    Jawab: Perkembangan retorika zaman Romawi Kuno ini setelah Kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendekiawan Romawi dan Yunani. Orang-orang Romawi mempelajari kebudayaaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani. Oleh sebab itu pelajaran tentang ilmu retorika mulai diberikan di sekolah-sekolah. Tetapi keinginan kaum muda untuk mempelajari filsafat dan retorika tidak dapat dibendung. Sekitar abad kedua sebelum Masehi. Sejak saat itu mereka mendirikan sekolah-sekolah retrika, di mana orang Yunani menjadi guru. dengan cara ini pengaruh helenistis mulai merembes kuat di kalangan orang Romawi. Sedangkan kaum muda dari Roma sering pergi ke Yunani, terutama ke kota Athena dan pulau Rodos, untuk mempelajari ilmu filsafat dan retorika. Sejak saat ini, ilmu Retorika berkembang pesat di dalam seluruh kekaisaran Romawi. Orang Romawi, dalam perkembangan selanjutnya, membina suatu ilmu retorika dan dialektika, yang cocok untuk para pembela perkara, pimpinan pemerintahan dan kaum militer. Ilmu retorika menjadi salah satu pengetahuan yang dipelajari oleh orang Romawi dengan penuh semangat. Di kota Roma orang mulai menjajagi dan sadar bahwa ilmu retorika adalah salah satu wadah untuk menguasai massa (Herrschaftswissn). Tetapi bersama runtuhnya Kekaisaran Romawi, lenyaplah juga kejayaan ilmu retorika. Ilmu retorika sebagai wadah untuk menguasai menusia, terhapus dari pengarang politik zaman kuno.
    Di samping Cato Senior, masih ada sejumlah retor yang terkenal dalam seluruh Kekaisaran romawi, seperti:
    Marcus Yulius Cicero (106-44)
    Marcus Yulius Cicero tetap diakui sebaga ahli pidato terbesar dari Kekaisaran Romawi. Pidato yang terkenal yaitu pidato Catlina (Contra Catilinam). Sebelum Cicero masih ada

    BalasHapus
  120. beberapa ahli pidato yang patut disebut namanya seperti Tiberus, Caius Graecchus, M. Antonius, Q. Hortensius Hortulus, M. Licinius Craccus dan Cato Junior.
    Gasus Iulius Caesar (100-44)
    Iulius Caesar adalah seorang diktator. Caesar adalah orang yang paling masyhur dan tepat. Pidatonya yang termasyhur di hadapan para legioner yang daya tempur dan semangat juangnya sudah mulai pudar (Perang Galia, 1, Bab 40) adalah sepenggal retorika yang paling baik dari seni menimbulkan motivasi secara psikologis dan juga menunjukkan betapa kuat daya sugesti Caesar yang mau mengakhiri Negara Republik Romawi.
    Quntlianus
    Quintilianus adalah seorang guru ilmu retorika. Ia adalah seorang Romawi yang berasal dari Calagurris (Spanyol). Dalam masa ini Quantilianus menulis 12 buku sebagai pengantar ke dalam Ilmu Retorika (Instutin Oratoria). Karyanya ini masih terkenal hingga sekarang masih sangat mempengaruhi ilmu retorika masa kini.
    3. Sebutkan dan jelaskan retorika abad pertengahan beserta tokoh-tokohnya!
    Jawab: Sejak perkembangan abad pertama mulailah titik balik bidang ilmu retorika. Wejangan-wejangan religious seperti khotbah mulai berkembang jaya. Sejak masa awalnya Kekristenan selalu dimaklumkan melalui kata-kata dan khotbah, sehingga dalam berhadapan dengan tantangan dari kebudayaan helenistis, ia dapat bertahan. Dalam abad-abad berkutnya, ketika Kekristenan semakin meluas, muncul banyak retor di kalangan orang Kristen. Sepanjang abad pertengahan, ilmu retorika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalam biara-biara dalam bentuk seni berkhotbah. Selama abad pertengahan ilmu retorika mencapai titk dalamnya. Penyelidik dan pendalaman ilmu retorika ditekan, sehingga perkembangan lanjut yang kreatif menjadi kerdil. Selain itu Ilmu Retorika, kepandaian berbicara pada zaman ini, uga sering disalahgunakan di dalam Gereja.
    Beberapa tokoh yang terkenal adalah: Tertulianus, hidup di antara tahun 150-230. Lactantius, yang hindu sekitar tahun 350. Ia digelari Cicero-nya orang Kristen. Victorianus, yang hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika. Seorang bapak gereja yang terkenal adalah Aurelius Agustinus (354-430). Agustinus adalah seorang pengkhotbah terkenal pada zamannya, baik di Afrika Utara maupun di seluruh kekaisaran Romawi. Hironimus dar Striden (348-120) adalah bapak

    BalasHapus
  121. yang paling terdidik. Dia juga berjasa dalam menerjemahkan Kitab Suci. Dia pada mulanya adalah pengagum Cicero, lalu menjadi petapa. Seluruh hiupnya dibaktikan untuk pemakluman Sabda Allah lewat tulisan dan khotbah. Yohanes Chrisostomus dari Konstantinopel ( 344-407). Ia dijuluki ‘Mulut Emas’. Yohanes Chisostomus adalah bapak gereja Yunani terbesar. Menurutnya seni berbicara adalah medim untuk merebut hati pendengar dan mempengaruhi jiwa mereka. Ia mengatakan bahwa setiap khotbah adalah sama seperti aksi untuk menduduki jiwa pendengar. Bagi Yohanes Chrisostomus, seni berkhotbah sebenarnya adalah bentuk baru dari ilmu untuk menguasai massa. Savonarola (1452-1498). Ia sangat teramil dalam menggunakan dialektika dan logika. Karena dituduh mengerjakan hal-hal yang sesat, Savonarola dibakar.
    4. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika zaman Yunani Kuno beserta tokoh-tokohnya!
    Jawab: Perkembangan retorika Zaman Yunani Kuno sudah dikembangkan di Yunani, sejak abad ke-7 sampai ke-5 sebelum Masehi, sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam kerajaan Yunani Kuno. Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500-429). Pada mulanya para ahli pidato di Yunani hanya berbicara di dalam ruangan pengadilan. tetapi sesudah memperhatikan bahwa kepandaian berbicara berguna untuk memimpin Negara, maka orang mulai menyusunnya dan disebut retorika, sehingga mudah dipelajari. Usaha ini dijalankan pertama-tama di daerah koloni Yunani di Sisilia, di mana kekuasaan tiran mulai punah dan di mana kebebasan berbicara mulai dijinjung tinggi. Usaha yang sama segera dikembangkan di kota Athena dan di seluruh Kerajaan Yunani. Sejak abad ke-5 mulai didirikan sekolah-sekolah retorika di dalam wiayah-wilayah yang berkebudayaan helenistis. Dengan itu retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang diajarkan kepada generasi muda yang dipersiapkan untuk memimpin Negara. Retorika abad-abad ini menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Ia menjadi kesenian untuk membina dan memimpin manusia.
    Beberapa tokoh dari zaman ini: Solon (640-560); Peisistratos (600-527) dan Thenustokles (525-460). Perikles (500-429). Para pengagumnya mengatakan bahwa dewi-dewi seni berbicara yang memiliki daya tarik memukau bertakhta di atas lidahnya. Perikles sebagai seorang ahli pidato tidak akan dilupakan oleh bangsa Yunani, berkat sebuah pidato yang diucapkannya bagi para pahlawan di kota Athena, yang kemudian diterbitkan oleh ahli sejarah Thukydidies. Sekitar akhir abad ke-5 sebelum Masehi,

    BalasHapus
  122. muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat dikagumi seperti Alkibiades, Theramentes dan Kritos. Gorgias dari Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachus dari Kalsedon (300-200). Socrates (470-399). Menurut Socrates yang juga ahli filsafat, retorika adalah seni untuk membawakan dan menyampaikan pengtahuan yang sudah ada secara meyakinkan. Demosthenes (384-322). Dia adalah putra seorang Yunani yang menikah dengan wanita Skyth. Demosthenes dikatakan bahwa ia mengalami tekanan batin yang berat dan rasa takut yang besar. Tetapi berkat latihan yang tabah, ia dapat mengatasi segala kesulitan itu, sehingga akhirnya menjadi seorang retor yang terkenal. Setelah meninggal, warga kota Athena mendirikan satu tugu dan sebuah patung untuk memperingati dia.
    5. Sebutkan dan jelaskan perkembangan retorika Abad Renaisans dan Humanisme!
    Jawab: Di antara abad ke-14 dan ke-16 berkembanglah Renaisans di Italia. Sejalan dengan perkembangan ini, muncul juga suatu pemahaman baru terhadap zaman Romawi-Yunani kuno, sehingga ilmu retorika pun dikembangkan kembali. Perkembangan baru ini didorong oleh kaum republik, pimpinan pemerintahan dan para Kaisar di Italia. Kaum Sofis di Yunani, kelompok humanis berpindah dari satu Universitas ke Universitas yang lain, untuk memberikan ceramah mengenai zaman Romawi-Yunani kuno.
    Beberapa tokoh dari zaman ini:
    Poggio Bracciolini (1380-1459).
    Dia adalah seorang Philolog dan pengumpul karya tulisan dari zaman kuno. Dia menampilkan kembali karya-karya Quintilianus dan sebagian dari pidato-pidato Cicero.
    Valla (1407-1457)
    Valla adalah seorang professor ilmu retorika di kota Pavila; Ia berjasa karena menghiupkan kembali peranan ilmu retorika seperti pada zaman kuno; Dia juga melihat pentingnya dialektika dan retorika sebagai sungguh-sungguh ilmu filsafat.
    Phlip Melanchthon (1497-1523)
    Dia adalah profesor bahasa Yunani di kota Wittenberg. Seorang rekan kerja Martin Luther yang lain bernama Ulrich Von Hutten (1488-1523). Mereka adalah tokoh-tokoh gerakan reformasi yang sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu retorika. Ignatius dari Loyola (1491-1556) dan Petrus Kanisius (1521-1597), misionaris daerah-daerah

    BalasHapus
  123. yang berbahasa Jerman. Ordo St.Agustinus, mereka terkenal karena menampilkan khotbah yang praktis di halaman-halaman istana raja. Salah seorang yang terkenal adalah Abraham dan Santa Clara (164401709). Dari tangannya terbit 16 buku tentang ilmu retorika.
    6. Sebutkan dan Jelaskan zaman Modern beserta tokoh-tokohnya!
    Jawab: Negara-ngara yang berjasa untuk mengembangkan ilmu retorika dalam zaman modern adalah Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman Barat.
    a. Prancis
    Gerakan humanisme dalam aspek tertentu melahirkan di Prancis penyair-penyair, pengarang, moralis dan pengkhotbah-pengkhotbah terkenal. Sampai pada saat Revolusi Prancis kepandaian berbicara hanya berkembang di dalam rumah-rumah biara. Sesudah Revolusi Prancis ilmu retorika mulai meluas dan tersebar juga di antara kaum awam, dan jusru masa sesudah Revolusi Prancis adalah puncaknya.
    Adapun tokoh-tokoh pada masa ini adalah: Mirabeaus (1749-1791). Dia merupakan ahli pidato terkenal. Ia menguasai teknik-teknik berdebat, memiliki suara yang jelas dan mimik yang menarik; pengungkapannya tajam dan logis. Napoleon Bonaparte (1769-1821). Dia adalah seorang diktator yang memiliki banyak bakat dan mengenal jiwa manusia secara teliti. Napoleon merupakan seorang ahli pidato yang luar biasa. Charles De Gaulle (1890-1970), adalah seorang Jendral yang mengangkat suara dari tempat pengasingannya di London untuk mendorong rakyat Prancis supaya bertahan dalam tantangan. Ia juga seorang ahli pidato yang bersifat kepahlawanan.
    b. Inggris
    Orang Inggris mmpelajari ilmu retorika secara sistematis dan mngembangkannya dengan karakter tersendiri. Sebagaimana bangsa Romawi, bangsa inggris yakin bahwa kata-kata yang diucapkan memiliki daya untuk mempengaruhi dan menguasai manusia. Oleh karena itu ilmu retorika dipergunakan dalam usaha memperluas kekuasaan Kerajaan Inggris. Secara alamiah orang Inggris adalah manusia pendiam, dalam arti bahasa dan gerak motoris tubuhnya kurang dinamis. Tetapi para pemmpin Inggris mempelajari ilmu retorika secara teliti dan melatih diri secara intensif dalam seni berbicara.
    Ada beberapa fase kejayaan ilmu retorika Inggris yang terkenal:
    1). Masa Kejayaan Ratu Elisabet

    BalasHapus
  124. Ilmu retorika berkembang jaya di daratan Inggris berkat pengaruh Humanisme. Thomas Wilson mengatakan, mengatakan “Kebijaksanaan menciptakan nama dan ketakjuban, tetapi kepandaian berpidato dalam soal dagang dan kehidupan bernegara menciptakan efek yang jauh lebih besar”. Tokoh yang turut mngembangkan ilmu retorika dalam masa ini adalah Penyair terkenal Willam Shakspeare (1564-1616). Ia selalu memasukkan pidato-pidato politis.
    2). Selama Revoluisi Puritanis
    Dalam masa ini ilmu retorika berkembang pesat. Tokoh terkenal dari masa ini adalah Oliver Cromwell (1599-1650). Dia adalah seorang diktator yang pandai mensugesti masa lewat pidato. Seorang lain bernama Jhon Milton (1608-1674), adalah penyair terbesar masa ini, yang menguasai ilmu seni berbicara dengan sangat baik. Cromwel mempergunakan ilmu retorika sebagai wadah dalam bidang politik dan agama untuk mncapai tujuan politisnya. Sejak masa ini pengaruh Kitab Suci pada alhi-ahli pidato sangat besar. hal ini tampak jelas pada Winston Churchll, J.F Kenndy, Jhon Wesley dan Billy Graham, yang dijuluki “Senapan mesin Tuhan”.
    3). Masa Jaya antara Abad ke-17 dan ke-19
    Dalam masa ni merupakan masa peralihan dari gaya berbicara Aristokratis, kepada Demokratis. Pada masa ini terbentuk “Kelomok Debat” (Debating Societies). Di dalam kelompok debat dilatih teknik berbicara, berpidato, berdiskusi, berdebat, memimpin diskusi atau bekerja menurut proses parlemen. Ciri khas ilmu retorika pada masa ini adalah bahwa mereka mempergunakan bahasa daerah (plain English) dan bukan bahasa Inggris standar. Sejak masa ini juga muncul kebiasan untuk membawakan pidato di tempat terbuka (Open Air Speech). Tokoh-tokoh terkenal dari masa ini adalah George Canniq (1770-127), Richard Cobden (1804-1865), Jhon Bright (1811-1889) Benyamin Disraeli (1804-1881), Wlliam Gladstone (1809-1898), dan Joseph Chamberlain (1834-1914). J.Chamberlain kemudian menjadi Perdana Menteri yang imperialistis. Ciri utama pada masa ini ialah bahwa kepandaian berpidato keluar dari lingkungan perlemn dan istana, lalu menyebar luas di kalangan rakyat jelata.
    5. Abad XX
    Masa ini disebut Zaman Perak seni berpidato Inggris. Kenyataan yang diakui umum ialah bahwa dalam situiasi kritis nasional, selalu muncul tokoh-tokoh politik Inggris yang mantap dan sekaligus memiliki kepandaian berpidato secara meyakinkan. Dua tokoh

    BalasHapus
  125. utama adalah: David Elyod George (1863-945). Ia seorang poitikus dari Weles yang menampilkan ilmu retorika modern yang bersifat popular, karena berpidato untuk massa rakyat. Winston Spencer Churchull (1874-1965). Ia seorang politikus Inggris terbesar dan yang mengalam dua Perang Dunia. Dia memiliki bakat bicara yang luar biasa. Churchull adalah seorang ahli pidato bersifat kepahlawanan yang dimunculkan oleh Demokrasi Barat, khususnya Demokrasi Inggris dalam Perang Dunia kedua. Kesaksian Winstone Churchull adalah seorang ahli idato terbesar dan seorang penyambung lidah rakyat Inggris termasyur pada abad ini.
    c. Amerika Serikat
    Amerika Serikat yang juga memiliki Demokrasi Ango-Amerikan, nenek-moyang bangsa Amerika adalah orang-orang yang pandai berbicara. Retorika di Amerika Serikat mengalami beberapa tahap perkembangan seperti berikut:
    1). Pada Masa Awal
    Tokoh aling penting pada masa ini adalah Petrik Henry (1736-1799), Ia adalah Gubernur dari Negara bagian Virginia. Jhon Quincy Adams (1767-1848), Presiden Amerika Serikat yang keenam yang juga sebagai professor ilmu retorika. Thomas Jefferson (1743-1826), seorang pemikir terbesar, yang menyusun dekrit tentang Kemerdekaan AS pada tahun 1776. James Monroe (1757-1831) adalah Presiden AS yang kelima.
    2). Selama Perang Saudara (1861-1865)
    Perang saudara ini menentukan hidup dan matinya As sebagai satu bangsa dan Negara. Masalah yang pada waktu itu menjadi pokok percekcokan adalah penghapusan perdagangan budak di Negara bagian selatan. Beberaa tokoh Pidato terkenal seperti: Henry Clay (1777-1852), seorang Senator dan anggota Kongres. seorang kompromis terkenal. Jhon Clahoun (1782-1850), Ia memiliki kepandaian berbicara, khususnya dalam diskusi dan debat. Daniel Webster (782-1852), seorang Senator dan Demagog terbesar pada masanya.
    3). Abad XIX-XX
    Tokoh-tokoh retorika yang terkenal dalam abad ini adalah: Roosevelt (1858-1919), seorang Presiden As yang kedua puluh enam juga sebagai yang pandai mempergunakan kata-kata scara tepat dalam berpidato shingga membaa dampak dan pengaruk besar terhadap pendengarnya. Franklin Delano Roosevelt (1882-1945), Ia seorang Presiden AS

    BalasHapus
  126. yang ketiga puluh dua. Tahun 1993 terjadi krisis ekonom dunia yang juga menimpa Presiden. Jhon Fitzgerald Kennedy (1917-1963), seorang Senator dan Presiden AS kelima puluh lima. Pada saat itu Kenndy tahu bahwa jumlah orang Amerika yang akan mendapat penjelasan lewat siaran televisi mengenai kampanye pemilihan Presiden, dua kali lebih besar daripada lewat Surat Kabar dan Majalah. Ia terkenal karena kepintaran yang brilian karena kemampuan retorisnya yang tinggi. Robbert Francis Kenndy (1925-1968), seorang Senator san terakhir menjabat Menteri Pengadilan, yang kemudian dalam kampanye pemilihan Presiden, juga mati ditembak. Martin Luther King (1925-1968), seorang pengkhotbah kulit berwarna dan pejuang hak asasi golongan kulit hitam yang berasal dari Alabama. Dia akhirnya menjadi korban pembunuhan politis dalam mperjuangan untuk menuntut persamaan hak bagi orang-orang kulit berwarna di Amerika Serikat. Dale Carnegie (1888-1955), Carnegie sendiri menulis banyak buku mengenai teknik berbicara.
    d. Jerman
    Kepandaian dan seni berbicara mulai dikembangkan, khususnya pada mimbar-mimbar Gereja, naik boleh pemimpin agama Prostestan maupun oleh pemimpin agama Katolik. Demagog terkenal pada zaman ini adalah Adolf Hitler (18889-1945), dia adalah Kanselir Jerman yang mengantar Jerman menuju Perang Dunia Kedua dan serentak pula membawa Jerman kepada keruntuhan dan perpecahan. Herman Gofring (1893-1946), Ia adalah Menteri yang menangani bagian propaganda pada zaman Hitler. Hitler dan Goebbels memberikan bukti historis bgaimana rtorika yang disalahgunakan, akan membawa malapetaka bagi suatu bangsa dan Negara. Malaptaka in tidak terlupakan baik dalam Sejarah Dunia, khususnya dan terutama dalam Sejarah bangsa Jerman sendiri. Konrad Adenauer (1876-1967) , Helmut Schmidt dan Josef Strauss adalah orang-orang yang pandai berbicara, tetapi mereka bukanlah demagog terkenal di dunia.

    BalasHapus
  127. Nama :Atisah
    Kelas : 2A
    NPM : 082121030
    Tugas : Retorika

    1. Sebutkan dan jelaskan perkembangan zaman Yunani Kuno beserta tokoh-tokohnya!
    Jawaban: Menurut sejarah perkembangannya, retorika mula-mula tumbuh dan berkembang di Yunani pada abad V dan IV sebelum masehi. Menurut pengertiannya yang asli. Retorika adalah sebuah telaah atau studi yang simpatik mengenai oratoria atau seni berpidato. Orang yang pertama-tama dianggap memperkenalkan oratori atau seni berpidato adalah orang Yunani Sicilia, tetapi tokoh pendiri sebenarnya adalah Corax dari Sirakusa (500 sebelum masehi)
    Sejak abad ke-7 sampai ke-5 sebelum masehi sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam Kerajaan Yunani kuno seperti Solon (640-560) Peistratus (600–527) dan Thenustokles (525–460). Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500–429). Sekitar akhir abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat dikagumi seperti Alkibiades, Theramenes dan Kritos. Sejak abad ke-5 mulai didirikan sekolah-sekolah retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dari Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachus dari Kasedon (300-200) selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti Socrates (470-399). Menurutnya retorika adalah senin untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan yang sudah ada secara meyakinkan, seorang muridnya bernama Aristoteles (384-322). Ia sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani kuno adalah Demosthenes (384-322). Setelah meninggal, warga kota Athena mendirikan satu tugu dan sebuah patung untuk memperingati dia. Pada tugu itu tertulis, “Hai Demosthenes, andaikan engkau memiliki cukup kuasa, seperti kebijaksanaanmu, maka tak pernah raja Makedonia akan menjadi penguasa bangsa Yunana.” Berakhirlah masa kejayaan ilmu retorika Yunani kuno. Retorika hanya masih merupakan ilmu yang dipelajari di bangku-bangku sekolah.
    2. Sebutkan dan jelaskan perkembangan zaman Romawi Kuno beserta tokoh-tokohnya!
    Jawaban: Setelah Kerajaan Romawi menguasai Yunani, terjadilah kontak antara kaum cendekiawan Romawi dan Yunani, orang-orang Romawi mempelajari kebudayaan bangsa Yunani, terutama ilmu kepandaian berbicara yang tengah berkembang di Yunani, orang-orang Romawi yang terkenal dalam ilmu retorika.
     Cato Senior (234-149)
    Ia menjadi terkenal lewat pidatonya yang mengajak rakyat kekuasaan Romawi untuk membinasakan kota Cartago di Afrika Utara. Judul pidato itu Cartago delenda est. Di bawah pemerintahan konsul, Fannius dan Messala (161), senat mengeluarkan suatu keputusan untuk mengusir semua ahli Filsafat dan retorika yang berkebanggaan Yunani dari kota Roma. Cato adalah salah seorang yang secara tegas menyokong kebijaksanaan senat ini. Di kota Roma orang mulai menjajagi dan sadar bahwa ilmu

    BalasHapus
  128. retorika adalah salah satu wadah untuk menguasi massa (Herrschaftswissen), di samping Cato Senior, ada sejumlah retor yang terkenal dalam seluruh kekaisaran Romawi, seperti:
     Marcus Tullius Cicero (106-44)
    Marcus Tullius Cicero tetap diakui sebagai ahli pidato terbesar dari kekaisaran Romawi, pidatonya yang terkenal adalah pidato melawan Catilina (Contra Catilinam). Sebelum Cicero masih ada beberapa ahli pidato yang patut disebut namanya seperti Tiberius, Caius Graecchus, M. Antonius, Q. Hortensius, M. Licinius Crassus dan Cato Junior.
     Gaius Lulius Caesar (100-44)
    Lulius Ceasar adalah seorang diktator, tentang dia, ahli sejarah Suetonius menulis, “dalam soal kepandaian berpidato dan berperang Caesar adalah orang yang paling masyhur dan tepat,” pidatonya yang termasyhur dihadapkan para legioner yang daya tempur dan semangat juangnya sudah mulai pudar (Perang Galia. 1, Bab 40) adalah sepenggal retorika yang paling baik dari seni menimbulkan motivasi secara psikologis dan juga menunjukkan betapa kuat daya sugesti Caesar yang mau mengakhiri negara Republik Romawi.
     Quintilianus
    Quintilianus adalah seorang guru ilmu retorika. Dia adalah seorang Romawi yang berasal dari Calagurris (Spanyol). Pada tahun 70, ia menerima pengakuan resmi dari kekaisaran Vespasianus sebagai profesor resmi ilmu retorika kekaisaran Romawi yang dibayar oleh negara. Selama kurang lebih 20 tahun dia mengundurkan diri dan hidup menyendiri. Dalam masa ini Quintilianus menulis 12 buku sebagai pengantar ke dalam ilmu retorika (institutio oratorial), tetapi bersama runtuhnya kekaisaran Romawi, lenyaplah juga kejayaan ilmu retorika. Ilmu retorika sebagai wadah untuk menguasai manusia terhapus dari panggung politik zaman kuno.
    3. Sebutkan dan jelaskan Perkembangan Retorika Abad Pertengahan serta Tokoh-tokohnya!
    Jawaban: Sejak abad pertama mulailah titik balik dalam bidang ilmu retorika. Yesus dari Nazaret yang hidup sekitar 7 tahun sebelum masehi sampai 30 sesudah masehi, para pengikutnya ikut mengembangkan ilmu kepandaian berbicara lewat khotbah-khotbah yang dibawakan. Paulus dari Tarsus (sekitar 5-64 masehi), Paulus adalah seorang pengkhotbah terkenal adlam sejarah dunia. Dalam abad-abad berikutnya, ketika sekristenan semakin meluas muncu banyak retor di kalangan orang kristen, beberapa nama yang terkenal adalah:
     Tertalianus, hidup diantara tahun 150-230
     Lactantinus, hidup diantara tahun 260-320 ia digelari Cicero-nya orang kristen
     Victirianus, hidup sekitar tahun 350, adalah seorang pembela dan guru ilmu retorika.
    Seorang bapak gereja yang terkenal adalah Aurelius Agustinus (354-430). Dia adalah seorang pengkhotbah terkenal baik di Afrika maupun di seluruh kekaisaran Romawi.
     Hironimus dari Striden (348-420) adalah bapak gereja yang paling terdidik. Seluruh hidupnya dibaktikan untuk pemakluman sabda Allah lewat tulisan dan khotbah.
     Yohanes Chrisostomus dari Konstantinopel (344-407) ia dijuluki “Mulut emas” dan dia adalah seorang bapak gereja Yunani terbesar.
    Sepanjang abad pertengahan ilmu retorika pada umumnya dikembangkan dan dimajukan di dalam biara-biara dalam bentuk seni berkhotbah. Ahli-ahli khotbah seperti

    BalasHapus
  129. Paus Uranus ke-2, Sr Bernardus dari Clairvaux atau Petrus dari Amiens, mendorong perang salib melalui khotbah-khotbah, ordo dan konggneregasi yang bertugas khusus untuk berkhotbah, menyebabkan sabda Allah melalui api dan pedang. Sekitar akhir abad pertengahan ilmu berkhotbah berkembang pesat di bawah ordo Dominika, pengkhotbah terkenal dari ordo adalah Savonarola (1452-1498), karena dituduh mengajarkan hal-hal yang sesat, Savonarola dibakar selama abad pertengahan ilmu retorika mencapai titik dalamnya, sehingga perkembangan lanjut yang kreatif menjadi kerdil. Selain itu ilmu retorika, kepandaian berbicara pada zaman ini juga sering disalahgunakan di dalam gereja.
    4. Sebutkan dan jelaskan perkembangan zaman Yunani Kuno beserta tokoh-tokohnya!
    Jawaban: Menurut sejarah perkembangannya, retorika mula-mula tumbuh dan berkembang di Yunani pada abad V dan IV sebelum masehi. Menurut pengertiannya yang asli. Retorika adalah sebuah telaah atau studi yang simpatik mengenai oratoria atau seni berpidato. Orang yang pertama-tama dianggap memperkenalkan oratori atau seni berpidato adalah orang Yunani Sicilia, tetapi tokoh pendiri sebenarnya adalah Corax dari Sirakusa (500 sebelum masehi)
    Sejak abad ke-7 sampai ke-5 sebelum masehi sudah ada ahli-ahli pidato terkenal dalam Kerajaan Yunani kuno seperti Solon (640-560) Peistratus (600–527) dan Thenustokles (525–460). Seorang politikus dan negarawan yang juga menjadi seorang ahli pidato yang terkenal dalam zaman ini adalah Perikles (500–429). Sekitar akhir abad ke-5 sebelum masehi, muncul lagi beberapa ahli pidato yang sangat dikagumi seperti Alkibiades, Theramenes dan Kritos. Sejak abad ke-5 mulai didirikan sekolah-sekolah retorika menjadi salah satu bidang ilmu yang menyaingi filsafat. Beberapa ahli pidato pada masa ini adalah Gorgias dari Leontinoi (485-380); Protagoras dari Abdera (480-410) dan Thrasymachus dari Kasedon (300-200) selain itu muncul juga ahli-ahli pidato lain yang terkenal seperti Socrates (470-399). Menurutnya retorika adalah senin untuk membawakan dan menyampaikan pengetahuan yang sudah ada secara meyakinkan, seorang muridnya bernama Aristoteles (384-322). Ia sangat menghargai retorika sebagai partner yang otonom dari dialektika.
    Ahli pidato terbesar sepanjang masa dari zaman Yunani kuno adalah Demosthenes (384-322). Setelah meninggal, warga kota Athena mendirikan satu tugu dan sebuah patung untuk memperingati dia. Pada tugu itu tertulis, “Hai Demosthenes, andaikan engkau memiliki cukup kuasa, seperti kebijaksanaanmu, maka tak pernah raja Makedonia akan menjadi penguasa bangsa Yunana.” Berakhirlah masa kejayaan ilmu ret